Ekonomi
Share this on:

Perbankan Kerek Dana Murah

  • Perbankan Kerek Dana Murah
  • Perbankan Kerek Dana Murah

SURABAYA - Perbankan terus mendorong pertumbuhan dana murah (current account savings account/CASA). Salah satunya PermataBank yang menargetkan CASA bisa tumbuh 5–10 persen hingga akhir tahun ini.

Head Retail Liability-Wealth Management and e-Channel PT Bank Permata Tbk Djumariah Tenteram menyatakan, untuk mendukung peningkatan dana murah tersebut, pihaknya mengenalkan produk tabungan baru PermataMe. Sejak launching April 2018, sudah ada pembukaan 100 ribu rekening baru.

’’Nah, dengan produk tersebut, kami optimistis dana murah bisa tumbuh. Apalagi kalau melihat capaian empat bulan terakhir, kami berkeyakinan bisa mencapai dua kali lipat dari yang sudah dicapai,’’ ujarnya di sela public expose di Gedung Bursa Efek Indonesia Surabaya kemarin (18/9).

Sejalan dengan peningkatan dana pihak ketiga tersebut, CASA akan terkerek. CASA diyakini bisa mencatat pertumbuhan 5–10 persen hingga akhir tahun nanti. Hingga Juni 2018, dana pihak ketiga membaik dengan dicatatnya kenaikan CASA 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

’’PermataMe memberikan kemudahan bertransaksi secara digital,’’ katanya. Produk baru itu menyasar generasi milenial. Selain itu, Bank Permata meluncurkan aplikasi mobile banking PermataMobile X pada Agustus 2018. Dalam aplikasi itu disematkan berbagai fitur yang dinilai memudahkan nasabah.

Sementara itu, kualitas aset menunjukkan perbaikan yang berkelanjutan ditandai dengan membaiknya rasio NPL gross dan net pada Juni 2018 sebesar 4,3 persen dan 1,5 persen. Angka itu turun dibandingkan Desember 2017 yang masih 4,6 persen dan 1,7 persen. Begitu pula jika dibandingkan Juni 2017 yang 4,7 persen dan 1,8 persen.

Keberhasilan dalam memperbaiki kualitas aset membuat kebutuhan biaya cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif turun 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 1,1 triliun. Hingga sekarang, PermataBank telah melayani 2 juta nasabah di 62 kota di Indonesia. Hingga Juni 2018, PermataBank memiliki 327 kantor cabang, 16 cabang bergerak (mobile branch), 2 payment point, dan 1.000 ATM. (res/c15/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Lebih Responsif Genjot Pasar Ekspor
Lebih Responsif Genjot Pasar Ekspor

Berita Berikutnya

Jumlah Orang Kaya Indonesia Tumbuh Pesat
Jumlah Orang Kaya Indonesia Tumbuh Pesat

Berita Sejenis

Kebutuhan Konsumtif Kerek Pinjaman Online Saat Ramadan

Kebutuhan Konsumtif Kerek Pinjaman Online Saat Ramadan

Selama Ramadan dan menjelang Lebaran 2019, diperkirakan permintaan pinjaman melalui fintech Peer-to-Perr (P2P) lending akan terus meningkat.


THR Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 5,2%

THR Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 5,2%

Kucuran dana gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) diperkirakan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal II mencapai 5,2%.


Mobil Murah Jadi Buruan Konsumen

Mobil Murah Jadi Buruan Konsumen

Tren mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC) alias mobil murah ramah lingkungan masih mendominasi pasaran mobil tahun ini.


PLN Dikucuri Kredit Sindikasi Perbankan Rp16,75 Triliun

PLN Dikucuri Kredit Sindikasi Perbankan Rp16,75 Triliun

PT PLN memperoleh kredit sindikasi Rp16,75 triliun dari perbankan.


Kapal Pesiar Mewah Sitaan Dijual 126 Juta Dolar AS

Kapal Pesiar Mewah Sitaan Dijual 126 Juta Dolar AS

Pemerintah Malaysia akan menjual kapal pesiar super (superyatch), yang diduga dibeli dengan dana curian dari dana negara 1MDB.


Mulai 1 Mei, Tarif Ojek Online Paling Murah Rp7.000

Mulai 1 Mei, Tarif Ojek Online Paling Murah Rp7.000

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi mengumumkan nominal tarif ojek online (Ojol) mulai 1 Mei mendatang.


Menteri Rini Pastikan Sewa Lapak Rest Area Murah

Menteri Rini Pastikan Sewa Lapak Rest Area Murah

Tingginya sewa lapak rest area sempat dikeluhkan pelaku UMKM di sejumlah daerah yang terlewati Tol Trans Jawa.


Industri 4.0 Kerek Produksi Sektor Pertanian

Industri 4.0 Kerek Produksi Sektor Pertanian

Industri 4.0 telah masuk ke Indonesia terutama di sektor pertanian.


Fintech Jadi Ancaman Perbankan

Fintech Jadi Ancaman Perbankan

Sejumlah perbankan nasional mulai 'takut' melihat perkembangan perusahaan financial technology (fintech) yang tumbuh subur di Indonesia.


Tambah Dana Pasang Listrik Gratis

Tambah Dana Pasang Listrik Gratis

Tahun ini rasio elektrifikasi ditargetkan bisa meningkat menjadi 99,9 persen.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!