Ekonomi
Share this on:

Lahan Terbatas, Pemerintah Putuskan Impor Bawang Putih

  • Lahan Terbatas, Pemerintah Putuskan Impor Bawang Putih
  • Lahan Terbatas, Pemerintah Putuskan Impor Bawang Putih

JAKARTA - Pemerintah melalui Perum Bulog direncanakan akan mengimpor bawang putih dari China pada April 2019. Namun hingga saat ini belum ada realisasi impor terhadap komoditas itu.

Soal Indonesia impor bawang putih, Menteri Amran (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan karena disebabkan minimnya lahan pertanian bawang putih di dalam negeri. Lantas saat ini Kementan tengah berupaya meningkatkan lahan untuk bawang putih. Lahan pertanian terus bertambah, meski Amran tidak menjelaskan secara detil berapa lahan bawang putih sebelumnya.

"Tapi hari ini sudah 11 ribu hektare (ha). Tahun ini target 20 ribu ha. Naik 2.000 persen tanaman bawang. Kita ingin kembalikan kejayaan tanaman bawang Indonesia," kata Amran di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (15/4) kemarin.

Amran menjelaskan, lahan 11 ribu ha diperuntukkan untuk memproduksi benih bawang putih. Jika sudah menghasilkan benih dalam jumlah banyak, baru akan digunakan untuk menghasilkan bawang putih konsumsi. "Dari awal serah terima (sebagai menteri), di 2014 itu impor 96 persen. Sekarang memang impornya berkurang, tapi sekarang kita fokus di bibit," ucap Amran.

Dengan fokus meningkatkan benih bawang putih, Amran optimis dalam dua tahun mendatang Indonesia tak hanya menekan derasnya impor, tetapi juga bisa mencapai swasembada bawang putih. "Kita jadikan benih semua. Kalau perlu supaya dua tahun sudah bisa swasembada. Bawang merah ingat? Dulu pernah gaduh. Sekarang sudah ekspor. Jagung juga sekarang sudah ekspor," ujar Amran.

Terpisah, Menteri Koordinator bidang Perekenomian, Darmin Nasution memastikan pemerintah tetap mengimpor bawang putih guna menstabilkan harga di dalam negeri, total sebanyak 100 ribu ton sepanjang 2019. Penegasan ini terkait bantahan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang menyebut akan membatalkan impor.

"Membatalkan? Mana bisa dibatalkan itu, belum direalisasikan. Tanya saja Mendag kenapa belum direalisasikan tapi kalau dibatalkan itu tidak bisa itu di kantor saya itu diputuskan rakor," ujar Darmin.

Impor bawang putih, kata Darmin, harus segera dilakukan mengingat sudah sangat mendesak. Sampai saat ini bawang putih belum didatangkan dari China, tepis Darmin bukan karena masa Pilpres 2019. "Ya enggaklah. Kita tidak pernah bilang gitu. Waktu kita putuskan permintaannya itu adalah segera," tutur Darmin.

Sementara peneliti pertanian jebolan ITB, Juli Yulianto menilai untuk meningkatkan produki bawang putih dalam negeri tidaklah mudah, karena petani yang tadinya menanam bawang putih sudah beralih ke komoditas lain. "Nah, untuk mengrmbalikan atau mengajak petani mau menanam bawang putih harus ada insentif," kata Juli kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Senin (15/4).

Juli menerangkan, hancurnya bawang putih dalam negeri karena petani tidak mendapatkan insentif harga yang baik, karena harga bawang putih impor jauh lebih murah ketimbang bawang putih dalam negeri. "Untuk itu pekerjaan rumah pemerintah agar petani mau tanam bawang putih adalah menjaga harga di dalam negeri," ucap Juli.

Mengenai impor bawang putih, Juli sangat setuju dilakukan mengingat produksi dalam negeri yang masih belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Pemerintah harus terus menggenjot produksi bawang putih. "Untuk saat ini memang harus diakui, kebutuhan bawang putih impor masih harus dipasok dari luar negeri alias impor," tukas Juli.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebelumnya mengatakan tidak punya rencana mengimpor bawang putih dalam waktu dekat. Karena stok bawang masih cukup. "Belum ada rencana untuk impor bawang. Stok kita masih banyak. Saya juga sudah meminta kepada para importir untuk membuka gudangnya untuk mengeluarkan stoknya. jadi saat ini bukan dalam kondisi emergency," kata Enggar di Karawang, Jawa Barat, Minggu (7/4). (din/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Amerika Bikin Surplus, Tiongkok Buat Defisit

Amerika Bikin Surplus, Tiongkok Buat Defisit

Kementerian Perdagangan mencatat terjadi defisit neraca ekspor dan impor April 2019 menunjukkan defisit cukup tinggi sebesar USD 2,5 miliar.


Pemerintah Stop Impor Minyak Mentah

Pemerintah Stop Impor Minyak Mentah

Untuk mendongkrak neraca perdagangan migas, pemerintah berencana akan menghentikan impor minyak mentah.


Pemerintah targetkan Swasembada Bawang Putih 2021

Pemerintah targetkan Swasembada Bawang Putih 2021

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan swasembada bawang putih akan terjadi pada tahun 2021.


BEI Siap Putuskan Kejanggalan Laporan Keuangan Garuda

BEI Siap Putuskan Kejanggalan Laporan Keuangan Garuda

Sejumlah pihak melakukan penelusaran terkait ketidakberesan laporan keuangan Garuda Indonesia.


Pemerintah Salah Urus Bawang Putih

Pemerintah Salah Urus Bawang Putih

Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membenahi persoalan bawang putih selama ini dinilai belum terlihat hasilnya.


Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Utang Luar Negeri Indonesia (ULNI) pada kuartal I sebesar 387,6 miliar dolar AS atau setara Rp5.542,6 triliun.


Dituding Kartel, Luas Lahan Bawang Putih Akan Diaudit

Dituding Kartel, Luas Lahan Bawang Putih Akan Diaudit

Melambungnya harga bawang putih sejak awal 2019 hingga Rp100 ribu per kilogram memunculkan dugaan kartel. .


Vo;ume Impor BBM Picu Defisit Migas

Vo;ume Impor BBM Picu Defisit Migas

Defisit neraca perdagangan pada kuartal I 2019, utamanya disebabkan defisit migas sebesar 2,76 miliar dolar AS.


Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Akumulasi utang pemerintah mengalami kenaikan sebesar Rp4.528 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp4.180 triliun.


China Balas Serangan Pajak Amerika

China Balas Serangan Pajak Amerika

Pemerintah China menyatakan telah mengenakan tarif pajak impor senilai $60 miliar dari Amerika Serikat.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!