Ekonomi
Share this on:

Maksimalkan Produk Unggulan untuk Pemerataan Ekonomi

  • Maksimalkan Produk Unggulan untuk Pemerataan Ekonomi
  • Maksimalkan Produk Unggulan untuk Pemerataan Ekonomi

JAKARTA - Pemerintah berharap perhutanan sosial dimanfaatkan secara maksimal. Pemanfaatan lahan kawasan hutan negara itu bisa lebih produktif. Fokus pada produk unggulan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Ini semua untuk pemerataan ekonomi seluruh pelosok negeri,” tutur Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial di Taman Hutan Raya Djuanda Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11).

Presiden Jokowi berharap setelah penyerahan SK lahan itu dimanfaatkan untuk lebih produktif. SK itu diberikan dalam bentuk Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) sebanyak 14 Unit seluas 2.943 hektare (ha) untuk 2.252 Kepala Keluarga (KK).

Selain itu, juga diberikan dalam bentuk skema Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (KULIN KK) sejumlah 23 Unit, seluas 5.674 ha untuk 3.207 KK. ”Jadi, jumlah keseluruhan 37 Unit SK seluas 8.617 ha untuk 5.459 KK,” imbuh Jokowi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menambahkan program Perhutanan Sosial dirancang untuk memberikan akses kelola kawasan hutan kepada masyarakat. Itu sebagai bagian integral kebijakan reforma agraria nasional.

”Program itu bertujuan mempercepat pemerataan ekonomi, terutama ketersediaan lahan bagi masyarakat kecil,” tukas Darmin.

Program Perhutanan Sosial diyakini sebagai salah satu instrumen penting meningkatkan kesejahteraan petani. Mengurangi angka pengangguran dan menurunkan tingkat kemiskinan. Melalui program itu, masyarakat tidak hanya diberikan akses kelola selama 35 tahun dapat diperpanjang dan diwariskan.

”Juga mendapatkan insentif ekonomi seperti bantuan permodalan, akses pasar, dan pendampingan dikelola secara klaster,” ulas Darmin.

Dengan sistem klaster itu, lahan dikelola secara berkelompok dengan satu jenis komoditas unggulan tertentu supaya skala ekonomi dapat meningkat. Satu klaster bisa terdiri dari dua atau tiga desa, tergantung dari luas lahan dan jumlah petani.

”Kami akan mendorong transformasi ekonomi desa ke komersial. Mengkorporasikan kerja sama kelompok skala ekonomi, pemilihan tanah budidaya, dan paska panen menjadi lebih baik,” harapnya.

Selanjutnya, untuk menjamin kelangsungan pendapatan petani atau penggarap dari waktu-ke-waktu, pemerintah merancang komposisi pemanfaatan lahan secara ideal. Dengan begitu, dalam waktu bersamaan, petani dapat menanam jenis tanaman tahunan, seperti pohon kopi, sengon, dan pinus.

Tanaman musiman, seperti nanas dan jagung. Sedang untuk menjaga kecukupan pendapatan petani atau penggarap, pemerintah merancang komposisi bagi-hasil secara adil. Keuntungan hasil pengelolaan budidaya di lahan perhutanan sosial lebih dinikmati petani.

Sementara itu, realisasi program Perhutanan Sosial hingga November 2018 mencapai 2,13 juta ha atau 16,8 persen dari total target 12,7 juta ha. Untuk melindungi dan menjaga kelestarian hutan pada areal hutan sosial di Jawa Barat, pemerintah memberikan bantuan berupa Kebun Bibit Rakyat (KBR) untuk 10 kelompok dengan biaya masing-masing Rp100 juta.

KBR itu di antaranya akan membuka kesempatan kerja dan memberi peluang usaha tani terutama buah-buahan atau hortikultura. (dai/jpg)

Berita Sebelumnya

E-Commerce Catat Transaksi Fantastis
E-Commerce Catat Transaksi Fantastis

Berita Berikutnya

Mobil Tua Terbantu Part Palsu
Mobil Tua Terbantu Part Palsu

Berita Sejenis

Umrah Online Didesak Dibatalkan

Umrah Online Didesak Dibatalkan

Penolakan travel umrah konvensional terkait rencana pemerintah menjembatani Tokopedia dan Traveloka untuk menggarap umrah digital didukung anggota DPR.


Sharp Indonesia Tambah Lini Produksi Mesin Cuci Satu Tabung

Sharp Indonesia Tambah Lini Produksi Mesin Cuci Satu Tabung

Sukses menyita perhatian konsumen tanah air dengan jajaran produk elektronik yang diproduksi dalam negeri dengan menguasai lebih dari 25 persen.


Pemerintah Siapkan 4 Jurus Tingkatkan Mutu Ekonomi

Pemerintah Siapkan 4 Jurus Tingkatkan Mutu Ekonomi

Untuk meningkatkan mutu ekonomi Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyiapkan empat jurus jitu yakni daya saing, produktivitas, inovasi dan riset.


Usai Pertemuan Jokowi-Prabowo Subianto, Ekonomi RI Menggeliat

Usai Pertemuan Jokowi-Prabowo Subianto, Ekonomi RI Menggeliat

Pertemuan Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo alias Widodo saat menjajal Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta


Kerek Harga Cabai, Pemerintah Harus Bangun Rumah Plastik

Kerek Harga Cabai, Pemerintah Harus Bangun Rumah Plastik

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan sejumlah upaya untuk menstabilkan harga cabai yang melonjak tinggi


Hadapi Kekeringan, 16 Waduk Disiapkan

Hadapi Kekeringan, 16 Waduk Disiapkan

PUPR tengah menyiapkan, 16 waduk untuk memastikan lahan pertanian seperti sawah bisa mendapat pasokan air pada saat musim kemarau.


Pemerintah Dorong Pelaku Usaha Buka Pasar di Cina

Pemerintah Dorong Pelaku Usaha Buka Pasar di Cina

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha untuk membuka pasar di Cina.


Tokopedia dan Traveloka Gilas Travel Umrah Konvensional

Tokopedia dan Traveloka Gilas Travel Umrah Konvensional

Dua unicorn terbesar di Indonesia yakni Tokopedia dan Traveloka bakal melayani masyarakat di Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah.


Tarif Ojol Tak Boleh Jor-joran Beri Promo

Tarif Ojol Tak Boleh Jor-joran Beri Promo

Pemerintah mengimbau perusahaan aplikasi penyedia layanan transportasi untuk tidak jor-joran memberi harga promo atau diskon kepada konsumen.


Indonesia Dijadikan Basis Produksi Otomotif

Indonesia Dijadikan Basis Produksi Otomotif

Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company (HMC) akan segera menjadikan Indonesia sebagai basis produksi mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!