Ekonomi
Share this on:

Pemerintah Alokasijan KUR Khusus untuk Peternak

  • Pemerintah Alokasijan KUR Khusus untuk Peternak
  • Pemerintah Alokasijan KUR Khusus untuk Peternak

WONOGIRI - Akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kian mudah dan beragam. Pemerintah meluncurkan kredit usaha rakyat (KUR) khusus peternakan. KUR tersebut disalurkan Rp 8,9 miliar kepada 69 anggota kelompok peternakan rakyat.

’’KUR ini diberikan untuk mengurangi masalah ketimpangan dan kemiskinan. Yaitu, memperkuat pemerataan ekonomi yang mencakup lahan, kesempatan, dan kapasitas sumber daya manusia,’’ ujar Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam keterangan persnya kemarin (6/12).

Darmin menjelaskan, Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2017 telah mengatur tentang KUR khusus. Artinya, KUR itu khusus diberikan kepada kelompok yang dikelola secara bersama dalam bentuk klaster. Klaster tersebut menggunakan mitra usaha untuk komoditas perkebunan, peternakan, dan perikanan rakyat.

’’Di Sumatera dan Kalimantan, sudah ada KUR khusus untuk replanting sawit. Lalu, khusus untuk komoditas peternakan rakyat, KUR ini bisa digunakan, baik untuk penggemukan, perah, maupun pembiakan ternak,’’ papar Darmin yang juga menjabat ketua Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM.

Bank yang ditunjuk sebagai penyalur KUR khusus peternakan rakyat adalah BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Jateng, dan Bank Sinarmas. PT Widodo Makmur Perkasa dan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Pengayom Tani Sejagad menjadi offtaker.

Darmin mengimbau bank penyalur KUR turut mendukung program khusus peternakan rakyat tersebut. Caranya, membantu peternak menyelesaikan persyaratan seperti nomor pokok wajib pajak (NPWP) serta dokumen pendukung lain dalam pengajuan KUR. Menurut dia, kekurangan persyaratan justru harus dibantu bank lantaran terbatasnya pengetahuan peternak kecil terhadap KUR.

’’Selain itu, penarikan KUR sebaiknya dilakukan dengan sistem kartu. Jadi, peternak menarik KUR sesuai dengan kebutuhan pembiayaan,’’ kata Darmin.

Dengan sistem tersebut, pembiayaan KUR tidak akan memberatkan peternak. Program itu sejalan dengan diluncurkannya kartu tani di Jawa Tengah yang sudah dapat mengintegrasikan subsidi pupuk, rekening tabungan, dan penyaluran KUR.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menegaskan perlunya akses modal dan pendampingan. Menurut dia, jika akses modal mudah, kucuran dana ada, dan pendampingan sudah siap, tinggal masyarakat yang mau terus berlatih untuk makin terampil.

’’Maju, makmur, dan sejahtera itu kuncinya cuma satu, yaitu mau. Kalau mau, pasti bisa,’’ tegasnya.

Pada 2007–2014, KUR diberikan dengan skema iuran jasa penjaminan (IJP) dan suku bunga relatif tinggi. Di antaranya, 24 persen untuk KUR mikro dan 13 persen untuk KUR ritel. Lalu, pada 2015 skemanya diubah menjadi subsidi bunga dengan suku bunga 12 persen. Sejak 1 Januari 2018, suku bunga tersebut diturunkan pada titik terendah 7 persen.

Akumulasi pemberian KUR dengan sistem subsidi bunga sejak 2015 sampai Oktober 2018 mencapai Rp 317 triliun dengan baki debit Rp 132 triliun. KUR itu diberikan kepada 13,3 juta debitor. Rasio kredit macet atau nonperforming loan (NPL) KUR sejauh ini masih aman di level 1,24 persen. (rin/c14/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

Bunga Utang Potensial Membengkak
Bunga Utang Potensial Membengkak

Berita Berikutnya

Ajak Start Up Digital Gandeng UMKM
Ajak Start Up Digital Gandeng UMKM

Berita Sejenis

Industri Tekstil Dapat Insentif

Industri Tekstil Dapat Insentif

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) akan diidentifikasi untuk meningkatkan kapasitas produksi.


Harga Jual BBM Nonsubsidi Akan Lebih Wajar

Harga Jual BBM Nonsubsidi Akan Lebih Wajar

Pemerintah mengeluarkan aturan baru tentang perhitungan harga jual eceran untuk BBM nonsubsidi. Aturan tersebut mencakup margin dan biaya produksi.


Pangkas Izin di Pusat hingga Daerah

Pangkas Izin di Pusat hingga Daerah

Pemerintah bakal berusaha lebih keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.


Direct Flight Bertambah, Pariwisata Bergairah

Direct Flight Bertambah, Pariwisata Bergairah

Promosi masif saja tidak cukup untuk menggairahkan pariwisata Jawa Timur (Jatim). Akses yang mudah dan biaya yang murah juga penting.


Tiket Pesawat Picu Inflasi

Tiket Pesawat Picu Inflasi

Pemerintah perlu cermat menyikapi fenomena mahalnya tiket pesawat dan rencana penerapan kebijakan bagasi berbayar.


Momentum Andalkan Investasi Dalam Negeri

Momentum Andalkan Investasi Dalam Negeri

Insentif-insentif masih menjadi andalan untuk menggenjot realisasi investasi.


Pacu Penjualan Condenser

Pacu Penjualan Condenser

Penjualan power plant equipment atau komponen pembangkit listrik bakal menjadi penopang PT Boma Bisma Indra (Persero) untuk mencapai target sales.


Keran Impor Jagung Dibatasi hingga Maret

Keran Impor Jagung Dibatasi hingga Maret

Pemerintah memberi Bulog izin untuk mengimpor jagung. Kali ini kuotanya tidak dibatasi.


Pengusaha Bisa Dapat Insentif Lagi

Pengusaha Bisa Dapat Insentif Lagi

Pemerintah tengah menyiapkan insentif fiskal baru untuk mendorong kembalinya devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri.


Harga Tiket Pesawat Susah Turun

Harga Tiket Pesawat Susah Turun

Sepertinya tak mudah untuk mewujudkan harapan masyarakat yang menginginkan harga tiket pesawat kembali terjangkau.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!