Ekonomi
Share this on:

Pekan Ini, Rupiah Menuju Rp13.700

  • Pekan Ini, Rupiah Menuju Rp13.700
  • Pekan Ini, Rupiah Menuju Rp13.700

JAKARTA - Kurs rupiah terus menguat dalam beberapa waktu terakhir. Memasuki Februari, merujuk Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah dibuka di level Rp13.978 per dolar AS. Berdasar data Bloomberg (½), rupiah bertengger di posisi Rp13.947 per dolar AS.

Seiring dengan menguatnya rupiah, indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan lalu juga menguat 0,86 persen ke level 6.538. Peneliti Indef Bhima Yudhistira mengatakan, rupiah akan bergerak ke level Rp13.700–Rp 13.800 pekan ini. Seiring dengan penguatan rupiah, IHSG diprediksi berada di range 6.570–6.660.

’’Penguatan rupiah diperkirakan terus berlanjut seiring tren perlambatan ekonomi global sehingga investor mencari imbal hasil yang lebih tinggi di emerging market,’’ terangnya.

Net inflow di bursa saham tercatat Rp3,7 triliun dalam sepekan terakhir. Sentimen positif masih berasal dari ditahannya suku bunga acuan The Fed, perkembangan perundingan dagang antara AS-Tiogkok, dan level inflasi yang relatif terkendali.

Dari dalam negeri, yang perlu dicermati adalah rilis data pertumbuhan ekonomi 2018 pada 6 Februari. Pertumbuhan ekonomi diprediksi berada di 5,15 persen full year.

Meskipun relatif stagnan, pelaku pasar mengantisipasi tekanan pada sektor investasi dan net ekspor jauh sebelumnya. Pilpres yang semakin dekat tidak berpengaruh banyak karena kondisi makroekonomi dan fundamental Indonesia jauh lebih penting di mata investor.

Hal senada disampaikan ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah. Dia mengatakan, pekan ini IHSG dan rupiah berpotensi menguat. Kondisi global yang masih melemah mendorong arus modal masuk ke pasar keuangan Indonesia yang menawarkan return tinggi dan harga murah.

’’Arus modal asing mendorong penguatan indeks dan nilai tukar rupiah,’’ ungkapnya. Faktor yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan investor take profit menimbang penguatan sudah cukup panjang. Tapi, tren masih akan mengarah ke penguatan. (nis/c19/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

PR Tingkatkan Kunjungan Wisman
PR Tingkatkan Kunjungan Wisman

Berita Berikutnya

Pengusaha Minta Tarif Tol Turun
Pengusaha Minta Tarif Tol Turun

Berita Sejenis

UU Ekonomi Kreatif Segera Disahkan

UU Ekonomi Kreatif Segera Disahkan

Rancangan Undang-Undang tentang Ekonomi Kreatif telah rampung dibahas oleh Komisi X DPR. Dalam waktu dekat, UU ini akan disahkan.


Pajak Produk e-Commerce Kini Lewat Sistem Online Loh

Pajak Produk e-Commerce Kini Lewat Sistem Online Loh

Pemerintah untuk dua pekan ke depan akan menerapkan pajak terhadap transaksi cross border atau lintas batas antarnegara


Kenang BJ Habibie Kuatkan Rupiah Saat Krisis Ekonomi

Kenang BJ Habibie Kuatkan Rupiah Saat Krisis Ekonomi

Banyak karya yang telah disumbangkan oleh Presiden ke-3 RI BJ Habibie, sehingga putra bangsa itu tidak hanya dikenal di Tanah Air, melainkan di dunia.


Pemerintah Tak Perlu Intervensi Soal Harga Cabai

Pemerintah Tak Perlu Intervensi Soal Harga Cabai

Sejak tiga bulan lalu sampai saat ini harga cabai masih tetap tinggi. Bahkan saat ini tembus mencapai Rp100 ribu per kilogram (kg).


Kemarau Panjang, Produksi Pangan Berpotensi Menurun

Kemarau Panjang, Produksi Pangan Berpotensi Menurun

Kemarau tahun ini diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober 2019 mendatang. Dampaknya, produksi bahan pangan berpotensi menurun.


BPJS Kesehatan Diguyur Rp13,56 Triliun

BPJS Kesehatan Diguyur Rp13,56 Triliun

Sebagai solusi untuk menambal defisit alias tekor anggaran BPJS Kesehatan, akhirnya pemerintah resmi menyuntik kembali asuransi pelat merah itu sebesar Rp13,56


Krisis Garam Industri, 180 Karyawan di-PHK

Krisis Garam Industri, 180 Karyawan di-PHK

Saat ini stok garam industri sebanyak 77 ribu ton. Angka ini akan habis pada September mendatang.


Smartfren, FX, Senimart Ajak Millenials Toleransi Perbedaan

Smartfren, FX, Senimart Ajak Millenials Toleransi Perbedaan

Mengambil momentum HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 yang mengambil tema “Menuju Indonesia Unggul”, Smartfren, FX dan juga Senimart.


Pemerintah Targetkan Kepemilikan Utang Asing 20 Persen

Pemerintah Targetkan Kepemilikan Utang Asing 20 Persen

Saat ini kepemilikan utang asing dalam Surat Utang Negara (SUN) di Indonesia mencapai Rp1.005 triliun atau 38,49 persen.


Ribetnya Regulasi Bikin Hambat Investasi

Ribetnya Regulasi Bikin Hambat Investasi

Bank Indonesia (BI) menyebutkan investasi di kuartal II tahun ini bergerak tipis 5,01 persen atau lebih rendah



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!