Ekonomi
Share this on:

Pakai Platform Digital, Zakat Naik Tajam

  • Pakai Platform Digital, Zakat Naik Tajam
  • Pakai Platform Digital, Zakat Naik Tajam

**JAKARTA ** - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sudah menghitung total penghimpunan zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) selama bulan Ramadan. Hasilnya ada kenaikan mencapai Rp20 miliar lebih. Pembayaran zakat melalui platform atau kanal digital mengalami kenaikan yang signfikan.

Direktur Utama (Dirut) Baznas Arifin Purwakananta menuturkan total penghimpunan ZIS oleh Baznas pusat selama Ramadan tahun ini (1440 H) mencapai Rp73,85 miliar. Raihan ini meningkat sekitar Rp20 miliar atau 39,3 persen dibandingkan tahun lalu. "Raihan selama Ramadan tahun lalu Rp53 miliar," katanya, kemarin (9/6).

Dia lantas menjelaskan pengumpulan ZIS melalui retail masih mendominasi yakni sebesar 42 persen. Kemudian dari unit pengumpul zakat (UPZ) tercatat ada 25 persen. Lalu dari zakat perusahan dan CSR sebesar 15 persen, serta 18 persen pengumpulan melalui platform digital.

Menurut Arifin pembayaran ZIS melalui platform digital naik hampir lipat tiga dibandingkan tahun lalu. "Dikarenakan memang ada kampanye pembayaran zakat secara digital yang masif," jelas dia. Selain itu banyak muzakki atau orang yang wajib membayar zakat merasa lebih gampang membayar zakat melalui aplikasi Baznas maupun mitra lainnya.

Arifin mengatakan untuk pembayaran zakat fitrah naik pesat di platform mitra seperti Tokopedia, Kitabisa, dan Bukalapak. Kemudian untuk pembayaran zakat mall banyak yang menggunakan aplikasi Kitabisa, website Baznas, serta Bukalapak.

Sampai saat ini sudah banyak aplikasi pembayaran digital yang digandeng Baznas untuk pembayaran zakat. Selain yang disebutkan tadi juga ada OVO, Dana, Link Aja, serta yang lainnya. Arifin memperkirakan pada 2020 nanti, proporsi pembayaran ZIS melalui kanal digital bisa mencapai 30 persen dari total pengumpulan Baznas pusat.

Selain itu Arifin juga ingin memperluas pemanfaatan platform digital. Tidak hanya untuk pembayaran zakat saja. Tetapi juga untuk penyaluran atau pendistribusian zakat. Misalnya ada mustahik atau orang yang berhak menerima zakat, menerima manfaat zakat dengan skema beasiswa pendidikan.

Nah uang beasiswa tersebut bisa disalurkan melalui platform digital. Dengan demikian proses pendistribusian zakat bisa semakin cepat dan transparan. Secara umum Arifin menuturkan kenaikan perolehan zakat tahun ini merupakan bukti semakin tumbuhnya kepercayaan masyarakat kepada Baznas.

Ya, seiring perkembangan teknologi, pembayaran zakat kini bisa dilakukan secara online, lebih spesifik via e-Commerce. Bahkan, bayar zakat lewat e-Commerce telah menjadi tren karena memudahkan masyarakat.

Metode pembayaran zakat secara online memudahkan para wajib zakat (Muzakki) dan dapat menjangkau masyarakat lebih luas, mengingat pelayanan pembayaran zakat dilakukan lewat beberapa jenis pembayaran seperti internet banking, e-money, virtual account, EDC, dan tentunya e-Commerce.

Menurut survei yang dilakukan penghimpun donasi Rumah Zakat, pergeseran tren pembayaran zakat ke online terjadi sejak 2015. Dari metode pembayaran zakat yang biasanya dengan cara konvensional (tatap muka), kini masyarakat lebih memilih membayar zakat secara online.

Pada 2016, 75 persen dari Rp230 miliar zakat yang berhasil dikumpulkan, didapat dari donasi dan zakat online. Salah satu platform e-Commerce yang dipercaya menjadi wadah penyalur zakat adalah Elevenia. Tercatat, Elevenia menjadi saluran pengumpul sedekah oleh Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa sejak 2015.

