Ekonomi
Share this on:

Pacu Penjualan Condenser

  • Pacu Penjualan Condenser
  • Pacu Penjualan Condenser

PASURUAN - Penjualan power plant equipment atau komponen pembangkit listrik bakal menjadi penopang PT Boma Bisma Indra (Persero) untuk mencapai target sales. Hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan angka penjualan sekitar Rp 510 miliar.

Direktur Utama PT Boma Bisma Indra (Persero) Rahman Sadikin mengatakan, tahun lalu perseroan membukukan penjualan sekitar Rp350 miliar. Nah, tahun ini target tersebut diharapkan meningkat.

”Salah satu upayanya dengan memaksimalkan pemasaran produk unggulan BBI untuk komponen pembangkit listrik, yaitu condenser, ke luar negeri,” ujarnya setelah seremoni BBI Ekspor Condenser ke Argentina di Pasuruan kemarin (29/1).

Sejauh ini, perusahaan BUMN tersebut telah mengekspor condenser ke sejumlah negara. Yakni, 12 negara di Asia, 2 negara Eropa, 7 negara di Benua Amerika, dan 1 negara Afrika. Selain itu, ada 5 project di Australia.

”Sampai akhir 2018, kami telah membuat 65 unit condenser. Sebanyak 51 unit dikirim ke luar negeri dan sisanya digunakan domestik,” tuturnya.

Selain condenser, BBI memiliki produk komponen listrik lainnya. Misalnya, boiler dan vessel. Terkait ekspor ke Argentina, Rahman mengatakan, pihaknya mendapatkan kontrak dari perusahaan asing General Electric (Switzerland) GmbH.

Dari kontrak tersebut, BBI menyuplai satu unit condenser dan satu unit admospheric drain vessel (ADV) untuk digunakan di pembangkit listrik El Bracho Argentina. ”Pengerjaannya, mulai engineering, material, hingga fabrikasi, memakan waktu sepuluh bulan untuk condenser dan enam bulan untuk ADV,” papar Rahman.

Selain Argentina, tahun ini pihaknya sedang menjajaki kontrak dengan Italia untuk produk condensor. ”Dengan Italia masih baru memulai pembicaraan. Kami harap bisa cepat terealisasi. Selain itu, kami akan memperluas ke Thailand,” terangnya.

Rahman menegaskan, perusahaan tidak hanya berfokus menggenjot market luar negeri. Pasar domestik juga digarap. Hanya, kontribusi dari Indonesia masih sedikit. Padahal, potensinya sangat besar lantaran ada program pembangkit 35 ribu mw.

”Jadi, kebutuhan equipment pendukung listrik seperti condenser tetap ada. Indonesia sebenarnya tidak perlu impor karena kami mampu membuat,” ungkapnya.

GM Divisi Mesin dan Peralatan Industri BBI Bambang Riboet Nusantara menambahkan, tahun lalu BBI telah menyelesaikan condenser untuk Jawa-2 Project dengan kapasitas 1 X 800 mw dan condenser untuk Muara Karang Project berkapasitas 1 X 500 mw pesanan dari Mitsubishi Hitachi Power System Jepang.

”Condenser yang kami buat mulai kapasitas 60 mw–1.000 mw,” ujarnya. (car/c25/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Maspion Perluas Pemasaran Produk
Maspion Perluas Pemasaran Produk

Berita Sejenis

Pasar Roda Dua Kian Besar

Pasar Roda Dua Kian Besar

Ketika penjualan roda empat melambat, segmen roda dua masih menikmati hasil positif pada kuartal I 2019.


Pakaian Impor China Mulai Gerus Produk Dalam Negeri

Pakaian Impor China Mulai Gerus Produk Dalam Negeri

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat memasuki bulan suci Ramadan penjualan produk makanan minuman dan produk tekstil mengalami peningkatan.


End User Topang Sales Rumah Mewah

End User Topang Sales Rumah Mewah

Tren penjualan properti di awal tahun selalu melandai.


Produsen Roda Empat Tahan Harga

Produsen Roda Empat Tahan Harga

Penjualan otomotif tahun ini diperkirakan stagnan atau sama dengan 2018 yang mencapai 1.151.413 unit.


Nissan Terra Pertama Mengaspal di Tegal

Nissan Terra Pertama Mengaspal di Tegal

Nissan Datsun Tegal menyerahkan unit Nissan Terra kepada customer pertama di wilayah penjualan Jawa Tengah (Jateng).


Pacu Ekspor lewat Kawasan Berikat

Pacu Ekspor lewat Kawasan Berikat

Berbagai kemudahan diberikan kepada para pelaku usaha untuk memacu ekspor. Yang terbaru, pemerintah menerbitkan aturan anyar tentang Kawasan Berikat.


Skutik Premium Makin Diminati

Skutik Premium Makin Diminati

Pertumbuhan penjualan kendaraan roda dua mengalami banyak perubahan. Produk-produk dengan harga premium makin diminati.


Pacu Penyaluran Kredit UMKM

Pacu Penyaluran Kredit UMKM

Pertumbuhan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Timur begitu pesat.


Revisi DNI Pacu Transaksi Finansial

Revisi DNI Pacu Transaksi Finansial

Penyelesaian aturan baru terkait dengan daftar negatif investasi (DNI) terus dikebut.


Pacu Ekspor, Perkuat Daya Saing

Pacu Ekspor, Perkuat Daya Saing

Sektor perikanan dan kelautan disebut-sebut sebagai salah satu pilar ekonomi. Menambah devisa dan mensejahterakan masyarakat.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!