Ekonomi
Share this on:

Pasokan Listrik Aman di Ibu Kota Baru

  • Pasokan Listrik Aman di Ibu Kota Baru
  • Pasokan Listrik Aman di Ibu Kota Baru

JAKARTA - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan infrastruktur kelistrikan sudah siap 'menerangi' Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menetapkan dua wilayah di Provinsi Kalimantan Timur sebagai lokasi pembangunan Ibu Kota baru pengganti Jakarta, yakni di wilayah Kabupaten Penajam, Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menteri Jonan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait pemetaan wilayah untuk tata ruang serta kesiapan infrastruktur energi, khususnya ketenagalistrikan.

"Jadi kami juga sudah mulai mempersiapkan bersama Bappenas. Ada dua unit dari kementerian ESDM yang akan mendukung Bappenas untuk persiapan. Satu, dari Badan Geologi untuk masalah topografi, studi tanah, air, cekungan air tanah dan sebagainya. Yang kedua tentang kelistrikan, jadi tinggal dirunding," ujar Jonan dalam keterangan persnya, kemarin (29/8).

Lebih jauh mantan direktur utama Kereta Api ini menyebutkan bahwa PLN sudah bisa melakukan pemasangan listrik dalam jumlah besar.

"Tiap tahun juga sambung listrik, memasang listrik besar sekali 1 juta hingga 1,5 juta sambungan, jadi tidak masalah," tutur dia.

Dia menjelaskan, jumlah ini didasarkan pada rencana jumlah pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan ikut dipindah ke ibu kota baru.

"Tidak ada masalah (untuk pasokan listrik), karena yang pindah misalnya tahap pertama kira-kira 200 ribu ASN, dikali 5 orang (satu keluarga) sudah satu juta. Jadi kalau dipindah sampai sekitar 250 ribu atau 500 ribu rumah tangga mestinya (pasokan listrik) tidak ada masalah," ucap Jonan.

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai dalam beberapa waktu terakhir perkembangan ekonomi di Kaltim semakin bagus ditambah ada Kota Balikpapan yang sudah menjadi kota modern. Hanya saja, di sana masih terjadi pemadaman listrik.

"Nah lampu padam menjadi hal biasa di sana (Kaltim). Kondisi demikian nampaknya menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk memperbaiki kelistrikan," ujar Huda kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Jumat (30/8).

Untuk itu, pemadaman listrik di Kaltim tidak boleh terjadi lagi ketika Ibu Kota baru sudah beroperasi.

"Padahal Kalimantan menjadi sumber batu bara sebagai tenaga pembangkit listrik," pungkas Huda.

Pembangunan ibu kota baru mendapat dukungan dari pihak swasta, seperti pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan juga dari Asian Infrastructure Investment Bank atau Bank Investasi Infratruktur Asia (AIIB).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menyebutkan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kaltim membutuhkan dana sekitar Rp466 triliun. Dana tersebut, 19 persen berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dari investasi aset di Jakarta.

Sementara sisanya akan dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta investasi langsung swasta dengan Badan Usaha Milik negara (BUMN).(fin/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sharp Indonesia Beri Sentuhan Baru pada Tampilan SMSS

Sharp Indonesia Beri Sentuhan Baru pada Tampilan SMSS

Unggul dalam layanan purna jual, PT Sharp Electronics Indonesia terus menyempurnakan armada layanan purna jual yang dimiliki


OMG!, Makin Suka-suka Akses Youtube dan Social Media

OMG!, Makin Suka-suka Akses Youtube dan Social Media

Telkomsel menghadirkan Paket Kuota Data Oh My Gigabytes! (OMG!) yang merupakan paket baru Telkomsel


Risiko Gagal Bayar, BI Keluarkan Aturan Baru

Risiko Gagal Bayar, BI Keluarkan Aturan Baru

Bank Indonesia kemarin (2/10) mengeluarkan peraturan baru yang akan memungkinkan perusahaan dan investor untuk mendirikan lembaga kliring


Perang Dagang AS-Eropa Gerus Pertumbuhan Ekonomi RI

Perang Dagang AS-Eropa Gerus Pertumbuhan Ekonomi RI

Perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat (AS) belum selesai, sudah muncul perang dagang baru, antara AS dan Eropa.


Sudah Tahu Anterin? Pesaing Gojek dan Grab

Sudah Tahu Anterin? Pesaing Gojek dan Grab

Penyedia transportasi online Gojek dan Grab punya pesaing baru yang bernama Anterin.id.


Pencabutan Subsidi Listrik 900 VA Tak Transparan

Pencabutan Subsidi Listrik 900 VA Tak Transparan

Badan Anggaran DPR dan pemerintah telah sepakat untuk mencabut subsidi listrik golongan 900 Volt Amper (VA), sebanyak 24,4 juta pelanggan.


Tahun Depan, 6,9 Juta Pelanggan 900 VA Tak Disubsidi Lagi

Tahun Depan, 6,9 Juta Pelanggan 900 VA Tak Disubsidi Lagi

Pemerintah dan DPR resmi mencabut subsidi listrik untuk golongan 900 Volt Amper (VA) mulai Januari 2020.


Kabar Gembira Nih! Kompensasi PLN Sudah Cair

Kabar Gembira Nih! Kompensasi PLN Sudah Cair

PLN menyatakan telah memberikan kompensasi kepada pelanggannya terkait insiden padamnya listrik massal atau blackout


Bulan Depan, Tarif Ojol Serentak Berlaku di Seluruh Indonesia

Bulan Depan, Tarif Ojol Serentak Berlaku di Seluruh Indonesia

Pemberlakuan tarif baru ojek online (ojol) akan berlaku penuh di seluruh Indonesia mulai 2 September 2019 dini hari.


Biaya Pindah Ibu Kota Sudah Masuk RAPBN 2020

Biaya Pindah Ibu Kota Sudah Masuk RAPBN 2020

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur (Kaltim) sudah masuk dalam RAPBN anggaran 2020.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!