Ekonomi
Share this on:

Kerek Harga Cabai, Pemerintah Harus Bangun Rumah Plastik

  • Kerek Harga Cabai, Pemerintah Harus Bangun Rumah Plastik
  • Kerek Harga Cabai, Pemerintah Harus Bangun Rumah Plastik

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan sejumlah upaya untuk menstabilkan harga cabai yang melonjak tinggi sejak beberapa bulan terakhir ini. Salah satunya yakni dengan Gelar Cabai Murah (GCM) di 30 Toko Tani Indonesia (TTI). Namun pengamat pertanian menilai upaya tersebut tidak akan mampu menurunkan harga cabai.

"Justru yang perlu ditangani pemerintah adalah produksi yang berlebih. Kenapa pemerintah hanya fokus pada harga pangan yang tinggi, biarlah petani yang menikmati," kata pengamat pertanian, Dwi Andreas kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (14/7).

Pengamat pertanian jebolan Institut Pertanian Bogor (ITB) itu meminta pemerintah juga memperhatikan harga cabai yang anjlok. Karena menurut dia, selama ini jika harga jatuh pemerintah lepas tangan tidak perduli dengan nasib para petani.

"Kalau harga jatuh kenapa (pemerintah) nggak perhatikan (petani). Misalkan, bawang merah sampai menyentuh Rp6 ribu nggak diperhatikan. Apalagi cabai kalau harga jatuh pas panen semua lepas tangan. Kalau harga cabai tinggi semua ribut," tutur Dwi.

Dia memberikan solusi untuk menstabilkan harga cabai yakni membangun penyediaan tanaman rumah plastik. Dengan cara ini dipastikan harga cabai akan selalu stabil dan saling menguntungkan baik petani maupun pedagang.

"(Menanam di rumah plastik) Barang tentu petani bisa menanam cabai di luar musim, maka siklus cabai fluktuasinya tidak terlalu tinggi," ujar dia.

Kementan menyebutkan terus melakukan antisipasi dalam menormalkan harga cabai dengan cara GCM di 30 TTI Jabodetabek sejak 7 Juli 2019. TTI menjual cabai dengan harga Rp35.000 perkg untuk cabai merah keriting dan cabai rawit merah.

TTI memasok sebanyak 10 ton cabai merah keriting dan 4 ton cabai rawit dari sentra pertanian, dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mempengaruhi harga di pasaran.

Dengan cara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi memastikan, pendistribusian cabai dari petani langsung ke jaringan TTI yang tersebar di Jabodetabek akan menjaga pasokan dan menstabilkan harga cabai kembali normal.

"Kami berharap pasokan TTI ini membantu masyarakat untuk mendapatkan cabai dengan harga murah, jadi silakan datang ke TTI," ujar Agung dalam keterangan tertulis kepada Fajar Indonesi Network (FIN), Minggu (14/7).

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Kementan Risfaheri menambahkan, gelar cabai murah akan terus dilakukan sampai harga stabil.

"Harga cabai merah keriting rata-rata nasional di tingkat produsen hari ini Rp41.750 perkg, cabai rawit merah Rp33.800 perkg. Sedangkan di pasar DKI, harga cabai merah keriting rata-rata Rp65.276 perkg dan cabai rawit merah Rp66.361 perkg," ujar Risfaheri.

Dia memastikan dalam waktu dekat harga cabai akan kembali stabil. Hal itu karena ketersediaan stok yang cukup untuk konsumsi masyarakat.

"Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan ketersediaan stok yang ada. Mudah-mudahan dalam waktu dekat harga cabai kembali stabil," ucap dia.

Salah satu TTI binaan Kementan yang ramai dikunjungi konsumen adalah TTI Selly di Poris, Tangerang Selatan. Selama Gelar Cabai Murah, TTI Selly memesan melalui aplikasi e-commerce untuk memperbanyak pasokan, dan setiap pesanan tiba, langsung diserbu masyarakat.

"Saya pesan 100 kg ke TTIC sehari langsung habis. Saya berterimakasih sekali pada Kementerian Pertanian yang sudah melakukan gelar cabai murah, sehingga saya bisa membantu masyarakat menjual cabai murah. Ada kebanggaan tersendiri bagi saya bisa membantu masyarakat menjual cabai murah," ujar Yati, pemilik TTI Selly.

Di pasar Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (14/7), harga cabai merah mencapai Rp70 ribu sampai Rp75 ribu per kg. Untuk harga cabai rawit hijau berada di Rp75 ribu per kg. (fin/ima)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Pemerintah Dorong Mobil Listrik untuk Angkutan Umum

Pemerintah Dorong Mobil Listrik untuk Angkutan Umum

Kemenhub mendorong pengembangan mobil listrik di Indonesia diterapkan pada angkutan umum sebelum untuk transportasi pribadi.


Pemerintah Targetkan Kepemilikan Utang Asing 20 Persen

Pemerintah Targetkan Kepemilikan Utang Asing 20 Persen

Saat ini kepemilikan utang asing dalam Surat Utang Negara (SUN) di Indonesia mencapai Rp1.005 triliun atau 38,49 persen.


Pemerintah Pastikan Harga Cabai Tak Lagi Pedas

Pemerintah Pastikan Harga Cabai Tak Lagi Pedas

Musim kemarau sudah mulai berakhir. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga cabai akan berangsur-angsur stabil.


Pemerintah Tekan CAD Lewat Insentif Fiskal

Pemerintah Tekan CAD Lewat Insentif Fiskal

Untuk menekan defisit transaksi berjalan (curent account deficit/CAD), pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.


Harga Garam Makin Anjlok Rp250 per Kg

Harga Garam Makin Anjlok Rp250 per Kg

Harga garam sejak bukan Juni 2019 sampai saat ini semakin melorot. Padahal saat ini sedang berlangsung panen garam.


Kenaikan TDL Diputuskan Usai Pidato 17 Agustus Jokowi

Kenaikan TDL Diputuskan Usai Pidato 17 Agustus Jokowi

Pemerintah tahun ini memastikan tidak akan ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL).


Infrastruktur Disubsidi, Pemerintah Pastikan Rest Area Tol Semakin Baik

Infrastruktur Disubsidi, Pemerintah Pastikan Rest Area Tol Semakin Baik

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan pengelolaan jalan tol semakin membaik.


Cabai Sumbang Inflasi 0,20 Persen di Juli 2019

Cabai Sumbang Inflasi 0,20 Persen di Juli 2019

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi bulan Juli sebesar 0,31 persen. Kelompok makanan menyumbang inflasi paling besar sebesar 0,17 persen.


Diskriminasi Sawit, Indonesia Potensi Menang Lawan Uni Eropa

Diskriminasi Sawit, Indonesia Potensi Menang Lawan Uni Eropa

Sejarah mencatat Pemerintah Indonesia pernah menang melawan kezaliman yang dilakukan Uni Eropa terkait menjegal produk sawit Indonesia.


Pemerintah Dipastikan Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Pemerintah Dipastikan Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Meski belum sah namun dipastikan pemerintah akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!