Ekonomi
Share this on:

Jelang Puasa, Pemerintah Impor 6 Ribu Ton Daging Kerbau India

  • Jelang Puasa, Pemerintah Impor 6 Ribu Ton Daging Kerbau India
  • Jelang Puasa, Pemerintah Impor 6 Ribu Ton Daging Kerbau India

Foto: idntimes

JAKARTA - Menjelang bulan Ramadhan, sebanyak 6 ribu ton daging kerbau asal India telah masuk Indonesia. Total kuota impor daging kerbau tahun ini sebanyak 100 ribu ton.

Impor daging kerbau asal India dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan memasuki di bulan Ramadhan tahun ini.

"Sekitar 6 ribu ton sudah masuk dari kuota 100 ribu untuk 2019. Impor berikutnya akan dilakukan secara bertahap," ujar Kepala Bagian Humas Perum Bulog, Firmansyah, di Jakarta, Jumat (12/4) kemarin.

Lantas impor berikutnya kapan dilakukan? Firmansyah belum bisa menjawabnya, karena harus melihat kebutuhan dahulu baru dilaksanakan impor. "Kuota 100 ribu. Jadi (impor) secara bertahap, sesuai dengan kebutuhan," ucap Firmansyah.

Sementara Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Teguh Boediyana, mengungkapkan sejak era Presiden Soeharto dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggalakkan impor daging sapi, bukan daging kerbau.

"Itulah yang mendorong kabinet SBY menyusun program swasembada daging sapi 210 dan swasembada daging sapi 2014. Sayang program yang telah menelan APBN sekitar Rp10 triliun telah gagal total," ujar Teguh kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Jumat (13/4).

"Di akhir pemerintahan SBY impor daging sapi masih sekitar 50 persen dari kebutuhan nasional, yakni sekitar 250 ribu Ton," tambah Teguh.

Diakui Teguh, siapapun presidennya sejah dahulu selalu memperhatikan daging sapi dan stok daging impor ditingkatkan. Namun peternak lokal, kata Teguh, saat ini lebih senang membesarkan petani jantan ketimbang berternak sapi untuk dijual di pasar.

"Sapi lokal saat ini agak sulit patokannya karena umumnya peternak menyiapkan sapi jantan mereka untuk Idul Adha, karena harga lebih bagus," tutur Teguh.

Seperti diketahui, belum lama ini Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution memutuskan Bulog untuk mengimpor daging kerbau dari India sebanyak 100 ribu ton.

Alasan menjatuhkan pilihan impor dari India, karena neraca perdagangan Indonesia dengan India tercatat surplus tinggi.

"Yang sudah kita putuskan adalah impor daging kerbau saja. 100 ribu ton karena kita dengan India surplus perdagangannya gede," kata Darmin. (din/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

UEA Sepakati Investasi Rp125,5 Triliun

UEA Sepakati Investasi Rp125,5 Triliun

Pemerintah dan kalangan dunia usaha Uni Emirat Arab (UEA) telah menyepakati komitmen investasi kepada pemerintah Indonesia.


Umrah Online Didesak Dibatalkan

Umrah Online Didesak Dibatalkan

Penolakan travel umrah konvensional terkait rencana pemerintah menjembatani Tokopedia dan Traveloka untuk menggarap umrah digital didukung anggota DPR.


Utang Pemerintah Turun Tipis Rp1 T

Utang Pemerintah Turun Tipis Rp1 T

Posisi utang pemerintah pusat hingga Juni 2019 tercatat sebesar Rp4.570,17 triliun.


Hebat, Proyek Masela Sedot 30 Ribu Pekerja

Hebat, Proyek Masela Sedot 30 Ribu Pekerja

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengemukakan, total biaya pengembangan lapangan Proyek LNG Lapangan Abadi di Blok Masela, Maluku, mencapai 18,5 miliar dollar AS


Pemerintah Siapkan 4 Jurus Tingkatkan Mutu Ekonomi

Pemerintah Siapkan 4 Jurus Tingkatkan Mutu Ekonomi

Untuk meningkatkan mutu ekonomi Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyiapkan empat jurus jitu yakni daya saing, produktivitas, inovasi dan riset.


Kerek Harga Cabai, Pemerintah Harus Bangun Rumah Plastik

Kerek Harga Cabai, Pemerintah Harus Bangun Rumah Plastik

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan sejumlah upaya untuk menstabilkan harga cabai yang melonjak tinggi


Serapan Garam Petani Hampir 90 Persen

Serapan Garam Petani Hampir 90 Persen

Kemperin mencatat, realisasi serapan garam petani oleh industri hingga minggu pertama Juli 2019 mencapi 1.009.000 juta ton.


Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Keinginan pemerintah meminta maskapai menurunkan tarif tiket tak sesuai harapan. Maskapai penerbangan Lion Air masih menunda penurunan tarif penerbangannya.


Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Keputusan pemerintah menurunkan tiket pesawat sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA), ternyata masih saja ada maskapai yang bandel


Regulasi IMEI Ponsel Kemunduran Teknologi

Regulasi IMEI Ponsel Kemunduran Teknologi

Pemerintah akan memberlakukan blokir IMEI (International Mobile Equipment Identity) pada 17 Agustus 2019.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!