Ekonomi
Share this on:

Laba Pertamina Anjlok

  • Laba Pertamina Anjlok
  • Laba Pertamina Anjlok

JAKARTA - Ditahannya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar berimbas pada pendapatan PT Pertamina (Persero). Hingga kuartal ketiga 2018, perusahaan minyak pelat merah itu hanya mampu membukukan laba bersih Rp5 triliun. Merosot tajam jika dibandingkan dengan laba perseroan hingga akhir tahun lalu Rp35 triliun.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Fajar Harry Sampurno menyatakan, Pertamina memang mengalami tekanan di sektor hilir. Sebab, harga jual premium dan solar tidak naik. Meski demikian, dia memastikan bahwa tahun ini Pertamina tetap mengantongi laba.

’’Laba, tetapi tidak setinggi tahun lalu,’’ ujarnya kemarin (5/12). Pada kuartal ketiga tahun lalu, Pertamina masih mampu mengantongi laba USD 1,99 miliar atau Rp26,8 triliun.

Kementerian BUMN memperkirakan, besaran laba yang merosot tersebut belum menghitung subsidi yang diterima perseroan. Pertamina akan mendapatkan tambahan subsidi solar dari Rp500 per liter menjadi Rp2 ribu per liter. Dengan demikian, dalam laporan keuangan akhir tahun Pertamina, akan terlihat perhitungan subsidi yang diterima perseroan.

Dia menjelaskan, opsi untuk tidak menaikkan harga BBM mempertimbangkan daya beli masyarakat sebagai bentuk agen pembangunan yang dijalankan Pertamina. Namun, di sisi lain, aset Pertamina mengalami kenaikan cukup signifikan. Akhir tahun lalu total aset Pertamina hanya mencapai Rp694 triliun. Angka itu kemudian naik menjadi Rp923 triliun pada kuartal ketiga 2018.

Kenaikan aset tersebut salah satunya terdorong oleh pemberian blok-blok migas yang habis kontrak ke perusahaan pelat merah itu. Sayang, kompensasi pendapatan tidak cukup untuk menutup penurunan laba dari sisi hilir. ’’Hilir jatuh banget dong karena harga BBM tidak naik. Walau dikompensasi dengan hulu juga tidak terlalu (membantu),’’ tuturnya.

Laba Pertamina tersebut kalah jika dibandingkan dengan laba perusahaan migas asal Malaysia, Petronas. Laba Petronas pada kuartal ketiga 2018 mencapai MYR 14,3 miliar atau mencapai Rp 49 triliun. Laba itu terdorong oleh harga minyak dunia. Selanjutnya, laba Petronas selama 9 bulan mencapai MYR 41 miliar atau Rp142 triliun.

Di sisi lain, utang Pertamina juga meningkat dari Rp371 triliun pada akhir 2017 menjadi Rp522 triliun pada kuartal ketiga 2018. Sementara itu, ekuisitas perseroan naik tipis dari Rp323 triliun pada akhir 2017 ke Rp400 triliun pada kuartal ketiga 2018.

Anggota Komisi VI DPR Lili A menuturkan, struktur utang BUMN yang membahayakan adalah utang luar negeri yang terdampak naik turun nilai tukar rupiah. ’’Pemerintah selalu katakan jumlah uang luar negeri Indonesia masih aman. Yang jadi masalah, ekspor kita mengalami penurunan,’’ ujarnya. (vir/c22/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

Potensi Jadi Kekuatan Ekonomi Digital
Potensi Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pertamina Ketakutan Masyarakat Tinggalkan BBM karena Mobil Listrik

Pertamina Ketakutan Masyarakat Tinggalkan BBM karena Mobil Listrik

Rencana kehadiran mobil listrik mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi)


Harga Garam Makin Anjlok Rp250 per Kg

Harga Garam Makin Anjlok Rp250 per Kg

Harga garam sejak bukan Juni 2019 sampai saat ini semakin melorot. Padahal saat ini sedang berlangsung panen garam.


Masyarakat Kena Dampak Tumpahan Minyak Karawang

Masyarakat Kena Dampak Tumpahan Minyak Karawang

Insiden tumpahan minyak PT Pertamina (Persero) yang terjadi di Karawang hampir dua pekan ini dinilai berdampak pada kehidupan ekonomi nelayan


Tumpahan Minyak Pertamina di Karawang Rugikan Nelayan

Tumpahan Minyak Pertamina di Karawang Rugikan Nelayan

Insiden tumpahan minyak Pertamina di Karawang, Jawa Barat, dua pekan lalu kian menimbulkan dampak negatif.


Angkut Jamaah Haji, Pertamina Siapkan Avtur 21.861 KL

Angkut Jamaah Haji, Pertamina Siapkan Avtur 21.861 KL

PT Pertamina (Persero) selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik pada jamaah haji Indonesia dalam pemenuhan avtur sebagai bahan bakar pesawat udara.


Lagi, Data Kementerian Tak Sinkron, Impor Garam Berlebih

Lagi, Data Kementerian Tak Sinkron, Impor Garam Berlebih

Setelah persoalan harga ayam telah selesai, kini muncul masalah baru yakni harga garam yang anjlok di tingkat petani.


Harga Ayam Anjlok, Peternak Salahkan Kementan

Harga Ayam Anjlok, Peternak Salahkan Kementan

Harga ayam broiler di sejumlah wilayah di Pulau Jawa anjlok dengan harga terendah menyentuh Rp6.000 per kilogram (kg).


Pemerintah Evaluasi Penumpang Pesawat Anjlok

Pemerintah Evaluasi Penumpang Pesawat Anjlok

Polemik tiket mahal telah terjadi pada akhir 2018 lalu.


Penuh Pertimbangan, Pertamina Pilih Tahan Harga BBM

Penuh Pertimbangan, Pertamina Pilih Tahan Harga BBM

Kenaikan harga minyak dunia membuat beberapa perusahaan hilir migas menaikkan harga jual mereka.


Pertamina Antisipasi Kelangkaan Elpiji dan BBM saat Lebaran

Pertamina Antisipasi Kelangkaan Elpiji dan BBM saat Lebaran

Jelang Ramadan dan Lebaran tahun ini, Pertamina akan menambah pasokan liqufied petroleum gas elpiji 15 persen.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!