Ekonomi
Share this on:

Kontribusi Go-Jek Terhadap Perekonomian Indonesia Hingga Rp55 Triliun

  • Kontribusi Go-Jek Terhadap Perekonomian Indonesia Hingga Rp55 Triliun
  • Kontribusi Go-Jek Terhadap Perekonomian Indonesia Hingga Rp55 Triliun

PENELITIAN KEPUASAN - Penyampaian Hasil Penelitian Tingkat Kepuasan dan Well Being Mitra Go-Jek yang dilakukan Lembaga Demografi UI, di Jakarta, Rabu (7/8). (diana sumolang/fin)

JAKARTA - Kehadiran transportasi online meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus mengurangi pengangguran di Tanah Air. Staf Ahli Ekonomi dan SDM Kementerian Ketenagakerjaan Aris Wahyudi mengatakan, pihaknya juga telah memberikan edukasi kepada pengemudi taksi dan ojek online untuk memiliki asuransi.

"Dari sisi ketenagakerjaan hak-hak dan keselamatan kerja juga sudah kita sampaikan agar ada kesadaran untuk memiliki asuransi atau jaminan sosial tenaga kerja, banyak yang sudah sadar dan berinisiatif untuk mendaftarkan diri," ujar dia dalam sebuah diskusi di Jakarta, kemarin (7/8).

Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Bisnis UI Bagus Takwin menuturkan, pengemudi ojek online memaknai pekerjaan mereka lebih dari sekadar uang namun memiliki rasa kepuasan kerja dan kebahagiaan.

"Dari hasil penelitian ini rata-rata tingkat kebahagiaan mitra Go-Jek yang menjadi responden kami itu di angka 24,3 dari skala 35. Artinya secara umum mitra Go-Jek atau pengemudi ojek online cukup luas dengan hidupnya yang menjadi lebih baik dan bahagia saat memiliki profesi sebagai pengemudi ojek online," papar Agus.

Menurut dia, data tersebut menunjukkan hal positif. Sebab jutaan pengemudi ojek online atau taksi online menggantungkan hidupnya dari mata pencaharian sebagai pengemudi transportasi online.

Dia menyebutkan, dari 6000-an responden yang diambil sebagai sample menunjukkan hasil yang positif terhadap kepuasan dan kebahagiaan kerja.

Hasil penelitian ini, kata dia, menemukan bahwa perasaan sebagai pahlawan sehari-hari dan penghargaan yang diperoleh dari manajemen Go-Jek membuat mitra pengemudi merasa bahagia.

"Bahkan mereka berbagi dengan melakukan kegiatan sosial untuk yang membutuhkan, rasa persaudaraan di antara mitra pengemudi juga sangat kuat," ungkap Takwin.

Sementara Kepala Lembaga Demografi (LD) FEB UI Turro S. Wongkaren mengatakan, penelitian kualitatif ini merupakan penelitian lanjutan dari dampak ekonomi mitra Go-Jek terhadap perekonomian Indonesia.

Pada riset sebelumnya, LD menghitung bahwa kontribusi Go-Jek terhadap perekonomian Indonesia berkisar di angka Rp44,2-55 triliun jika menggunakan asumsi 100 persen mitra pengemudi aktif dengan jumlah tidak kurang dari 1,7 juta orang (angka yang tercatat saat ini) di 2019.

Ditargetkan tahun depan angkanya akan meningkat seiring penambahan jumlah pengemudi ojek online.

"Artinya profesi ini berkontribusi cukup besar terhadap perekonomian dan menjawab persoalan lapangan pekerjaan dan penambahan pendapatan masyarakat," pungkas dia. (fin/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ribetnya Regulasi Bikin Hambat Investasi

Ribetnya Regulasi Bikin Hambat Investasi

Bank Indonesia (BI) menyebutkan investasi di kuartal II tahun ini bergerak tipis 5,01 persen atau lebih rendah


Idul Kurban Sumbang Inflasi

Idul Kurban Sumbang Inflasi

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebutkan Hari Raya Idul Adha menyumbang inflasi sepanjang bulan Agustus 2019.


Defisit Transaksi Berjalan 3,04 Persen Masuk Bahaya

Defisit Transaksi Berjalan 3,04 Persen Masuk Bahaya

Bank Indonesia (BI) mencatat defisit neraca transaksi berjalan pada kuartal II 2019 sebesar 8,4 miliar dolar AS atau setara 3,04 persen


Ekspor CPO Diprediksi Turun Jadi 30 Juta Ton

Ekspor CPO Diprediksi Turun Jadi 30 Juta Ton

Penjegalan sawit Indonesia di Uni Eropa diperkirakan membuat ekspor sawit tahun ini menurun sebanyak 30 juta ton hingga akhir tahun 2019 ini.


Mati Listrik Massal Rontokkan Pendapatan Ojol Hingga 50 Persen

Mati Listrik Massal Rontokkan Pendapatan Ojol Hingga 50 Persen

Pemadaman listrik secara massal yang terjadi di Pulau Jawa dan sejabodetabek bukan hanya dikeluhkan oleh para pelaku usaha besar ataupun UMKM


HUT RI Makin Istimewa dengan Honda Scoopy Merah Putih

HUT RI Makin Istimewa dengan Honda Scoopy Merah Putih

Menjelang perayaan hari kemerdekaan Indonesia ke-74, pabrikan Honda memperkenalkan warna baru Honda Scoopy yaitu Stylish White Red


Startup Unicorn RI Bakal Dikuasai Investor Asing

Startup Unicorn RI Bakal Dikuasai Investor Asing

Satu persatu perusahaan rintisan teknologi (startup) unicorn Indonesia dimiliki asing.


Listrik Padam, Pelaku Usaha Desak Bos PLN Dicopot

Listrik Padam, Pelaku Usaha Desak Bos PLN Dicopot

Himpunan Pengusaha Muda Muda Indonesia (HIPMI) mendesak kedua menteri terkait yang mengurusi listrik dan PLN, serta direksi PT PLN dicopot.


Perang Dagang Amerika Serikat dengan Cina Kembali Memanas

Perang Dagang Amerika Serikat dengan Cina Kembali Memanas

Presiden AS Donald Trump mengancam, akan menjatuhkan tarif tambahan 10 persen senilai 300 miliar dolar AS terhadap impor Cina terhitung mulai 1 September 2019.


Diskriminasi Sawit, Indonesia Potensi Menang Lawan Uni Eropa

Diskriminasi Sawit, Indonesia Potensi Menang Lawan Uni Eropa

Sejarah mencatat Pemerintah Indonesia pernah menang melawan kezaliman yang dilakukan Uni Eropa terkait menjegal produk sawit Indonesia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!