Ekonomi
Share this on:

Peraturan Panel Surya Atap Hambat Investasi

  • Peraturan Panel Surya Atap Hambat Investasi
  • Peraturan Panel Surya Atap Hambat Investasi

JAKARTA - Kementerian ESDM berencana mengeluarkan aturan tentang penggunaan panel surya atap (solar rooftop). Sayangnya, rancangan peraturan menteri (permen) itu malah memuat aturan yang menghambat investasi panel surya atap.

Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa menyatakan, setidaknya ada empat aturan dalam rancangan permen tersebut yang perlu diperbaiki. Pertama, seharusnya tidak diperlukan izin persetujuan dari PLN guna memasang panel surya atap.

’’Pelanggan listrik cukup diminta melapor kepada PLN, tetapi bukan untuk meminta persetujuan izin. Selain itu, ada ketentuan yang jelas berapa lama pelanggan akan mendapatkan kWh meter exim,’’ ujarnya kemarin (12/8).

Pihaknya juga berkeberatan bila sertifikat laik operasi (SLO) listrik surya atap disamakan dengan pembangkit listrik yang lebih besar. Sebab, listrik surya atap adalah jenis pembangkit listrik yang tidak bergerak, tidak menimbulkan bunyi, tidak mengeluarkan emisi, serta tegangannya rendah.

’’Untuk mengaturnya, pemerintah semestinya bisa menggunakan ketentuan kelaikan dalam pasal 20 Permen ESDM No 27 Tahun 2017 sebagai instalasi tenaga listrik dengan tegangan rendah,’’ tuturnya.

Pemerintah seharusnya juga tidak perlu membatasi kapasitas panel surya atap tidak lebih dari 90 persen daya listrik yang mengalir dari PLN. Namun, batasannya bisa dilakukan pada inverter yang dipakai dalam transfer daya dengan PLN.

’’Dengan inverter, pelanggan PLN bisa memproduksi listrik surya yang lebih besar dan menentukan bakal dijual ke PLN atau digunakan sendiri,’’ jelasnya.

Menurut dia, tarif yang dijual ke jaringan PLN cukup rendah karena disesuaikan menggunakan formula tarif dasar listrik (TDL) dan biaya pokok produksi (BPP) nasional. Tarif listrik surya atap pun lebih rendah.

’’Harga keekonomian listrik surya menjadi tidak menarik karena selisih nilai harga yang diterima pelanggan lebih rendah. Karena itulah, masa pengembalian (payback) dari investasinya lebih panjang,’’ papar Fabby.

Menurut dia, panel surya atap tidak mengancam bisnis BUMN setrum tersebut karena hanya menggantikan 0,5 persen dari total produksi listrik PLN selama 1 tahun. Berdasar laporan International Renewable Energy Agency (Irena) tahun lalu, potensi energi surya Indonesia mencapai 3,1 gigawatt (gw) per tahun.

Rinciannya, 1 gw untuk listrik surya atap dan 2,1 gw untuk PLTS yang dibangun di atas tanah. Jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara, penggunaan listrik tenaga surya di Indonesia masih sangat rendah di bawah 100 mw.

Di Thailand, Malaysia, Filipina, dan Singapura, pemakaiannya sudah mencapai 2.700 mw, 875 mw, dan 130 mw. (vir/c14/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Pasok Listrik ke Jatiproton dan PIER
Pasok Listrik ke Jatiproton dan PIER

Berita Berikutnya

Gandeng Nasabah Wujudkan Mimpi CSR
Gandeng Nasabah Wujudkan Mimpi CSR

Berita Sejenis

Target Pertumbuhan Lebih Rendah

Target Pertumbuhan Lebih Rendah

Pemerintah menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen dalam RAPBN 2019 masuk akal. Pertumbuhan tersebut akan bersumber dari konsumsi dan investasi.


Indonesia-Korsel Sepakati Tambah Nilai Investasi

Indonesia-Korsel Sepakati Tambah Nilai Investasi

Realisasi kerja sama ASEAN Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) bakal dipercepat.


Rupiah Terpuruk, Investasi Melambat

Rupiah Terpuruk, Investasi Melambat

Gejolak nilai tukar membuat realisasi investasi tumbuh melambat.


Tawarkan Investasi Infrastruktur ke Tiongkok

Tawarkan Investasi Infrastruktur ke Tiongkok

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menawarkan investasi berskema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) kepada calon investor di Tiongkok.


Pemerintah Ingin Tarik Lebih Banyak Investor Jepang

Pemerintah Ingin Tarik Lebih Banyak Investor Jepang

Tren investasi Jepang ke Indonesia menunjukkan perlambatan dalam kurun tiga tahun terakhir.


Investasi Digital Melonjak

Investasi Digital Melonjak

Ekonomi digital diprediksi menjadi penyokong investasi.


Investasi Online OSS Hasilkan 248 NIB

Investasi Online OSS Hasilkan 248 NIB

Sistem perizinan online terpadu atau online single submission (OSS) telah menerbitkan 248 nomor induk berusaha (NIB).


Gencar Lakukan Edukasi Investasi

Gencar Lakukan Edukasi Investasi

Pemimpin baru PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi akan membawa pasar modal menjadi pilihan investasi bagi masyarakat.


BKPM Optimistis Investasi Rp765 Triliun

BKPM Optimistis Investasi Rp765 Triliun

Realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) kuartal pertama 2018 sebesar Rp185,3 triliun


Beli Reksa Dana Makin Mudah

Beli Reksa Dana Makin Mudah

Minat masyarakat terhadap produk investasi reksa dana diprediksi meningkat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!