• Home
  • Berita Ekonomi
  • Kurangi Defisit, BPJS Kesehatan Jajaki Alternatif Kerjasama dengan Lembaga Penjamin

Ekonomi
Share this on:

Kurangi Defisit, BPJS Kesehatan Jajaki Alternatif Kerjasama dengan Lembaga Penjamin

  • Kurangi Defisit, BPJS Kesehatan Jajaki Alternatif Kerjasama dengan Lembaga Penjamin
  • Kurangi Defisit, BPJS Kesehatan Jajaki Alternatif Kerjasama dengan Lembaga Penjamin

Foto: jawa pos

JAKARTA - Untuk mengurangi defisit, BPJS Kesehatan tengah menjajaki alternatif kerja sama dengan beberapa lembaga penjamin atau asuransi. Upaya ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memilah siapa yang berhak memberikan klaim.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf tak menampik lembaganya tengah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga yang melakukan jaminanan atau asuransi. Yakni Jasa Raharja, BPJS Ketenagakerjaa, PT Asabro, dan P Taspen. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 141 tahun 2018.

“Sekarang masih koordinasi,” tuturnya.

Kordinasi ini untuk melihat penyebab pasien masuk rumah sakit. Jika pasien karena kecelakaan lalu lintas, bisa diklaimkan ke Jasa Raharaja. Kalau pasien dirawat karena kecelakaan kerja, maka ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam PMK tersebut diatur kasus apa saja yang mendapatkan klaim. Selain kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja, ada juga sakit karena kerja dan kasus lain yang membutuhkan layanan kesehatan. ”Yang tidak bisa dibayarkan BPJS Kesehatan, bisa dibayarkan mereka (lembaga penjamin, Red),” ungkapnya.

Kedepan, Hasil diskusi tersebut akan menghasilkan coding yang nantinya diinput oleh rumah sakit untuk menentukan siapa yang menanggung klaim. Yang terjadi selama ini, acap kali dobel klaim. Misalnya untuk kasus kecelakaan lalu lintas, pasien mendapat klaim dari BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja. Kasus seperti ini dinilai pemborosan.

Jika administrasi sudah rapi, harapannya negara bisa berhemat. Menurut PMK yg diteken Oktober tahun lalu itu Diperkirakan menghemat Rp 300 miliar pertahun. ”Sekarang belum berjalan. Koordinasi kan perlu,” kata Iqbal.

Dalam PMK 141/2018 juga diatur bagaimana antar lembaga bisa melakukan koorinasi dan tukar data. Pertukaran data kepesertaan diantaranya untuk sinkronisasi nomor identitas peserta dan pemutakhiran data kepesertaan. Hal ini pernah dilakukan oleh BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja pada awal tahun ini.

Pada tahun lalu, BPJS Kesehatan memberikan klaim sebesar Rp94 triliun. Menurut data BPJS Kesehatan, setidaknya setiap bulan BPJS Kesehatan harus memberikan klaim Rp8 triliun. Sedangkan dana iuran berkisar Rp6-7 triliun tiap bulan. Jika melihat data tersebut, setidaknya setiap bulan ada hutang Rp1 triliun. (lyn/zul/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Defisit Transaksi Berjalan 3,04 Persen Masuk Bahaya

Defisit Transaksi Berjalan 3,04 Persen Masuk Bahaya

Bank Indonesia (BI) mencatat defisit neraca transaksi berjalan pada kuartal II 2019 sebesar 8,4 miliar dolar AS atau setara 3,04 persen


HUT RI Makin Istimewa dengan Honda Scoopy Merah Putih

HUT RI Makin Istimewa dengan Honda Scoopy Merah Putih

Menjelang perayaan hari kemerdekaan Indonesia ke-74, pabrikan Honda memperkenalkan warna baru Honda Scoopy yaitu Stylish White Red


Listrik Padam 10 Jam Berkaitan dengan Urusan Kursi Jabatan?

Listrik Padam 10 Jam Berkaitan dengan Urusan Kursi Jabatan?

Plt Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani tidak mau berspekulasi, mengaitkan peristiwa blackout atau listrik padam di daerah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten.


Perang Dagang Amerika Serikat dengan Cina Kembali Memanas

Perang Dagang Amerika Serikat dengan Cina Kembali Memanas

Presiden AS Donald Trump mengancam, akan menjatuhkan tarif tambahan 10 persen senilai 300 miliar dolar AS terhadap impor Cina terhitung mulai 1 September 2019.


BPJS Kesehatan Terindikasi ada Kecurangan

BPJS Kesehatan Terindikasi ada Kecurangan

Banyak faktor penyebab BPJS Kesehatan terus mengalami defisit anggaran.


Pemerintah Dipastikan Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Pemerintah Dipastikan Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Meski belum sah namun dipastikan pemerintah akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan.


BPJS Kesehatan Masih Tekor, Bagaimana Solusinya?

BPJS Kesehatan Masih Tekor, Bagaimana Solusinya?

Sejak lima tahun lalu sampai saat ini penyakit BPJS Kesehatan tak kunjung disembuhkan.


Kurangi Defisit Migas, Mobil Listrik Tetap Sulit Redam Krisis Energi

Kurangi Defisit Migas, Mobil Listrik Tetap Sulit Redam Krisis Energi

Sampai saat ini pemerintah masih membahas regulasi mobil listrik.


Mandiri Akui Ada Kesalahan

Mandiri Akui Ada Kesalahan

Sabtu (20/7), jutaan nasabah Bank Mandiri mengeluh saldonya lenyap dengan nominal yang cukup banyak.


Sharp Indonesia Tambah Lini Produksi Mesin Cuci Satu Tabung

Sharp Indonesia Tambah Lini Produksi Mesin Cuci Satu Tabung

Sukses menyita perhatian konsumen tanah air dengan jajaran produk elektronik yang diproduksi dalam negeri dengan menguasai lebih dari 25 persen.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!