Ekonomi
Share this on:

Pelanggar K3 Habis Karirnya

  • Pelanggar K3 Habis Karirnya
  • Pelanggar K3 Habis Karirnya

JAKARTA - Musibah ambrukya konstruksi proyek Tol Pasuruan Probolinggo hingga merenggut nyawa pekerja seharusnya bisa dicegah. Itu asalkan, pihak kontraktor pelaksana proyek menerapkan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan baik.

Seperti yang diungkapkan oleh Sekertaris Perusahaan PT PP (persero), Nugroho Agung Sanyoto, menyatakan, perusahaan di bidang konstruksi seperti PT PP tidak main-main untuk urusan K3. ”Perseroan menerapkan komitemen penuh dalam pelaksanaan K3 sesuai prosedur karena ini sangatlah paling penting,” ungkap Nugroho dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin.

Kepala Biro Pengendalian Operasi & Bisnis PT PP Forchul Bisri serta Direktur Keuangan & HCM PT PP Agus Purbianto. Pelaksanaan K3 dari setiap unit kerja selalu dievaluasi setiap bulan untuk tujuan perbaikan.

Menurutnya, setiap tindakan atau pekerjaan yang mendekati bahaya selalu ada antisipasi sejak dini. Tujuannya agar menghindari potensi bahaya.

”Tetapi andaikan musibah terjadi kita sudah punya antisipasi bagaimana tindakan menolong dan mengevakuasi korban yang terbaik, memberikan cover asuransi, jika terjadi fatality memberikan biaya pendidikan kepada anak-anak sampai jenjang D3,” ungkapnya.

Dikatakan, di PT PP menerapkan reward and punishment untuk K3. Itu menjadi faktor promosi maupun sebaliknya degradasi karir karyawan. Semisal ada masalah dalam safty di proyek yang berlan, maka akan ada penilian prosentasi yang mengurangi kenaikan karir.

”Kalau terjadi fatality (kematian) ya sudah dia nol persen (tidak naik karirnya). Makanya project manager (di PT PP) itu sangat hati-hati” paparnya.

Sementara itu Kepala Biro Pengendalian Operasi & Bisnis PT PP Forchul Bisri mengatakan, pihaknya memiliki petugas khusus untuk meninjau pelaksanaan K3 di proyek-proyek PT PP. Tujuannya agar memastikan di areal proyek tersebut menerapkan K3 dengan baik.

”Kita ada safety plan yang setiap proyek itu pasti berbeda-beda. Untuk proyek gedung akan fokus pada safety ketinggian dan untuk proyek-proyek infrastruktur akan fokus pada safty alat berat,” paparnya.

Bahkan pihaknya selalu rutin menerapkan sosialisasi atau kampanye K3 langsung pada pekerja proyek. Semisal di mes, kantin, maupun tempat istirahat pekerja proyek disediakan layar monitor yang menayangkan K3. Tujuannya agar pekerja tidak mengenyampingkan masalah K3 dalam bekerja.

”Setiap tahun kami memberikan award kepada siapa (karyawan/tim) yang menerapkan safety terbaik,” cetusnya.

Sementara itu dalam acara tersebut PT PP (Persero) mengumumkan hasil kinerja triwulan III tahun 2017. Kinerja operasional serta raihan kontrak baru Perseroan mendorong pendapatan konsolidasi untuk tumbuh sebesar 27 persen secara year-on-year.

Pendapatan Triwulan III 2017 mencapai Rp13,8 triliun dibandingkan pencapaian pendapatan sebesar Rp10,8 triliun di triwulan III 2016. (dni/ers/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Properti Komersial Masih Diminati
Properti Komersial Masih Diminati

Berita Sejenis

Delapan Blok Terminasi Banjir Peminat

Delapan Blok Terminasi Banjir Peminat

Kontrak delapan blok minyak dan gas akan habis mulai tahun depan.


Dimodali Rp30 Triliun, Bulog Diminta Serap Habis Hasil Panen Petani

Dimodali Rp30 Triliun, Bulog Diminta Serap Habis Hasil Panen Petani

Untuk menyerap habis hasil panen dari petani, Perum Bulog dimodali dana Rp30 triliun. Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti tidak ada masalah.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!