Ekonomi
Share this on:

Performa Tepat Waktu Jetstar Meningkat

  • Performa Tepat Waktu Jetstar Meningkat
  • Performa Tepat Waktu Jetstar Meningkat

JAKARTA - Lembaga analisis penerbangan udara OAG merilis peringkat Punctuality League 2018 dan menempatkan Jetstar Asia di urutan teratas untuk Negara Singapura.

Prestasi yang diraih Jetstar Asia tersebut menyusul capaian sebelumnya. Yakni, penghargaan sebagai satu-satunya maskapai penerbangan dari Asia Pasifik yang mendapatkan peringkat bintang 5 untuk ketepatan waktu pada 2017.

Di antara total 250 maskapai penerbangan berbiaya rendah di dunia, Jetstar Asia berada di peringkat ke-2 dalam performa ketepatan waktu dengan penilaian 86,5 persen. Laporan terbaru juga menyatakan bahwa Jetstar Asia naik enam peringkat dari sebelumnya berada pada peringkat ke-14.

Jetstar Asia kini menempati peringkat ke-8 sebagai maskapai penerbangan paling tepat waktu di dunia.

Peringkat itu berdasar 57 juta catatan penerbangan yang diambil dari data sepanjang 2017 untuk maskapai penerbangan dan bandara terbesar di dunia. Tepat waktu didefinisikan sebagai penerbangan yang tiba tidak lebih dari 15 menit dari waktu yang dijadwalkan.

CEO Jetstar Asia Bara Pasupathi menyatakan, sebagai grup maskapai penerbangan terbesar kedua yang beroperasi di Changi Airport Singapura, ribuan pelanggan Jetstar berharap sampai ke tujuan mereka tepat waktu.

”Dengan lebih dari 600 layanan setiap minggu di Changi, mendapatkan penghargaan tertinggi untuk ketepatan waktu menggarisbawahi betapa pentingnya pelanggan bagi kami,” ujarnya. (agf/c16/sof/jpg)

Berita Sebelumnya

Targetkan Tambah 18,8 Juta Peserta
Targetkan Tambah 18,8 Juta Peserta

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Alokasi KUR 60 Persen untuk UMKM

Alokasi KUR 60 Persen untuk UMKM

Pemerintah menggaransi tahun depan 60 persen alokasi kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor produktif. Itu meningkat dari tahun ini di kisaran 50 persen.


Impor Migas Dominasi Defisit

Impor Migas Dominasi Defisit

Bank Indonesia (BI) mencatat defisit neraca transaksi berjalan kuartal tiga 2018 meningkat.


Pasar MPV Medium Jenuh, Segmen SUV Membesar

Pasar MPV Medium Jenuh, Segmen SUV Membesar

Market sport utility vehicle (SUV) diprediksi terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.


2022 Puncak Pasokan Gas Bumi

2022 Puncak Pasokan Gas Bumi

Kebutuhan gas domestik terus meningkat. Bahkan, berdasar neraca gas Indonesia, ada dua skenario impor gas.


Jumlah Orang Kaya Indonesia Tumbuh Pesat

Jumlah Orang Kaya Indonesia Tumbuh Pesat

Jumlah orang kaya Indonesia dengan kepemilikan aset di atas USD 1 juta atau sekitar Rp 14,9 miliar terus meningkat.


Subsidi Energi Membengkak

Subsidi Energi Membengkak

Realisasi subsidi energi tahun ini diperkirakan meningkat menjadi Rp149 triliun.


Kebijakan Pemerintah Tepat

Kebijakan Pemerintah Tepat

Pakar perdagangan internasional Shanti Ramchand Shamdasani menilai langkah pemerintah Indonesia sudah tepat dalam mengambil kebijakan ekonomi makro.


Impor Melonjak, Neraca Defisit

Impor Melonjak, Neraca Defisit

Impor yang meningkat tajam kembali membuat neraca perdagangan Indonesia defisit. Pada Juli 2018, neraca perdagangan mengalami defisit USD 2,03 miliar.


Produksi Seret, Revisi UU Mendesak

Produksi Seret, Revisi UU Mendesak

Produksi minyak dan gas bumi (migas) menunjukkan tren menurun. Padahal, tingkat konsumsi semakin meningkat.


Dana Asing Kembali Masuk Pasar

Dana Asing Kembali Masuk Pasar

Kepercayaan investor asing kepada Indonesia kembali meningkat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!