Ekonomi
Share this on:

Market Geser ke Elektronik Menengah Atas

  • Market Geser ke Elektronik Menengah Atas
  • Market Geser ke Elektronik Menengah Atas

JAKARTA - Pelaku industri elektronik, khususnya di segmen home appliance, menyebutkan bahwa market tahun ini tumbuh tipis jika dibandingkan dengan 2017, yakni sekitar 2–3 persen. Terjadi peningkatan demand, terutama untuk produk kelas menengah ke atas. Industri pun optimistis tahun depan permintaan tetap positif.

Deputy General Manager Marketing and Sales PT Hitachi Modern Sales Indonesia Zakaria Suwandi menegaskan, market tahun ini cenderung lebih baik daripada 2017. Misalnya, yang terjadi di segmen lemari es. Menurut Zakaria, ada perubahan demand pada produk tersebut.

”Kalau 2016 permintaan didominasi produk satu pintu. Tapi, sekarang switching ke dua pintu dengan kapasitas yang rendah,” ujar Zakaria di Jakarta kemarin (12/12).

Hal tersebut sedikit banyak mengindikasikan bahwa secara ekonomi, masyarakat atau konsumen elektronik sudah meningkat. Dengan begitu, pilihan produk home appliance jatuh pada range produk yang lebih mahal dengan fitur yang meningkat. Lemari es masih menjadi backbone penjualan Hitachi.

Segmen tersebut berkontribusi lebih dari 50 persen pada total penjualan perusahaan. ”Selanjutnya, kontribusi dari pompa air, mesin cuci, disusul produk small seperti rice cooker dan vacuum cleaner,” tambahnya.

Untuk 2019, Zakaria menyebutkan bahwa perusahaan membidik target peningkatan 1,5 kali lipat jika dibandingkan dengan 2018. Meski secara market overall diprediksi tak jauh dari angka pertumbuhan 2–3 persen, sentimen produk baru yang diusung Hitachi dipercaya akan menjadi penarik minat market.

Sementara itu, peritel elektronik kian agresif menggenjot penjualan pada akhir tahun. Direktur UFO Electronics dan Furniture Poedji Harixon mengatakan, market produk elektronik tahun ini lebih bagus daripada tahun lalu.

’’Bisa tumbuh 10 persen,’’ katanya kemarin.

Setelah sempat naik harga akibat menguatnya dolar beberapa waktu lalu, kini setelah rupiah kembali menanjak, harga mengalami penyesuaian. Per awal Desember 2018, pabrikan langsung menyesuaikan harga. ’’Salah satunya produk TV LED. Bahkan, kini harganya makin terjangkau dibandingkan beberapa tahun lalu,’’ jelasnya.

Pada Desember ini, pihaknya mencatat pertumbuhan penjualan 20 persen jika dibandingkan dengan kondisi normal. Salah satu upaya untuk menggenjot momen tersebut adalah mengadakan pameran.

’’Hampir seluruh merek besar ada, tapi tetap yang permintaannya paling tinggi ialah TV LED, bisa sampai 40 persen,’’ tuturnya.

Targetnya, 3.000 TV LED terjual habis. Disusul AC sebanyak 1.000 unit, mesin cuci 750 unit, dan kulkas 500 unit. ’’Kami perkirakan, dengan tingginya penjualan pada bulan ini, kontribusi penjualannya bisa mencapai 15 persen dari total satu tahun,’’ paparnya. (agf/res/c7/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Pemerintah Bubarkan BP Batam
Pemerintah Bubarkan BP Batam

Berita Berikutnya

SoftBank-Alibaba Suntik USD 1,1 Miliar
SoftBank-Alibaba Suntik USD 1,1 Miliar

Berita Sejenis

Elektronika Minta Industri Pendukung

Elektronika Minta Industri Pendukung

Industri elektronik masih optimistis Indonesia merupakan market potensial.


Revitalisasi 1.037 Pasar Tradisional Dianggarkan Rp1,1 Triliun

Revitalisasi 1.037 Pasar Tradisional Dianggarkan Rp1,1 Triliun

Untuk mendongkrak ekonomi di kelas menengah ke bawah, pemerintah bakal konsisten merevitalisasi pasar tradisional.


Pajak E-Commerce Masih Moderat

Pajak E-Commerce Masih Moderat

Keluarnya PMK Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan atas Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik diharapkan memberikan kepastian bagi pela


UKM Didorong Lebih Manfaatkan Teknologi Digital

UKM Didorong Lebih Manfaatkan Teknologi Digital

Perkembangan dunia digital memungkinkan usaha kecil dan menengah (UKM) untuk tumbuh. Tidak terkecuali usaha yang dijalankan dari rumah oleh para perempuan.


Pelaku UKM Harus Melek Digital

Pelaku UKM Harus Melek Digital

Pelaku usaha, kecil, dan menengah (UKM) didorong untuk beradaptasi dengan teknologi.


Semakin Diminati, KA Joglosemarkerto Selalu Penuh 90 Persen Lebih

Semakin Diminati, KA Joglosemarkerto Selalu Penuh 90 Persen Lebih

Antusiasme penumpang Kereta Api (KA) Komuter Joglosemarkerto sangat tinggi. Bahkan tingkat okupansinya gila-gilaan, di atas 90 persen.


Ajak Start Up Digital Gandeng UMKM

Ajak Start Up Digital Gandeng UMKM

Persoalan minimnya promosi masih menjadi masalah yang dialami pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.


Pemerintah Alokasijan KUR Khusus untuk Peternak

Pemerintah Alokasijan KUR Khusus untuk Peternak

Akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kian mudah dan beragam. Pemerintah meluncurkan kredit usaha rakyat (KUR) khusus peternakan.


Pacu Penyaluran Kredit UMKM

Pacu Penyaluran Kredit UMKM

Pertumbuhan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Timur begitu pesat.


Tingkatkan Raihan Pajak, Data Kependudukan Akan Disinkronkan

Tingkatkan Raihan Pajak, Data Kependudukan Akan Disinkronkan

Nomor induk kependudukan (NIK), data kependudukan, dan kartu tanda penduduk elektronik bakal dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan perpajakan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!