Ekonomi
Share this on:

Pasar Lembaga Pembiayaan di Tegal Sangat Potensial

  • Pasar Lembaga Pembiayaan di Tegal Sangat Potensial
  • Pasar Lembaga Pembiayaan di Tegal Sangat Potensial
  • Pasar Lembaga Pembiayaan di Tegal Sangat Potensial
  • Pasar Lembaga Pembiayaan di Tegal Sangat Potensial

TEGAL - Tegal rupanya menjadi daerah yang menjanjikan bagi pangsa pasar lembaga pembiayaan. Ini dibuktikan dengan geliat penetrasi lembaga-lembaga pembiayaan meluaskan pasarnya di kota pesisir pantura ini.

Spektra misalnya. Lembaga pembiayaan dibawah bendera FIF Group ini, bahkan menjadikan Tegal sebagai titik awal pameran Spektra Meriah Nusantara bersama dua kota lainnya, yakni Sidoarjo dan Bandung.

Kepala Cabang Spektra Tegal Joko Susilo mengakui Tegal merupakan daerah dengan persentase pelunasan kredit yang sangat baik. Bahkan untuk wilayah Jateng I, Tegal lebih baik dibandingkan Purwokerto dan Cilacap.

"Kita sangat optimis konsumen kami di Tegal dan sekitarnya akan semakin meningkat. Bahkan untuk 7 hari pameran, kita ditarget Rp2 Miliar," katanya, kemarin.

Padahal, beber Joko, target per bulan Cabang Tegal hanya Rp1,5 miliar. Ini, menurutnya, merupakan tantangan sekaligus motivasi Cabang Tegal untuk lebih baik lagi kinerjanya.

Sementara itu, Marketing Strategic & Promotion AVP Spektra (FIF Group), Aditya Septiana menegaskan Spektra Meriah Nusantara diadakan di Rita Super Mal akan dugelar 29 Januari- 4 Februari mendatang. Tegal menjadi daerah pertama di Jawa Tengah, yang ditunjuk menggelarnya.

Selanjutnya, pameran serupa akan dilakukan bergiliran di 30 kota lainnya. "Target tinggi dilakukan karena melihat kondisi konsumen di Cabang Tegal yang memang sangat bagus."

Keyakinan mampu meraih target ini, kata dia, juga karena animo masyarakat dalam mendatangi pameran di Kota Tegal cukup tinggi. Utamanya terhadap produk elektronik, gawai (gadget), dan perabotan rumah tangga. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Raya yang Lebih Baik

Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Raya yang Lebih Baik

Saat ini, kondisi perekonomian Indonesia sangat bergantung kepada hutang luar negeri.


Moody's Naikkan Rating Lima BUMN

Moody's Naikkan Rating Lima BUMN

Lembaga pemeringkat internasional, Moody’s Investor Service menaikkan peringkat utang lima perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


Pasar Tanggapi Dingin Kenaikan Rating

Pasar Tanggapi Dingin Kenaikan Rating

Pasar modal Indonesia tidak cukup bergairah dalam merespons kenaikan peringkat utang dari Moody’s.


Erafone Beri Diskon hingga Rp1,2 juta

Erafone Beri Diskon hingga Rp1,2 juta

Bersamaan dengan grand opening 6-8 April besok, Outlet Erafone Megastore di Pacifik Mal Lantai GF Nomor 32 Tegal memberikan banyak promo istimewa


Ekspansif, Pengembang Bidik End User dan Kalangan Bisnis

Ekspansif, Pengembang Bidik End User dan Kalangan Bisnis

Pengembang properti tetap ekspansif menyasar pasar.


Pemerintah Kebut Desain Ekonomi Batam

Pemerintah Kebut Desain Ekonomi Batam

Kawasan Batam sangat strategis dari sektor perdagangan. Itu membuat investor tidak sedikit membiakkan modal.


Investor Surat Utang Negara Potensial Kabur

Investor Surat Utang Negara Potensial Kabur

Pemerintah diminta ekstra waspada menyikapi koreksi rupiah. Pasalnya, secara eksternal perkembangan terutama Amerika Serikat (AS) amat berpengaruh.


Pasar Alat Kesehatan Indonesia 2018 Tembus Rp13,5 Triliun

Pasar Alat Kesehatan Indonesia 2018 Tembus Rp13,5 Triliun

Pasar alat kesehatan (Alkes) tahun ini diperkirakan melampaui USD 1 miliar, setara Rp13,5 triliun.


Pemerintah Terbitkan Sukuk Global USD 3 Miliar

Pemerintah Terbitkan Sukuk Global USD 3 Miliar

Pemerintah kembali menerbitkan sukuk global di pasar internasional senilai USD 3 miliar atau sekitar Rp 40,5 triliun (kurs Rp13.500).


Investor Panen Hasil Investasi

Investor Panen Hasil Investasi

Otoritas pasar modal mengklaim investor tengah menikmati 'panen' hasil inveatasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!