Kini, elevenia mengalami peningkatan jumlah mitra lembaga donasi hingga tujuh lembaga. Tak cuma Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa, ada lima lembaga lain seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Program Pembibitan Penghafal Al-Quran (PPPA) Daarul Quran, Aksi Cepat Tanggap (ACT), SOS Children's Villages Indonesia, dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH

Bayu S. Tjahjono, GM Brand Strategy Elevenia, mengungkap selama tiga tahun terakhir Elevenia membuka kesempatan zakat kepada orang-orang yang kurang beruntung. "Lewat program ini, kami ingin menjadi penghubung antara mereka yang memiliki dan mereka yang membutuhkan. Dari tahun ke tahun, terjadi peningkatan lembaga donasi," kata Bayu saat pengumuman kerja sama Elevenia dan lembaga donasi zakat di kawasan Melawai, Jakarta, kemarin (19/6).

donatur yang ingin berzakat via elevenia juga bisa memilih opsi donasi. Adapun di antaranya meliputi Syiar Quran, Bingkisan Lebaran, Kado Lebaran Anak Yatim, hingga Paket Buka Puasa Anak Yatim dengan tingkat donasi dari Rp25.000 hingga Rp360.000.

Bayu melanjutkan, ia berharap Elevenia bisa mengumpulkan donasi lebih dari dua kali lipat pada tahun ini dibanding 2016. Jika dibanding bulan biasa, pengumpulan zakat dan donasi di Ramadan justru bisa naik empat kali lipat.

"Kami harap, dengan semakin banyaknya lembaga donasi yang bekerja sama dengan kami, makin banyak juga donasi yang terkumpul dari masyarakat yang ingin berbagi dengan yang kurang mampu," pungkas Bayu. (wan/ful/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Cukai Rokok Naik, Produsen Hingga Petani Tembakau Protes

Cukai Rokok Naik, Produsen Hingga Petani Tembakau Protes

Produsen hingga petani tembakau keberatan terkait rencana pemerintah menaikkan cukai rokok pada tahun depan sebesar 23 persen


Iuran BPJS Kesehatan Tak Jadi Naik September

Iuran BPJS Kesehatan Tak Jadi Naik September

Puan Maharani menyebutkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan diberlakukan pada 1 September 2019, ternyata dibantah oleh pihak istana.


Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai 1 September 2019

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai 1 September 2019

Pemerintah akan memberlakukan kenaikan BPJS Kesehatan mulai 1 September 2019.


Iuran BPJS Kesehatan Naik Dua Kali Lipat

Iuran BPJS Kesehatan Naik Dua Kali Lipat

Setelah Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) mengusulkan kenaikan BPJS Kesehatan, giliran Menkeu Sri Mulyani mengusulkan kenaikan premi BPJS Kesehatan.


Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Rp16,5 Ribu Hingga Rp40 Ribu

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Rp16,5 Ribu Hingga Rp40 Ribu

Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai dari Rp16,5 ribu hingga Rp40 ribu.


Transfer Daerah dan Dana Desa Melambat di 2020

Transfer Daerah dan Dana Desa Melambat di 2020

Dalam RAPBN 2020, belanja negara direncanakan akan mencapai Rp2.528,8 triliun atau naik sebesar 7,99 persen dari Outlook 2019.


Telkomsel Dukung Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital

Telkomsel Dukung Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital

Sebagai digital telco company, Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju mengakselerasikan pembangunan bangsa melalui inovasi dan solusi


Impor Naik 34,96 Persen di Juli 2019

Impor Naik 34,96 Persen di Juli 2019

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor sepanjang bulan Juli masih tinggi, yakni 34,96 persen menjadi 15,51 miliar dolar


Telkomsel Tantang Akademisi, Profesional dan Start-up Indonesia

Telkomsel Tantang Akademisi, Profesional dan Start-up Indonesia

Telkomsel sebagai digital telco company terus bergerak maju mengembangkan ekosistem digital, untuk meningkatkan daya saing global Indonesia di era Industry 4.0.


Raksasa Digital Dunia Incar Indonesia

Raksasa Digital Dunia Incar Indonesia

Indonesia tengah kebanjiran tawaran investasi. Kali ini datang dari sektor elektronik.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!