Ekonomi
Share this on:

Pasar Modal Butuh Dukungan

  • Pasar Modal Butuh Dukungan
  • Pasar Modal Butuh Dukungan

JAKARTA - Dukungan industri teknologi finansial atau financial technology (fintech) untuk pasar modal dinilai masih kurang. Sebab, mayoritas fintech menjalani bisnis terkait lending (pinjaman) dan payment system (sistem pembayaran). Penjualan produk pasar modal melalui fintech belum banyak dilakukan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Karaniya Dharmasaputra saat diskusi Indonesia-Australia Digital Forum menyatakan, dari 210 fintech, 39 persen di antaranya adalah lending. Sementara itu, sisanya adalah payment system. Namun, kebanyakan belum menjadi agen penjual produk pasar modal.

Jumlah investor di pasar modal Indonesia tahun lalu 1,12 juta. Angka tersebut meningkat 44 persen dalam dua terakhir. Namun, jumlah tersebut masih sangat rendah karena di bawah 1 persen dari total penduduk di Indonesia.

Menurut Karaniya, potensi fintech untuk menjadi agen produk pasar modal masih sangat besar sehingga bisa digali lebih dalam oleh pelaku industri fintech.

Managing Partner Ventura Capital Rudy Ramawy menilai, pemerintah banyak berfokus pada pengembangan start-up e-commerce. Hal itu sudah baik. Namun, mendukung fintech dan mengupayakan inklusi keuangan masyarakat, baik pada produk pinjaman maupun pasar modal, juga tak kalah penting.

Sebab, inklusi keuangan yang baik akan meningkatkan pembelanjaan masyarakat pada e-commerce. Dengan begitu, perekonomian bisa tumbuh, baik dari sisi suplai maupun demand. (rin/c6/sof/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pengusahs Sawit Mulai Bidik Pasar Alternatif

Pengusahs Sawit Mulai Bidik Pasar Alternatif

Kebijakan bea masuk tinggi dari sejumlah mitra dagang dinilai menjadi biang kerok jatuhnya ekspor minyak sawit mentah (CPO) Indonesia.


Butuh Realisasi, Bukan Rencana

Butuh Realisasi, Bukan Rencana

Rencana pemerintah menghadirkan sektor hilirisasi untuk komoditas seperti minyak kelapa sawit disambut positif para pengusaha Kaltim.


Film Indonesia Tembus Pasar Internasional

Film Indonesia Tembus Pasar Internasional

PT MD Pictures siap go international. Rencananya, production house itu berekspansi ke pasar film Tiongkok, Korea Selatan, dan Hollywood di AS.


Dana Asing Kembali Masuk Pasar

Dana Asing Kembali Masuk Pasar

Kepercayaan investor asing kepada Indonesia kembali meningkat.


Gencar Lakukan Edukasi Investasi

Gencar Lakukan Edukasi Investasi

Pemimpin baru PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi akan membawa pasar modal menjadi pilihan investasi bagi masyarakat.


Perajin Tenun Goyor Butuh Perhatian

Perajin Tenun Goyor Butuh Perhatian

Tenun Goyor yang merupakan warisan kebudayaan terus mengalami perkembangan, mulai dari produksi, pola atau gambar, warna, merek dagang, dan harga.


Rupiah Melemah, Tak Ada Pilihan selain Bunga Naik

Rupiah Melemah, Tak Ada Pilihan selain Bunga Naik

Untuk meredam gejolak di pasar keuangan, Bank Indonesia (BI) tidak memiliki pilihan selain menaikkan suku bunga acuan.


Harga Rumah Terus Naik

Harga Rumah Terus Naik

Harga properti residensial di pasar primer terus meningkat. Berdasar survei Bank Indonesia (BI)


BKPM Optimistis Investasi Rp765 Triliun

BKPM Optimistis Investasi Rp765 Triliun

Realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) kuartal pertama 2018 sebesar Rp185,3 triliun


Pasar Tanggapi Dingin Kenaikan Rating

Pasar Tanggapi Dingin Kenaikan Rating

Pasar modal Indonesia tidak cukup bergairah dalam merespons kenaikan peringkat utang dari Moody’s.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!