Ekonomi
Share this on:

Pemblokiran Medsos Rugikan Masyarakat

  • Pemblokiran Medsos Rugikan Masyarakat
  • Pemblokiran Medsos Rugikan Masyarakat

JAKARTA - Pemblokiran sebagian fitur aplikasi di media sosial (medsos) yang dilakukan pemerintah pada 22 Mei hingga saat ini, mendapat protes dari berbagai kalangan. Termasuk, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi menilai pemerintah tidak bisa melakukan kebijakan dengan gegabah dan sembrono. Tindakan tersebut dianggap merugikan masyarakat. "Janganlah ingin menangkap seekor tikus tetapi dengan cara membakar lumbung padinya," kata Tulus kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Jumat (24/5) kemarin.

Menurut Tulus, bagaimanapun pemblokiran telah melanggar hak-hak publik yang paling mendasar untuk mendapatkan informasi bahkan merugikan secara ekonomi. "Pemblokiran itu secara sektoral melanggar Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta Undang-Undang sektoral lainnya, dan secara general melanggar UUD 1945," jelas Tulus.

Lanjut Tulus, bahwa pemblokiran tanpa parameter dan kriteria yang jelas telah menjadi preseden buruk pemberangusan suara publik yang dijamin oleh konstitusi. "Tidak bisa dikit-dikit blokir. Pemblokiran hanya bisa ditoleransi jika dalam keadaan darurat, dan parameter darurat harus jelas dan terukur," ucap Tulus.

Dia mendesak pemerintah agar bisa menjelaskan kepada publik manfaat dan efektivitas pemblokiran tersebut. "Jangan sampai pemblokiran tidak mempunyai efek signifikan, tetapi mudharatnya malah lebih signifikan," kata Tulus.

"Toh masyarakat bisa bermanuver dengan cara lain, seperti menggunakan VPN dan atau menggunakan medsos lainnya," tambah Tulus.

Saat ini, kata Tulus, medsos, whatsapp dan sejenisnya menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. "Bukan hanya untuk bersosialita, tetapi untuk menunjang aktivitas kerja dan aktivitas perekonomian," tutur Tulus.

Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir sebagian fitur aplikasi chatting, di antaranya fitur mengirim gambar dan video. Pembatasan ini bersifat sementara dan bertahap.

"Modusnya adalah posting di Instagram, Facebook, dalam bentuk meme atau foto. Lalu, di-screen capture dan viral di messaging system. Jadi, teman-teman akan mengalami perlambatan upload dan download video termasuk foto, karena viralnya yang negatif ada di sana (messaging system)," kata Menkominfo Rudiantara di Jakarta, Rabu (22/5) lalu.

Menteri Koordinasi Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan langkah ini diambil demi mengamankan negara. "Kami menyesalkan ini harus dilakukan, tapi betul-betul ini untuk mengamankan negara. Berkorban tiga dua hari tidak berkirim gambar, tapi teks masih bisa. Ini semata-mata untuk keamanan nasional," ujar Wiranto. (din/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pertamina Ketakutan Masyarakat Tinggalkan BBM karena Mobil Listrik

Pertamina Ketakutan Masyarakat Tinggalkan BBM karena Mobil Listrik

Rencana kehadiran mobil listrik mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi)


Kontribusi Go-Jek Terhadap Perekonomian Indonesia Hingga Rp55 Triliun

Kontribusi Go-Jek Terhadap Perekonomian Indonesia Hingga Rp55 Triliun

Kehadiran transportasi online meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus mengurangi pengangguran di Tanah Air.


Oknum Fintech Ilegal Bakal Dipenjara

Oknum Fintech Ilegal Bakal Dipenjara

Keberadaan financial technologi (fintech lending) selain dapat membantu juga meresahkan masyarakat.


Masyarakat Kena Dampak Tumpahan Minyak Karawang

Masyarakat Kena Dampak Tumpahan Minyak Karawang

Insiden tumpahan minyak PT Pertamina (Persero) yang terjadi di Karawang hampir dua pekan ini dinilai berdampak pada kehidupan ekonomi nelayan


Samsung Beri Cash Back hingga Rp4 Juta

Samsung Beri Cash Back hingga Rp4 Juta

Berbagai promo istimewa dihadirkan untuk masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya pada Grand Opening Samsung Store.


Tumpahan Minyak Pertamina di Karawang Rugikan Nelayan

Tumpahan Minyak Pertamina di Karawang Rugikan Nelayan

Insiden tumpahan minyak Pertamina di Karawang, Jawa Barat, dua pekan lalu kian menimbulkan dampak negatif.


Rugikan Negara Rp1,3 T, Proyek Krakatau Steel Didesak Disetop

Rugikan Negara Rp1,3 T, Proyek Krakatau Steel Didesak Disetop

Proyek pengolahan bijih besi menjadi hot metal atau blast furnace sebab membuat rugi perusahaan sebesar Rp1,3 triliun mendapat sorotan dari berbagai pihak.


Rugikan Negara, Penjualan Kartu Perdana Operator Arab Saudi di RI

Rugikan Negara, Penjualan Kartu Perdana Operator Arab Saudi di RI

Para calon jamaah haji Indonesia sudah mulai diberangkatkan ke Tanah Suci.


Agustus, Harga Cabai Dipastikan Stabil

Agustus, Harga Cabai Dipastikan Stabil

Kenaikan harga cabai sejak tiga bulan lalu membuat masyarakat resah.


Tokopedia dan Traveloka Gilas Travel Umrah Konvensional

Tokopedia dan Traveloka Gilas Travel Umrah Konvensional

Dua unicorn terbesar di Indonesia yakni Tokopedia dan Traveloka bakal melayani masyarakat di Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!