Ekonomi
Share this on:

Penerimaan Pajak Meningkat berkat Tax Amnesty

  • Penerimaan Pajak Meningkat berkat Tax Amnesty
  • Penerimaan Pajak Meningkat berkat Tax Amnesty

JAKARTA - Realisasi penerimaan pajak hingga 31 Desember 2017 mencapai Rp1.151 triliun atau 89,7 persen dari target dalam APBNP 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun. Dari jumlah tersebut, realisasi pajak penghasilan (PPh) nonmigas mencapai Rp596,89 triliun dengan menyertakan tambahan dari program tax amnesty sebesar Rp12 triliun.

Dengan demikian, jika dihitung minus tax amnesty, capaian realisasi PPh nonmigas adalah Rp584,89 triliun. ”Bila tanpa menyertakan tax amnesty, dibandingkan 2016, realisasi penerimaan PPh nonmigas tumbuh 15,27 persen pada 2017,” jelas Dirjen Pajak Robert Pakpahan.

Di antara realisasi penerimaan PPh nonmigas pada 2017, komponen PPh pasal 21 atau disebut PPh karyawan mengalami pertumbuhan yang positif. Sebab, pada 2016, pertumbuhan penerimaan PPh pasal 21 negatif di angka 14,22 persen. Pada 2017, pertumbuhan sudah positif di angka 7,38 persen.

Sekadar informasi, realisasi penerimaan pajak PPh pasal 21 pada 2017 mencapai Rp117,74 triliun atau 79,52 persen dari target Rp148,05 triliun. ”Jadi, cukup bagus juga. Pembayaran upah, gaji, bonus itu ternyata sudah menghasilkan penerimaan pajak yang tumbuh 7,38 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini menggambarkan bahwa harusnya penghasilan karyawan itu naik daripada tahun lalu,” ungkapnya.

Robert menambahkan, yang cukup signifikan adalah kinerja penerimaan PPh pasal 25 orang pribadi (OP). Pada 2016, pertumbuhan pembayaran pajak OP minus 35,66 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hal tersebut disebabkan adanya program pengampunan pajak atau tax amnesty yang tidak dimasukkan komponen penerimaan itu. Namun, pada 2017, angka penerimaan PPh pasal 25 mengalami pertumbuhan yang cukup besar, yakni mencapai 47,32 persen.

Berdasar data Ditjen Pajak, realisasi penerimaan pajak PPh pasal 25 OP pada 2017 sebesar Rp7,83 triliun atau 36,26 persen dari target sebanyak Rp19,94 triliun. ”Ini menunjukkan pertumbuhan kepatuhan pajak oleh orang pribadi di Indonesia. Ini dampak positif dari pengampunan pajak tahun lalu (2016–2017, Red). PPh pasal 25 untuk badan juga tumbuh 29 persen. Tahun lalu negatif,” jelasnya. (ken/c25/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Bisnis Ritel Mulai Mengkhawatirkan
Bisnis Ritel Mulai Mengkhawatirkan

Berita Sejenis

Transaksi di Atas USD 75 Kena Pajak 7,5 Persen

Transaksi di Atas USD 75 Kena Pajak 7,5 Persen

Pemerintah merevisi aturan impor barang kiriman. Batasan pembebasan bea masuk dan pajak impor untuk barang kiriman diturunkan dari USD 100 menjadi USD 75.


Wajib Pajak Tak Patuh Bakal Diperiksa

Wajib Pajak Tak Patuh Bakal Diperiksa

Masyarakat diminta tak perlu takut menghadapi pemeriksaan pajak seiring dengan keluarnya Surat Edaran Dirjen Pajak No SE-15/PJ/2018 tentang Kebijakan Pemeriksaa


Tiga Bulan Baru Efektif

Tiga Bulan Baru Efektif

Efek kenaikan tarif pajak penghasilan (PPh) pasal 22 impor diperkirakan baru terasa pada Desember 2018 atau awal tahun depan.


Peningkatan PPh Impor ,Jangan Sampai Ganggu Akses Pasar

Peningkatan PPh Impor ,Jangan Sampai Ganggu Akses Pasar

Untuk mengendalikan impor, pemerintah tengah mengkaji kenaikan tarif pajak penghasilan (PPh) impor sejumlah produk.


Impor Melonjak, Neraca Defisit

Impor Melonjak, Neraca Defisit

Impor yang meningkat tajam kembali membuat neraca perdagangan Indonesia defisit. Pada Juli 2018, neraca perdagangan mengalami defisit USD 2,03 miliar.


Produksi Seret, Revisi UU Mendesak

Produksi Seret, Revisi UU Mendesak

Produksi minyak dan gas bumi (migas) menunjukkan tren menurun. Padahal, tingkat konsumsi semakin meningkat.


Dana Asing Kembali Masuk Pasar

Dana Asing Kembali Masuk Pasar

Kepercayaan investor asing kepada Indonesia kembali meningkat.


Produksi Kopi Indonesia Kian Meningkat

Produksi Kopi Indonesia Kian Meningkat

Kopi berkualitas yang dihasilkan dari beberapa daerah di Indonesia, semakin diakui dan diminati oleh dunia.


Asuransi Syariah Terus Meningkat

Asuransi Syariah Terus Meningkat

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus menggenjot bisnis unit usaha syariahnya.


Penggunaan Uang Elektronik Meningkat

Penggunaan Uang Elektronik Meningkat

Peningkatan transaksi selalu terjadi saat momen Lebaran. Termasuk yang menggunakan uang elektronik.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!