Ekonomi
Share this on:

Permerintah Janji Tindak Tegas Spekulan Beras

  • Permerintah Janji Tindak Tegas Spekulan Beras
  • Permerintah Janji Tindak Tegas Spekulan Beras

JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan menindak pedagang yang tidak mau menjual beras medium. Pasalnya, pemerintah melalui Perum Bulog, telah melakukan operasi pasar beras medium.

"Kalau pedagang tidak mau jual spekulatif, itu menyusahkan rakyat. Kami akan tindak tegas. Kita ada Satgas Pangan," ujar Enggartiasto, saat melakukan pelepasan Operasi Pasar Beras Medium Harga Rp9.300 per Kilogram, di Gudang Bulog Jakarta, Selasa (9/1).

Lebih lanjut ia mengatakan operasi pasar merupakan bagian dari perluasan beras yang akan dijual. Dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 tahun 2017, harga jual beras medium tidak boleh melebihi HET Rp9.450. Namun beberapa waktu lalu sempat mencapai Rp11 ribu. Atau di atas HET yang ditetapkan pemerintah.

Operasi Pasar yang dilakukan pemerintah melalui Perum Bulog, dalam rangka stabilisasi harga pangan, khususnya harga beras, dilakukan Bulog di seluruh wilayah Indonesia."Kami akan wajibkan pedagang yang telah ditetapkan pemerintah, untuk menjual beras itu. Kalau tidak mau, patut diduga dia menikmati kenaikan harga yang tidak wajar," ujarnya.

Untuk Jakarta, pada Selasa (9/1) sebanyak 6.500 ton beras medium digelontorkan ke pasar tradisional. Begitu kurang, ia menjamin akan segera mengirim kembali. "Berapa saja kebutuhannya. Suplai beras kami pastikan kami kirim. Ada 150 staf kemendag di daerah, satgas pangan sub drive juga standby di lapangan," ujar Enggartiasto.

Diirnya mengaku bertemu Wagub DKI Sandiaga Uno yang juga sebagai Ketua Umum Asosiasi Pasar. ”Beliau akan menindaklanjuti dan memantau apa yang menjadi program kita. Kita akan lihat, dalam 1 sampai 2 hari, harga akan turun. Kalau belum akan kita cek,” imbuhnya.

Enggartiasto menambahkan, mekanisme pasar akan bicara dengan adanya beras medium ini. Operasi Pasar ditujukan buat masyarakat yang membutuhkan beras medium. "Kami sangat peduli. Karena itu pemerintah melakukan intervensi pasar. Bulog melakukan suplai dan melakukan stabilisasi harga. Semua ini dalam pengawalan satgas dan kemendag. Juga koordinasi dengan disperindag. Karena ini menyeluruh kita akan penetrasi. Kapolri mendukung. Satgas Pangan menjaga stabilitas harga," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, pihaknya atas instruksi Menteri Perdagangan dan pengawalan Satgas Pangan Indonesia, kembali me-relaunching dan memperluas operasi pangan untuk melakukan stabilisasi harga.

"Ini relaunching sekaligus perluasan operasi pasar. Sebagaimana hasil rapat koordinasi, kita sama-sama melihat adanya pergerakan harga beras yang perlu dikendalikan. Kami sejak November atas perintah pak menteri sudah melakukan operasi pasar. Namun melihat cakupan luasan, masih belum mampu," jelas Djarot. (dai/jpg)


Berita Sebelumnya

Pacu Bisnis Syariah di Timur
Pacu Bisnis Syariah di Timur

Berita Berikutnya

2018, Tahun yang Tepat Untuk Investasi
2018, Tahun yang Tepat Untuk Investasi

Berita Sejenis

Pengadaan Terpengaruh Akhir Panen

Pengadaan Terpengaruh Akhir Panen

Berakhirnya musim panen padi memengaruhi kinerja pengadaan beras dan gabah Bulog tahun ini.


Menkeu Janji Jaga Inflasi dan Belanja

Menkeu Janji Jaga Inflasi dan Belanja

Minimnya penyerapan belanja pemerintah dan tingginya inflasi akibat kebijakan menjadi handicap pertumbuhan ekonomi pada semester pertama.


Pangkas Rantai Distribusi Beras

Pangkas Rantai Distribusi Beras

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong pemangkasan rantai distribusi beras.


Perusda Umbar Janji Sumbang PAD Hingga Rp90 Miliar

Perusda Umbar Janji Sumbang PAD Hingga Rp90 Miliar

Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), pemerintah provinsi (pemprov) melakukan telaah dan inventarisasi sumber-sumber yang ada.


Ancam Obyek Vital, Tindak Tegas Pendemo

Ancam Obyek Vital, Tindak Tegas Pendemo

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan menindak tegas berbagai upaya yang dapat menganggu kegiatan ekonomi di obyek-obyek vital.


Pengusaha Tunggu Revisi UU Pajak Penghasilan

Pengusaha Tunggu Revisi UU Pajak Penghasilan

Kalangan dunia usaha kini menantikan tindak lanjut reformasi perpajakan yang menyasar revisi UU Pajak Penghasilan.


Perbankan Nasional Lebih Tahan Krisis

Perbankan Nasional Lebih Tahan Krisis

OJK) mengeluarkan tiga peraturan OJK (POJK) sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang UU PPKSK.


OJK Tindak Tegas Fraud Perbankan

OJK Tindak Tegas Fraud Perbankan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menindak tegas PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).


Serap Gabah, Bulog Siapkan Dana Rp 30 Triliun

Serap Gabah, Bulog Siapkan Dana Rp 30 Triliun

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) menyiapkan anggaran Rp 30 triliun untuk menyerap gabah dan beras dari petani tahun ini.


Pajak Progresif Tekan Spekulan

Pajak Progresif Tekan Spekulan

Pengembang menanti kepastian rencana pemerintah yang memberlakukan pajak progresif untuk lahan tidak produktif.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!