Ekonomi
Share this on:

Penerimaan Pajak Masih 80 Persen

  • Penerimaan Pajak Masih 80 Persen
  • Penerimaan Pajak Masih 80 Persen

JAKARTA - Penerimaan pajak hingga akhir November 2018 tercatat masih sekitar 80 persen. Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan menyampaikan, jumlah penerimaan mencapai Rp 1.424 triliun. ’’Penerimaan pajak hingga akhir tahun diproyeksikan 95 persen,” ungkap Robert di kantornya kemarin (6/12).

Untuk mencapai target hingga akhir tahun, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah pimpinan kantor pajak guna menghitung kembali berapa yang bisa direalisasikan. ’’Sehingga bisa mengamankan APBN,” imbuhnya.

Ke depan, masih banyak tantangan yang dihadapi. Misalnya, tax ratio masih lebih rendah daripada negara lain. Selain itu, harus meningkatkan indeks pelayanan dan kepatuhan melalui program terobosan. ’’Pertumbuhan penerimaan cukup impresif,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo memprediksi, hingga akhir tahun penerimaan pajak mencapai 94 persen. ’’Seharusnya tercapai kalau melihat kontribusi Desember sekitar 13–15 persen,” paparnya.

Dia menerangkan, tantangan penerimaan pajak pada akhir tahun adalah adanya libur panjang. Diharapkan, tidak terjadi lagi pergeseran pembayaran. Upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengejar target adalah meningkatkan pengawasan, persuasi ke wajib pajak-pajak besar.

’’Guna memastikan pembayaran tepat waktu, lalu mengawasi pencairan APBN/APBD yang biasanya besar pada Desember,” sambungnya.

Yustinus mengatakan, penerimaan pajak tahun ini lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun ini growth-nya 16 persen, sedangkan tahun sebelumnya hanya 4 persen. ’’Secara umum lebih baik,” tandasnya. (nis/c7/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Bunga Utang Potensial Membengkak
Bunga Utang Potensial Membengkak

Berita Sejenis

Tarik Rencana Investasi Rp210,8 Triliun

Tarik Rencana Investasi Rp210,8 Triliun

Usaha memikat investor dengan pemberian fasilitas libur pajak (tax holiday) mulai menunjukkan hasil.


Tahun Politik, Investasi Properti Masih Menggoda

Tahun Politik, Investasi Properti Masih Menggoda

Menjelang Pemilu 2019, investasi sektor properti dinilai masih sangat menjanjikan.


Ajak Start Up Digital Gandeng UMKM

Ajak Start Up Digital Gandeng UMKM

Persoalan minimnya promosi masih menjadi masalah yang dialami pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.


Jumlahnya Membengkak, Pemerintah Klaim Rasio Utang BUMN Aman

Jumlahnya Membengkak, Pemerintah Klaim Rasio Utang BUMN Aman

BUMN mencatat utang perusahaan pelat merah Rp5.271 triliun. Itu melesat 132,92 persen dari periode 2016 di kisaran Rp2.263 triliun.


Regulasi Investasi Asing Jangan Diubah

Regulasi Investasi Asing Jangan Diubah

Liberalisasi 100 persen investasi bidang usaha angkutan orang dengan moda darat tidak dalam trayek, dianggap belum perlu.


Suku Bunga Ganjal Ekonomi

Suku Bunga Ganjal Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi tahun depan penuh tantangan. Tekanan eksternal diprediksi masih akan menggandoli.


Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen

Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen

Bank Indonesia (BI) mengklaim bersyukur perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah gejolak ekonomi global.


Belanja via e-Commerce Didominasi Milenial

Belanja via e-Commerce Didominasi Milenial

Perilaku belanja masyarakat didominasi kaum urban. Setidaknya, kaum urban menguasai 72 persen melalui platform e-commerce.


BUMN Bangun Pabrik AMDK di Surabaya

BUMN Bangun Pabrik AMDK di Surabaya

Bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia masih potensial.


Alokasi KUR 60 Persen untuk UMKM

Alokasi KUR 60 Persen untuk UMKM

Pemerintah menggaransi tahun depan 60 persen alokasi kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor produktif. Itu meningkat dari tahun ini di kisaran 50 persen.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!