Ekonomi
Share this on:

Pelemahan Rupiah Tak Berdampak pada Krisis Ekonomi

  • Pelemahan Rupiah Tak Berdampak pada Krisis Ekonomi
  • Pelemahan Rupiah Tak Berdampak pada Krisis Ekonomi

JAKARTA - Rupiah kembali melemah terhadap dollar Amerika, Kamis (4/10). Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor, kurs tengah rupiah, Kamis (4/10), berada di level Rp15.133 per dollar atau melemah 45 poin dibanding, Rabu (3/10), yang berada di posisi Rp15.088.

Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus, mengatakan hal itu berkelanjutan secara gradual. Pemicu utamanya kata dia adalah faktor global. Seperti kenaikan suku bunga oleh The Fed.

”Aliran modal dalam bentuk dollar balik lagi ke negara asal. Pemicunya itu. Namun begitu itu sebenarnya bisa di eleminir kalau ketahanan fundamental ekonomini kita kuat," ujar Heri, Kamis (4/10) lalu.

Walaupun pelemahan rupiah, bertahap, namun kalau ditotal sepanjang tahun sudah diatas 10 persen. Menurutnya, Thailand pelemahan nilai tukarnya tidak terlalu parah.

”Itu karena Thailand, dia mempersiapkan fundamental ekonomi lebih baik. Transaksi berjalan dia surplus. Ekspor barang jasa, dan pengembalian investasi. Itu bisa surplus, sehingga bisa menyiapkan buat cadev. Kalau kita kan defisit. Kalau surplus Harusnya bisa ditutupi dengan itu permintaan dollar yang tinggi,” jelas Heri.

Menurutnya, tdak ada capital outflow saja, permintaan dollar sudah tinggi. Seperti untuk impor dan sebagainya. “Selain itu, ketergantungan dana asing masih tinggi. Yang parkir sementara, dalam bentuk portofolio,” jelas Heri.

Menurutnya, pemerintah harus terus mendorong ekspor. Serta industri manufaktur lebih kuat "Yang dilakukam pemerintah, masih bersifat reaktif aja. Bukan mempersiapkan fundamental ekonomi yang kuat. Beda dengan Thailand, tahun 1998 dia pemicu kiris. Sekarang dia kuat. Itu tadi, surplus transaksi berjalannya. Punya devisa," ujar Heri.

Dia menambahkan walaupun rupiah secara bertahap melemah, namun ia meyakini tidak akan krisis. Negara maju tidak akan membiarkan itu. “Kita tidak akan dibiarkan krisis, kalau kita krisis mereka rugi. Karena itu depresiasinya sengaja, dibuat gradual Tidak seperti 1998 yang rupiah langsung terdepresiasi sangat tinggi," jelas Heri.

Heri menambahkan, untuk mendorong ekspor, kedutaan di luar negeri juga harus ikut ambil bagian. "Minta bantuan kedutaan di luar negri untuk buka pasar menggenjot ekspor," ujarnya. (dai/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Antisipasi Blackout, PLN Bakal Tanam Kabel Listrik Bawah Laut

Antisipasi Blackout, PLN Bakal Tanam Kabel Listrik Bawah Laut

Untuk antisipasi insiden blackout listrik yang terjadi separuh di Pulau Jawa dan se Jabodetabek pada 4-5 Agustus 2019 lalu, PT PLN (Persero)


Idul Adha 1440 H, Telkomsel Jateng & DIY Bagikan 57 Hewan Kurban

Idul Adha 1440 H, Telkomsel Jateng & DIY Bagikan 57 Hewan Kurban

Pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1440 H Tahun 2019, Telkomsel Regional Jawa Tengah dan DIY membagikan bantuan hewan kurban


Defisit Transaksi Berjalan 3,04 Persen Masuk Bahaya

Defisit Transaksi Berjalan 3,04 Persen Masuk Bahaya

Bank Indonesia (BI) mencatat defisit neraca transaksi berjalan pada kuartal II 2019 sebesar 8,4 miliar dolar AS atau setara 3,04 persen


Insiden Pemadaman, PLN Wajib Dievaluasi

Insiden Pemadaman, PLN Wajib Dievaluasi

Insiden pemadaman listrik massal yang terjadi pada 4-5 Agustus 2019 menjadi bahan evaluasi bagi PT PLN (Persero).


PLN Gelontorkan Kompensasi Rp865 Miliar

PLN Gelontorkan Kompensasi Rp865 Miliar

PT PLN (Persero) bertanggungjawab atas pemadaman massal di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat pada Minggu (4/8).


Siap-siap! Regulasi Ponsel Black Market Diberlakukan 2020

Siap-siap! Regulasi Ponsel Black Market Diberlakukan 2020

Kebijakan ponsel black market atau ilegal akan diteken pada 17 Agustus 2019.


Masyarakat Kena Dampak Tumpahan Minyak Karawang

Masyarakat Kena Dampak Tumpahan Minyak Karawang

Insiden tumpahan minyak PT Pertamina (Persero) yang terjadi di Karawang hampir dua pekan ini dinilai berdampak pada kehidupan ekonomi nelayan


BPJS Kesehatan Masih Tekor, Bagaimana Solusinya?

BPJS Kesehatan Masih Tekor, Bagaimana Solusinya?

Sejak lima tahun lalu sampai saat ini penyakit BPJS Kesehatan tak kunjung disembuhkan.


Kurangi Defisit Migas, Mobil Listrik Tetap Sulit Redam Krisis Energi

Kurangi Defisit Migas, Mobil Listrik Tetap Sulit Redam Krisis Energi

Sampai saat ini pemerintah masih membahas regulasi mobil listrik.


Manpro.id, Tuni dan Traffobit Jadi Tim Terbaik Innovate 2019

Manpro.id, Tuni dan Traffobit Jadi Tim Terbaik Innovate 2019

Berdasarkan penilaian tim juri pada Hack Day, akhirnya terpilih tiga tim pemenang yaitu Manpro.id, Tuni dan Traffobit.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!