Ekonomi
Share this on:

Permintaan Naik, Harga Daging Bertahan

  • Permintaan Naik, Harga Daging Bertahan
  • Permintaan Naik, Harga Daging Bertahan

SURABAYA - Permintaan daging sapi segar selama Ramadan meningkat. Meski begitu, harga daging tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan. Sebab, ada rembesan daging impor yang masuk.

Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jawa Timur Muthowif menyatakan, sebelum puasa, jumlah sapi yang dipotong di rumah pemotongan hewan di Surabaya mencapai 155 ekor per hari. Memasuki Ramadan, jumlahnya meningkat menjadi 175 ekor per hari.

”Jadi, ada kenaikan permintaan sekitar 10 persen,” ujarnya kemarin (24/5).

Diperkirakan, permintaan terus meningkat pada minggu keempat. ”Mulai H-3, jumlah sapi yang dipotong bisa mencapai 225 ekor per hari,” katanya. Namun, jumlahnya akan terus berkurang setelah Lebaran. Apalagi, rumah pemotongan hewan juga tidak beroperasi selama beberapa hari.

Tingginya permintaan daging sapi segar tersebut tidak menekan harga. Bahkan, harganya cenderung bertahan. Untuk kualitas bagus, daging dihargai Rp125 ribu per kg. Untuk kualitas di bawahnya, harganya Rp100.000 hingga Rp110.000 per kg.

”Harga daging masih bertahan. Cenderung tidak ada kenaikan pada awal Ramadan hingga memasuki minggu kedua,” jelasnya.

Salah satu penyebab harga tidak naik, rembesan daging impor. Menurut dia, daging impor, baik daging kerbau beku dari India maupun daging sapi beku dari Australia, diperjualbelikan di Jatim. ”Pantauan teman pedagang, keberadaan daging beku impor itu terbilang merata,” ucapnya.

Lantaran ada daging impor, harga daging sapi lokal cenderung bertahan. Apabila harganya naik, daging sapi lokal justru akan kehilangan pembeli. ”Pembeli tentu memilih harga yang lebih murah,” ungkapnya. Harga sapi timbang hidup tercatat masih bertahan Rp43.000-45.000 per kg.

Selain itu, banyak sapi dari luar Jatim yang masuk. Antara lain, dari Jateng, NTT, dan NTB. Biasanya, sapi-sapi tersebut dikirim ke Jakarta. ’’Tapi, karena harga di Jakarta tidak menguntungkan, karena banyak daging beku impor, dipotong di Jatim,’’ jelasnya. (res/c20/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tiket Mahal, Menhub Budi Lepas Tanggung Jawab

Tiket Mahal, Menhub Budi Lepas Tanggung Jawab

Mahalnya harga tiket maskapai penerbangan nasional tidak hanya dirasakan masyarakat biasa saja.


Undang Maskapai Asing Tak Selesaikan Masalah

Undang Maskapai Asing Tak Selesaikan Masalah

Rencana pemerintah bakal mengundang maskapai asing untuk menyelesaikan masalah harga tiket pesawat mahal dipandang tidak tepat.


Harga Bahan Pangan Masih Mahal

Harga Bahan Pangan Masih Mahal


Inflasi Dipengarui Harga Cabai dan Bawang

Inflasi Dipengarui Harga Cabai dan Bawang

Seperti tahun-tahun sebelumnya, inflasi Lebaran kali ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan-bulan biasa.


Pakai Platform Digital, Zakat Naik Tajam

Pakai Platform Digital, Zakat Naik Tajam

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sudah menghitung total penghimpunan zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) selama bulan Ramadan.


Usai Lebaran Harga Beras Potensi Naik

Usai Lebaran Harga Beras Potensi Naik

Sejumlah komoditas pangan relatif stabil saat Ramadan dan Lebaran 2019. Hanya cabai dan bawang merah yang mengalami lonjakan hingga Lebaran.


Transaksi E-Money di Tol Diperkirakan Naik 20 Persen

Transaksi E-Money di Tol Diperkirakan Naik 20 Persen

Bank Mandiri memperkirakan volume transaksi uang elektronik e-money di jalan tol akan mengalami kenaikan 20 persen selama periode libur Lebaran 2019.


Dikerek Konsumsi, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Naik

Dikerek Konsumsi, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Naik

Momen Ramadan dan Lebaran akan berimbas pada peningkatan pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2019.


Iuran PBI Naik Atasi Defisit BPJS

Iuran PBI Naik Atasi Defisit BPJS

Tahun ini merupakan tahun ke lima BPJS Kesehatan berdiri. Namun dapat dipastikan lembaga tersebut mengalami defisit.


Tak Ada Lonjakan Harga Pangan, Beras, Gula, Minyak Aman

Tak Ada Lonjakan Harga Pangan, Beras, Gula, Minyak Aman

Harga kebutuhan pokok di masa Ramadan relatif terkendali. Meski ada yang di atas harga eceran tertinggi (HET), tidak ada lonjakan harga signifikan.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!