Ekonomi
Share this on:

Ketegangan Mereda, Bulog Salurkan 1,5 Juta Ton Beras Baru

  • Ketegangan Mereda, Bulog Salurkan 1,5 Juta Ton Beras Baru
  • Ketegangan Mereda, Bulog Salurkan 1,5 Juta Ton Beras Baru

JAKARTA - Ketegangan antara Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita dengan Direktur Utama Bulog Budi Waseso telah mereda. Karena Bulog telah mendapat jatah menyalurkan beras sebanyak 700.000 ton beras untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, sebelumnya mengamuk jika tidak dilibatkan dalam penyaluran beras BPNT akan melepaskan jabatannya sebagai direktur Bulog.

Namun Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan persyaratan kepada Bulog, yakni harus menggunakan beras baru. Tidak menggunakan beras simpanan yang sudah ada yang busuk. Saat ini di gudang Bulog, ada sebanyak 2,2 juta ton beras yang menumpuk.

"Saya jamin beras-beras yang baru kita serap, bukan pakai beras yang lama," kata Buwas di Jakarta, kemarin (4/7).

Dalam program BPNT ini, Bulog ditugaskan sebagai manajer supplyer untuk mendistribusikan beras bansos ke e-Warung. Pihak swasta juga diikutkan dalam bansos ini.

"Di sini, kita tidak bicara keuntungan. Intinya bagaimana program pemerintah dapat terlaksana dengan baik, dan bertanggungjawab dalam masalah ini. Kita bisa jamin kualitas (bagus)," ucap Buwas.

"Swasta kita rangkul akomodir. Yang penting bagaimana peran pemerintah. Kita bisa menjamin kualitas ketersediaannya, jaminannya kepada masyarakat penerima ini," sambung Buwas menjelaskan.

Kesempatan yang sama, Mensos Agus mengatakan, tahun ini, total penyaluran beras Bulog untuk BPNT per tahun yakni sebanyak 1,7 juta ton. Untuk semester II tahun 2019 ini, melalui program BPNT menyalurkan 700.000 ton beras.

"Potensi volume beras BPNT 1,5 juta ton. Itu satu tahun, berarti sekitar 700.000 ton akan disalurkan untuk semester II ini," kata Agus.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penanganan Fakir Miskin (PFM) Andi ZA Dulung menambahkan, beras yang disalurkan Bulog harus beras baru, dan ke depan lebih dari 700.000 ton.

"Beras yang masuk ke e-Warung itu harus beras baru. Ke depan, bisa lebih dari 700.000 ton," ujar Andi.

Mengenai 2,2 juta ton beras di gudang Bulog yang terancam busuk, akan disalurkan ke pasar-pasar melalui operasi pasar.

"(2,2 juta Beras Bulog) Untuk operasi pasar," kata dia. (fin/ima)

Berita Sebelumnya

Tarif Listrik Tidak Naik
Tarif Listrik Tidak Naik

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ekspor CPO Diprediksi Turun Jadi 30 Juta Ton

Ekspor CPO Diprediksi Turun Jadi 30 Juta Ton

Penjegalan sawit Indonesia di Uni Eropa diperkirakan membuat ekspor sawit tahun ini menurun sebanyak 30 juta ton hingga akhir tahun 2019 ini.


HUT RI Makin Istimewa dengan Honda Scoopy Merah Putih

HUT RI Makin Istimewa dengan Honda Scoopy Merah Putih

Menjelang perayaan hari kemerdekaan Indonesia ke-74, pabrikan Honda memperkenalkan warna baru Honda Scoopy yaitu Stylish White Red


Samsung Beri Cash Back hingga Rp4 Juta

Samsung Beri Cash Back hingga Rp4 Juta

Berbagai promo istimewa dihadirkan untuk masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya pada Grand Opening Samsung Store.


Blok Corridor Kembali Dikelola Asing

Blok Corridor Kembali Dikelola Asing

Belum selesai kontraknya, Perusahaan energi multinasional asal Amerika Serikat, Conoco Philips (Grissik) kembali meneken kontrak baru.


Baru 18 Bank Penuhi Kuota FLPP

Baru 18 Bank Penuhi Kuota FLPP

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) bersama 18 bank pelaksana kembali penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).


Serapan Garam Petani Hampir 90 Persen

Serapan Garam Petani Hampir 90 Persen

Kemperin mencatat, realisasi serapan garam petani oleh industri hingga minggu pertama Juli 2019 mencapi 1.009.000 juta ton.


Uji Coba Skema Transportasi Massal Dianggarkan Rp250 Miliar

Uji Coba Skema Transportasi Massal Dianggarkan Rp250 Miliar

Kementerian Perhubungan akan melakukan uji coba skema transportasi massal baru berbasis bus pada 2020 mendatang di enam kota.


Lagi, Data Kementerian Tak Sinkron, Impor Garam Berlebih

Lagi, Data Kementerian Tak Sinkron, Impor Garam Berlebih

Setelah persoalan harga ayam telah selesai, kini muncul masalah baru yakni harga garam yang anjlok di tingkat petani.


Kemenhub Capek Hadapi Gugatan Hukum Tarif Taksi Online

Kemenhub Capek Hadapi Gugatan Hukum Tarif Taksi Online

Telah dua minggu lebih regulasi tarif baru taksi online diberlakukan.


Mustahil Indonesia Ekspor Beras

Mustahil Indonesia Ekspor Beras

Wacana Indonesia akan mengekspor beras Bulog ke Negara Papua Nugini dan Timor Leste dianggap tidak akan mungkin terjadi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!