Ekonomi
Share this on:

Pemerintah Ingin Tarik Lebih Banyak Investor Jepang

  • Pemerintah Ingin Tarik Lebih Banyak Investor Jepang
  • Pemerintah Ingin Tarik Lebih Banyak Investor Jepang

JAKARTA - Tren investasi Jepang ke Indonesia menunjukkan perlambatan dalam kurun tiga tahun terakhir. Untuk itu, pemerintah Indonesia menganggap hubungan bisnis kedua negara perlu ditingkatkan. Salah satunya menambah wadah yang bisa menjembatani kolaborasi bisnis antara RI dan Jepang.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kemarin (8/8) meresmikan Indonesia-Japan Business Network (IJB-Net). IJB-Net merupakan organisasi yang didukung para diaspora Indonesia di Negeri Sakura serta sahabat-sahabat Jepang pencinta Indonesia yang terpanggil untuk meningkatkan kolaborasi bisnis antara kedua negara.

Airlangga mengatakan bahwa Indonesia dan Jepang merupakan mitra strategis. Hubungan perdagangan antar kedua negara terus meningkat. ”Jepang hampir selalu berada pada jajaran lima besar negara mitra bagi Indonesia. Begitu juga nilai investasinya yang selalu masuk dalam jajaran lima besar,” ujar Airlangga.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii menyatakan, minat investasi industri manufaktur Jepang ke Indonesia perlu dipacu. Sebab, data Japan Bank for International Cooperation (JBIC) menunjukkan, pada 2013, Indonesia masih menempati peringkat pertama tujuan investasi industri manufaktur. Namun, pada 2017, peringkat Indonesia turun ke posisi kelima, dikalahkan Tiongkok, India, Vietnam, dan Thailand.

”Untuk mengatasi masalah kesadaran dan memperkuat kerja sama, telah didirikan IJB-Net sebagai kerangka kolaborasi bisnis kedua negara,” ujar Ishii. Dia optimistis organisasi baru itu akan meningkatkan dan memperkuat hubungan kedua negara.

Ketua Umum IJB-Net Suyoto Rais mengatakan bahwa pengembangan industri manufaktur Indonesia masih menghadapi persoalan middle hollow antara hulu dan hilir. Sebab, Indonesia kekurangan teknologi proses yang mampu mengolah dan memberikan nilai tambah pada produk-produk yang dihasilkan.

”Salah satu solusinya adalah kolaborasi bisnis antara Indonesia dan Jepang melalui strategi yang terencana dan dukungan banyak pihak,” timpal Suyoto.

Karena itu, IJB-Net siap mengoptimalkan peran para alumnus Jepang untuk memperkuat network kedua negara. IJB-Net juga akan membantu pengembangan IKM Indonesia agar dapat meningkatkan nilai tambah produknya sehingga bisa menembus pasar Jepang.

”Melalui kolaborasi ini, akan ada pula adopsi teknologi yang aplikatif dan memacu volume transaksi perdagangan kedua negara,” jelasnya.

Menurut data Kemenperin, saat ini sekitar 1.600 perusahaan Jepang memberikan lapangan pekerjaan bagi 5 juta penduduk Indonesia. Selain itu, perusahaan Jepang turut berkontribusi terhadap 10 persen PDB Indonesia. (agf/c6/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Implementasi Butuh Payung Hukum

Implementasi Butuh Payung Hukum

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital, pemerintah diharapkan dinamis dalam mengembangkan regulasi untuk memayungi implementasi teknologi.


Perkirakan Neraca Dagang Surplus, Impor Turun Signifikan

Perkirakan Neraca Dagang Surplus, Impor Turun Signifikan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit neraca perdagangan pada September 2018 akan lebih kecil. Disebut-sebut dapat mencetak surplus.


Katrol Rupiah, CPO Perlu Insentif Ekspor

Katrol Rupiah, CPO Perlu Insentif Ekspor

Pemerintah dinilai perlu memberikan stimulus lebih bagi ekspor minyak sawit mentah (CPO).


Enam Perusahaan Ditengarai Langgar Mandat B20

Enam Perusahaan Ditengarai Langgar Mandat B20

Pemerintah tengah menyelidiki dugaan pelanggaran penyaluran bahan bakar solar dengan bauran minyak sawit atau biodiesel B20.


Pemerintah Pangkas Pajak Bunga

Pemerintah Pangkas Pajak Bunga

Pemerintah berencana memangkas pajak bunga obligasi.


Inovasi Produk Dorong Penjualan

Inovasi Produk Dorong Penjualan

Kondisi pasar elektronik secara umum menurun. Karena itu, produsen elektronik harus punya banyak strategi untuk mendorong penjualan.


Minat Berinvestasi Masih Tinggi

Minat Berinvestasi Masih Tinggi

Animo investor untuk berinvestasi di sektor properti masih besar.


Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Pemerintah menggunakan serangkaian startegi jitu untuk memperkuat otot rupiah.


Pemerintah Harus Perbaiki Data Produksi Beras

Pemerintah Harus Perbaiki Data Produksi Beras

Kegaduhan soal impor beras diyakini tidak terlepas dari kurang validnya data jumlah produksi.


Lebih Responsif Genjot Pasar Ekspor

Lebih Responsif Genjot Pasar Ekspor

Indonesia harus lebih responsif menyikapi perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!