Ekonomi
Share this on:

Nelayan Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

  • Nelayan Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
  • Nelayan Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat selama empat tahun ini produk Indonesia perikanan Indonesia yang tadinya hanya diterima di 111 negara sekarang sudah naik menjadi diterima di 147 negara.

Itu adalah bukti bahwa perikanan Indonesia sudah jauh lebih baik dan bisa diterima di lebih banyak negara, kata Susi saat menyampaikan laporan pada acara silaturahmi Presiden Joko Widodo dengan pelaku usaha perikanan tangkap penerima Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (30/1) sore.

Susi menjelaskan, pemerintah kini tengah mendorong para pelaku usaha perikanan nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Pemerintah telah berkomitmen penuh menutup investasi asing untuk usaha perikanan tangkap dan meningkatkan kapasitas pengawasan agar kapal asing tidak bisa lagi mencuri seenaknya di wilayah Republik Indonesia.

"Ya, tapi di sisi lain, dari evaluasi dua tahun terakhir 2017 dan 2018, masih menunjukkan maraknya pelanggaran yang dilakukan. Padahal pemerintah telah melakukan kebijakan yang sangat baik, ini jelas sangat disayangkan," tambahnya.

Susi menyebutkan, pada tahun 2015, pemerintah melakukan pemutihan atas mark down tanpa ada tuntutan pidana dan lain sebagainya. Pemerintah juga telah melakukan banyak insentif untuk pelaku usaha perikanan tangkap di bawah 10 GT sudah tidak perlu lagi izin-izin.

"Tidak izin berlayar, tidak juga SLO dan lain sebagainya. Untuk 30 GT ke atas yang kami lakukan saat sekarang adalah untuk menata menuju legal reported regulatedfishing, jelas Susi.

Terkait pertanyaan Presiden mengenai pengaruh disingkirkannya 7.000 13.000 kapal asing pencuri ikan di tanah air terhadap produksi ikan, Susi mengemukakan, setelah dilakukan review kepada 3.558 kapal, sebanyak 1.203 pemilik izin harus melakukan perbaikan data pelaporan.

"Setelah diperbaiki data pelaporan kegiatan perikanan LKPP tahun 2017-2018, ada kenaikan sebesar 600.183 ton. Jadi selama ini memang masih under reported," ungkapnya.

Karena itu, Susi mengimbau para pengusaha ikan tangkap untuk memberikan data yang benar, yang jujur supaya nanti hasilnya kelihatan bahwa kerja keras pemerintah ada bukan tidak ada. "Kami hanya perlu data yang benar saja, yang jujur supaya kita bisa melihat betapa besarnya potensi yang ada sekarang ini," jelas Susi.

Dari sektor perikanan tangkap terlihat adanya kenaikan daripada ekspor hasil perikanan di tahun 2018 meningkat dari pada tahun 2017. Yang sebelumnya 1.078,11 ribu ton menjadi 1.132,01 ribu ton dengan nilai USD 4.894,81 juta. Dari hasil neraca perdagangan juga meningkat dari USD 36,9 miliar menjadi USD 4,04 miliar di tahun 2018. (fin/zul/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Utang Luar Negeri Indonesia (ULNI) pada kuartal I sebesar 387,6 miliar dolar AS atau setara Rp5.542,6 triliun.


Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Investasi elektronika dan telematika di Indonesia mulai mengepakan sayapnya, meski belum sebesar industri manufaktur.


Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Akumulasi utang pemerintah mengalami kenaikan sebesar Rp4.528 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp4.180 triliun.


Pakaian Impor China Mulai Gerus Produk Dalam Negeri

Pakaian Impor China Mulai Gerus Produk Dalam Negeri

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat memasuki bulan suci Ramadan penjualan produk makanan minuman dan produk tekstil mengalami peningkatan.


Investasi China di Indonesia Terusik

Investasi China di Indonesia Terusik

Investasi China di dalam negeri dianggap tidak memenuhi standar lingkungan, hak asasi manusia (HAM), dan tak mengenal tata kelola perusahaan yang baik atau good


Penampilan Nella Kharisma di BYMS Klaten

Penampilan Nella Kharisma di BYMS Klaten

Yamaha Indonesia tahun ini kembali menggelar Blue Core Yamaha Motor Show ( BYMS ), di area Jawa Tengah kota Klaten jadi kota pertama digelarnya BYMS 2019.


Mobil Murah Jadi Buruan Konsumen

Mobil Murah Jadi Buruan Konsumen

Tren mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC) alias mobil murah ramah lingkungan masih mendominasi pasaran mobil tahun ini.


Pemerintah Harus Periksa Pengaudit Laporan Keuangan Garuda

Pemerintah Harus Periksa Pengaudit Laporan Keuangan Garuda

Laporan keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tahun 2018 bikin heboh.


Indonesia Segera Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Indonesia Segera Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Selangkah lagi Indonesia dapat berada pada urutan pertama dan menjadi salah satu pusat fesyen muslim dunia.


Tak Perlu Impor Beras Lagi

Tak Perlu Impor Beras Lagi

Perum Bulog mendukung penuh program swasembada pangan pemerintah. Karenanya, Bulog bakal memaksimalkan penyerapan gabah dan beras dalam negeri.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!