Ekonomi
Share this on:

Kasus Kartel Tarif Tiket pesawat Masuk Penyidikan

  • Kasus Kartel Tarif Tiket pesawat Masuk Penyidikan
  • Kasus Kartel Tarif Tiket pesawat Masuk Penyidikan

JAKARTA - Apa kabar kasus dugaan permainan harga atau kartel dalam penepatan tarif tiket pesawat domestik? Ya pihak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengatakan telah masuk tahap penyidikan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua KPPU Ukay Karyadi di Jakarta, Jumat (15/3). Selain tarif tiket pesawat, pihaknya juga tengah fokus pada kegiatan kartel di sektor industri garam. "Sudah masuk dalam tahap penyidikan," kata Ukay.

Setelah penyidikan, lanjut Ukay, akan dilakukan pemberkasan selanjutnya naik ke persidangan. "Nanti tunggu di persidangan aja. Yang paling merasakan sebenarnya konsumen kan itu. Yang bisa menjelaskan itu BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional)," ucap Ukay.

Terkait dugaan kartel tarif pesawat, Ketua BPKN Ardiansyah Parman belum lama ini mengatakan sejauh ini pihaknya telah mengundang pihak terkait, setelah itu akan mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah untuk solusi masalah tersebut.

"Kalau BPKN akan mengeluarkan dalam bentuk rekomendasi kepada pemerintah, apakah itu perbaikan terhadap regulasi, atau mungkin juga implementasinya yang perlu diperbaiki," ujar Ardiansyah.

Sementara Yayaan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak KPPU segera membongkar dugaan kartel harga tiket pesawat di industri penerbangan nasional. YLKI menduga memang terjadi kartel di penerbangan.

"Saya kira dugaan itu sah dan cukup absah," kata Tulus kepada Fajar Indonesia Network (FIN).

Dugaan kartel menguat setelah maskapai penerbangan secara bersama-sama menaikkan harga tiket pesawat. Apalagi, kata Tulus, industri penerbangan secara bersama-sama menggelar jumpa pers menurunkan harga tiket pesawat beberapa waktu lalu.

"Itu bisa ditengarai dengan mereka jumpa pers bersama menurunkan bersama berarti ada dugaan itu," ucap Tulus.

Tulus meyakini bahwa kenaikan tarif tiket pesawat memang telah terjadi kartel. Namun, kata Tulus, hasil final berada di ranah KPPU.

"Saya kira nanti kompetensi KPPU untuk itu. Tapi kita menduga memang itu itu ada kartel atau oligopoli, karena dua lini Perusahaan besar memutuskan tarif secara bersama-sama," pungkas Tulus. (din/fin/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Boeing Perlakukan Lion Air Sepertri Celengan

Boeing Perlakukan Lion Air Sepertri Celengan

Pendiri maskapai penerbangan Lion Air, Rusdi Kirana mengecam tindakan Boeing atas kecelakaan pesawat Boeing 737 Max Oktober 2018 lalu.


Harga Tiket Pesawat Mahal untuk Tutupi Kerugian

Harga Tiket Pesawat Mahal untuk Tutupi Kerugian

Pengamat penerbangan menilai mahalnya harga tiket dilakukan untuk menutupi kerugian tahun lalu.


Jelang Puasa, Pemerintah Impor 6 Ribu Ton Daging Kerbau India

Jelang Puasa, Pemerintah Impor 6 Ribu Ton Daging Kerbau India

Menjelang bulan Ramadhan, sebanyak 6 ribu ton daging kerbau asal India telah masuk Indonesia.


Indonesia Masuk Eksportir Besar Ikan Tuna Dunia

Indonesia Masuk Eksportir Besar Ikan Tuna Dunia

Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKKP) Susi Pudjiastuti menyebutkan, Indonesia kini masuk sebagai eksportir besar ikan tuna dunia.


Pemerintah Jangan Campuri soal Tarif Pesawat

Pemerintah Jangan Campuri soal Tarif Pesawat

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menengahi agar maskapai dan masyarakat untuk saling mengerti.


Datangkan Investasi Asing, Penurunan Tarif Pajak Harus Segera Direalisasikan

Datangkan Investasi Asing, Penurunan Tarif Pajak Harus Segera Direalisasikan

Wacana penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) badan perlu segera direalisasikan.


China Turunkan Tarif Elektronik dan Tekstil 20 Persen

China Turunkan Tarif Elektronik dan Tekstil 20 Persen

Menghadapi pengawasan dunia atas praktik perdagangannya, China , Senin (8/4), mengumumkan akan menurunkan tarif pada beberapa barang konsumen.


Dukung Regulasi Tarif Baru, Garuda Berikan Harga

Dukung Regulasi Tarif Baru, Garuda Berikan Harga

Maskapai Garuda Indonesia menyatakan komitmennya mendukung regulasi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 20 Tahun Tahun 2019 terkait harga tiket pesa


Harga Tiket Pesawat Dorong Inflasi Maret 2019

Harga Tiket Pesawat Dorong Inflasi Maret 2019

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis catatan inflasi pada Maret 2019 mencapai angka 0,11 persen.


Naik MRT Dapat Potongan 50 Persen

Naik MRT Dapat Potongan 50 Persen

Angkutan massal Moda Raya Terpadu (MRT) selama April 2019 untuk tarif komersial akan diberi potongan 50 persen.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!