Ekonomi
Share this on:

Pendidikan Vokasi Bakal Dikenai Pengurangan Pajak

  • Pendidikan Vokasi Bakal Dikenai Pengurangan Pajak
  • Pendidikan Vokasi Bakal Dikenai Pengurangan Pajak

JAKARTA - Demi menciptakan daya saing generasi masa depan yang cemerlang dan pintar di bidangnya masing-masing, pemerintah bakal memberikan insentif pajak super deduction tax atau pengurangan pajak di atas 100 persen pada pendidikan vokasi.

Draf tersebut telah dibuat. Sampai saat ini masih menunggu tanda tangan Presiden Joko Widodo. Sementara, lima kementerian telah menandatangani aturan ini.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Mikro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menjelaskan, super deduction tax adalah insentif pajak yang diberikan dengan memperbesar faktor pengurang Pajak Penghasilan (PPh) agar PPh yang dibayarkan badan usaha lebih kecil.

"Direncanakan insentif fiskal ini selain diberikan kepada industri yang diterlibat dalam program pendidikan vokasi, juga akan diberikan kepada kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) untuk menghasilkan inovasi," jelas Iskandar di Jakarta, kemarin (19/6).

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memastikan aturan pengurangan pajak hingga 200 persen akan terbit pada kuartal I.

"PP (Peraturan Pemerintah) dan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) sebagai peraturan pelaksanaan insentif tersebut ditargetkan dapat terbit semester ini," kata Airlangga.

Menurut dia, insentif diberikan membuat perusahaan industri bisa berperan aktif dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan, pengurangan insentif demi membangun Sumber Daya Manusia (SDM).

"(Pengurangan pajak) Ini antara agar membangun SDM, agar nantinya benar-benar bisa masif dan sesuai dengan kebutuhan industri," ujar Hanif.

Meski nantinya ada keterlibatan pemerintah dalam dunia pendidikan vokasi, Hanif meminta pihak swasta jangan kendur untuk turut mendorong dunia pendidikan terutama model vokasi.

"Kalau ada ini, partisipasi private sector untuk investasi SDM jadi lebih bisa digenjot. Sehingga ibaratnya kalau kita mau investasi SDM, duit tidak harus keluar terlalu banyak kalau swasta terlibat." kata dia. (fin/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Revisi UU KPK Pukul Investasi dan Perekonomian RI

Revisi UU KPK Pukul Investasi dan Perekonomian RI

Revisi Undang-Undang (RUU) KPK yang telah disetujui DPR bakal berpengaruh pada melemahnya pertumbuhan investasi dan perekonomian Indonesia.


Pajak Produk e-Commerce Kini Lewat Sistem Online Loh

Pajak Produk e-Commerce Kini Lewat Sistem Online Loh

Pemerintah untuk dua pekan ke depan akan menerapkan pajak terhadap transaksi cross border atau lintas batas antarnegara


Regulasi Insentif Super Deduction Tax Didukung Pelaku Usaha

Regulasi Insentif Super Deduction Tax Didukung Pelaku Usaha

Kebijakan pengurangan pajak super alias insentif super deduction tax resmi diterbitkan.


Undip Semarang jadi Kampus Pertama Rangkaian Roadshow IDCamp

Undip Semarang jadi Kampus Pertama Rangkaian Roadshow IDCamp

Indosat Ooredoo melalui program tanggung jawab perusahaan (CSR) pilar pendidikan telah meluncurkan IDCamp.


Kartu Pra Kerja Jokowi Bakal Gagal

Kartu Pra Kerja Jokowi Bakal Gagal

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) siap mengeluarkan Kartu Pra Kerja (KPK).


Antisipasi Blackout, PLN Bakal Tanam Kabel Listrik Bawah Laut

Antisipasi Blackout, PLN Bakal Tanam Kabel Listrik Bawah Laut

Untuk antisipasi insiden blackout listrik yang terjadi separuh di Pulau Jawa dan se Jabodetabek pada 4-5 Agustus 2019 lalu, PT PLN (Persero)


Startup Unicorn RI Bakal Dikuasai Investor Asing

Startup Unicorn RI Bakal Dikuasai Investor Asing

Satu persatu perusahaan rintisan teknologi (startup) unicorn Indonesia dimiliki asing.


Oknum Fintech Ilegal Bakal Dipenjara

Oknum Fintech Ilegal Bakal Dipenjara

Keberadaan financial technologi (fintech lending) selain dapat membantu juga meresahkan masyarakat.


Tokopedia dan Traveloka Gilas Travel Umrah Konvensional

Tokopedia dan Traveloka Gilas Travel Umrah Konvensional

Dua unicorn terbesar di Indonesia yakni Tokopedia dan Traveloka bakal melayani masyarakat di Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah.


Pemerintah Dianggap Sengaja Biarkan Krakatau Steel Tetap Merugi

Pemerintah Dianggap Sengaja Biarkan Krakatau Steel Tetap Merugi

Terkait PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) bakal melakukan restrukturisasi organisasi dan bisnisnya sekaligus merestrukturisasi utang perusahaan



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!