Ekonomi
Share this on:

Kinerja Bisnis Properti Mulai Membaik

  • Kinerja Bisnis Properti Mulai Membaik
  • Kinerja Bisnis Properti Mulai Membaik

SAMARINDA - Perekonomian Kaltim menunjukkan pertumbuhan apik pada triwulan pertama 2018. Menguat 1,77 persen bila dibandingkan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya year on year (yoy) sebesar 1,61 persen. Perbaikan tersebut diyakini bakal berdampak terhadap kinerja properti di Bumi Etam.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kaltim Bagus Susetyo mengaku, properti menengah ke atas seperti rumah Rp 1 miliar ke atas dan ruko penjualannya masih stagnan. Melanjutkan kelesuan beberapa tahun terakhir. Namun bisa bangkit seiring pertumbuhan ekonomi. "Kondisinya masih sama dengan akhir 2017 lalu," katanya, kemarin.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kaltim masih tak lepas dari perbaikan harga batu bara. Kondisi faktualnya pemulihan ekonomi Kaltim belum berdampak banyak, tak perlu rumah Rp 1 miliar, rumah dengan harga Rp350 juta ke atas, juga masih belum begitu diminati masyarakat.

“Ini yang membuat belum terlihat dampaknya, karena penjualan masih didominasi rumah bersubsidi,” tuturnya.

Dia menjelaskan, penjualan rumah tipe subsidi, maupun tipe kecil yakni 36 maupun 45 nonsubsidi, saat ini berjalan lancar. Rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah masih terjual. Begitu pula untuk rumah nonsubsidi tipe 36 dan 45 masih bisa terjual.

Penjualan rumah komersial yang berkurang drastis membuat developer beralih mengembangkan rumah bersubsidi. Itu juga terjadi pada penjualan ruko yang masih belum menggembirakan sejak lesunya perekonomian Kaltim.

“Saat ini penjualan ruko masih stagnan. Padahal sekarang menjadi saat yang tepat bagi masyarakat yang ingin memiliki ruko,” tuturnya.

Cukup beralasan, saat ini banyak pengusaha di bidang ruko yang menjual dengan diskon mencapai 40 persen. Harga properti seperti ruko, baru akan normal jika perekonomian Kaltim kembali pulih.

“Dilihat dari kontribusinya, pemulihan ekonomi ini masih sangat tergantung kestabilan harga jual batu bara di pasar global,” tuturnya.

Menurutnya, penjualan rumah tempat tinggal ada harapan. Utamanya perumahan bersubsidi. "Untuk rumah tempat tinggal, kami di REI sangat optimis. Karena rumah ini kebutuhan primer masyarakat. Ekonomi lagi krisis atau tidak, masyarakat tetap butuh rumah untuk tempat berlindung, berbeda dengan ruko," tutupnya. (ctr/ndu/k18/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Asuransi Syariah Terus Meningkat
Asuransi Syariah Terus Meningkat

Berita Sejenis

Livina Ramaikan Pasar LMPV

Livina Ramaikan Pasar LMPV

Setelah beberapa tahun terakhir tertinggal dalam kompetisi bisnis otomotif, awal 2019 Nissan Indonesia langsung tancap gas.


End User Topang Sales Rumah Mewah

End User Topang Sales Rumah Mewah

Tren penjualan properti di awal tahun selalu melandai.


Tahun Politik, Kinerja Pusat Perbelanjaan Diprediksi Tumbuh Positif

Tahun Politik, Kinerja Pusat Perbelanjaan Diprediksi Tumbuh Positif

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur memprediksi kinerja mal atau pusat perbelanjaan di Jawa Timur (Jatim) akan tumbuh positif tahun in


Menhub Izinkan Maskapai Terapkan Bagasi Berbayar

Menhub Izinkan Maskapai Terapkan Bagasi Berbayar

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mempersilakan maskapai untuk mulai menerapkan bagasi berbayar mulai 22 Januari 2019.


Terdorong Permintaan Pasar Domestik

Terdorong Permintaan Pasar Domestik

Kinerja sektor industri agro diproyeksi terdongkrak karena lonjakan permintaan domestik seperti produk makanan dan minuman pada momen pemilihan umum (pemilu).


Potensi Pasar Saham Syariah

Potensi Pasar Saham Syariah

Pasar saham syariah menunjukkan kinerja yang positif pada 2018. Jumlah investor saham syariah per November tumbuh 82 persen.


Pemerintah Kaji Pemberian Keringanan Pajak

Pemerintah Kaji Pemberian Keringanan Pajak

Pemerintah berupaya memacu kinerja ekspor barang, termasuk hasil pertanian dan perkebunan.


Pelindo IV Jajaki Pembangunan Pelabuhan di PPU

Pelindo IV Jajaki Pembangunan Pelabuhan di PPU

PT Pelindo (Persero) IV Cabang Balikpapan menjajaki kerja sama bisnis di bidang pelayaran dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).


Kinerja Industri Non-migas Membaik

Kinerja Industri Non-migas Membaik

Kinerja industri pengolahan non-migas mulai menunjukkan perbaikan.


Tarik Rencana Investasi Rp210,8 Triliun

Tarik Rencana Investasi Rp210,8 Triliun

Usaha memikat investor dengan pemberian fasilitas libur pajak (tax holiday) mulai menunjukkan hasil.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!