Ekonomi
Share this on:

Pabrik Gula Dorong Kenaikan Rendemen

  • Pabrik Gula Dorong Kenaikan Rendemen
  • Pabrik Gula Dorong Kenaikan Rendemen

SURABAYA - Pabrik gula mendorong peningkatan rendemen pada musim giling tahun ini. Rata-rata rendemen per Agustus 2018 di 16 pabrik gula yang dikelola PTPN XI sebesar 7,21 persen. Rata-rata rendemen itu naik jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu sebesar 6,64 persen.

Direktur Komersial PTPN XI Sucipto Prayitno mengatakan, perkembangan proses giling tahun ini relatif bagus. Rata-rata capaian rendemen hingga Agustus sekitar 7 persen. Capaian rendemen itu ditopang kondisi iklim sehingga berpengaruh terhadap kualitas tanaman tebu.

’’Hingga sekarang, proses giling tebu sudah lebih dari 50 persen untuk keseluruhan pabrik gula,’’ katanya.

Tahun ini perseroan menargetkan menggiling 4,6 juta ton. Pada 2018, produksi gula ditargetkan 347 ribu ton atau naik 35 ribu ton jika dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang mencapai 312 ribu ton.

Sementara itu, musim giling di pabrik gula di bawah PTPN XI diperkirakan berakhir pada November sehingga masih ada waktu hingga dua bulan ke depan. Lamanya waktu giling tersebut terjadi karena pasokan tebu di wilayah timur cukup banyak.

Berbeda dengan wilayah timur, tebu di wilayah barat cenderung tidak terlalu banyak. ’’Jadi, giling di barat sudah hampir selesai,’’ ungkapnya.

Ada empat pabrik gula di wilayah barat yang selesai giling. Antara lain PG Rejosari, Pagotan, dan Sudono. Karena itu, ada satu yang masih giling, yakni PG Purwodadi.

Untuk mendukung rendemen pada musim giling tahun depan, pihaknya juga memfasilitasi permodalan di kalangan petani tebu. Salah satunya bekerja sama dengan Perum Peruri yang mengalokasikan dana program kemitraan Rp 4,5 miliar.

’’Adanya permodalan, mereka bisa langsung segera memulai aktivitas tanam. Karena jika ada keterlambatan tanam akibat kendala tidak ada modal, maka akan berpengaruh terhadap perkembangan kualitas tanaman tebu, yakni dapat menurunkan potensi rendemen,’’ jelasnya. (res/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Lima Wilayah Jadi Blok Minyak Raksasa
Lima Wilayah Jadi Blok Minyak Raksasa

Berita Berikutnya

Dukung UKM Perluas Akses Pemasaran
Dukung UKM Perluas Akses Pemasaran

Berita Sejenis

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp298,3 triliun akibat pemberian insentif kepada wajib pajak (WP).


Tekan HPP Gula

Tekan HPP Gula

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III sedang merumuskan strategi khusus untuk menekan harga pokok produksi (HPP) gula.


Otsuka Bikin Pabrik Baru di Pasuruan

Otsuka Bikin Pabrik Baru di Pasuruan

Kontribusi penjualan Soyjoy terhadap PT Amerta Indah Otsuka (AIO) belum begitu optimal.


Inovasi Produk Dorong Penjualan

Inovasi Produk Dorong Penjualan

Kondisi pasar elektronik secara umum menurun. Karena itu, produsen elektronik harus punya banyak strategi untuk mendorong penjualan.


Kejar Kenaikan Konsumsi

Kejar Kenaikan Konsumsi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengejar kenaikan konsumsi listrik per kapita nasional menjadi 1.200 kilowatt hours (kWh) pada 2019.


Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif

Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif

Pameran otomotif GIIAS Surabaya 2018 menjadi ajang untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan kendaraan.


Tiga Bulan Baru Efektif

Tiga Bulan Baru Efektif

Efek kenaikan tarif pajak penghasilan (PPh) pasal 22 impor diperkirakan baru terasa pada Desember 2018 atau awal tahun depan.


BUMN-Swasta Bangun Pabrik Magnesium

BUMN-Swasta Bangun Pabrik Magnesium

Kawasan Gresik Utara makin berkembang. Industri bermunculan.


Serap Tenaga Kerja, Dorong Daya Beli

Serap Tenaga Kerja, Dorong Daya Beli

Tidak hanya menyerap tenaga kerja, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga mendongkrak daya beli masyarakat.


Dorong Investor Aktif Transaksi

Dorong Investor Aktif Transaksi

Jumlah investor yang aktif bertransaksi di lantai bursa masih rendah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!