Ekonomi
Share this on:

Pertamina Genjot Penjualan Elpiji Nonsubsidi

  • Pertamina Genjot Penjualan Elpiji Nonsubsidi
  • Pertamina Genjot Penjualan Elpiji Nonsubsidi

SURABAYA - Penjualan elpiji nonsubsidi, khususnya Bright Gas 5,5 kg, bakal lebih dioptimalkan tahun ini. Langkah tersebut tidak lepas dari penjualan elpiji 3 kg subsidi yang tidak tepat sasaran lantaran pengawasan yang kurang ketat.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Ibnu Chouldum menyatakan, sepanjang 2017, penjualan Bright Gas 5,5 kg mengalami pertumbuhan signifikan di Jabanusa (Jawa, Bali, Nusa Tenggara).

”Bright Gas ukuran 5,5 kg penjualannya paling tinggi pada 2017. Berhasil mencapai 250 persen dibanding tahun sebelumnya,” jelas Ibnu.

Meski peningkatannya mencapai 250 persen, perbandingan jumlah pengguna elpiji subsidi dan nonsubsidi masih berkisar 70 berbanding 30 di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

”Konsumsi elpiji subsidi 3 kg masih sangat besar. Karena itu, tahun ini kami mendorong agar masyarakat yang tidak berhak menikmati subsidi bisa beralih ke elpiji 5,5 kg,” tuturnya.

Untuk mendukung program tersebut, lanjut Ibnu, Pertamina telah memiliki aplikasi Oke Gas. Aplikasi tersebut digunakan melayani pesan antar untuk pembelian elpiji nonsubsidi.

”Agar masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan tabung gas nonsubsidi ini. Sejauh ini responsnya sangat baik,” katanya.

Ibnu mengakui, hingga kini pihaknya masih menemui kendala dalam penyaluran elpiji subsidi. Contohnya, masyarakat yang masuk kategori keluarga mampu, tetapi masih banyak yang menggunakan elpiji subsidi 3 kg.

Untuk itu, Pertamina telah membentuk tim untuk menginventarisasi agar elpiji subsidi dapat tepat sasaran. ”Selain itu, untuk mendorong penggunaan elpiji nonsubsidi, kami menyediakan program trade in, di mana tiga tabung gas elpiji 3 kg bisa ditukar dengan satu tabung gas Bright Gas 5,5 kg,” ujar Ibnu.

Pertamina MOR V menyatakan kesiapannya untuk mengawal kebijakan pemerintah terkait penertiban konsumsi elpiji subsidi 3 kg. ”Kalau pemerintah minta distribusi tertutup, kami siap laksanakan. Tapi, tetap pihak kami akan melakukan evaluasi. Kami mengurangi subsidi dengan harapan nonsubsidi juga akan meningkat,” tandasnya. (car/c21/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

BUMN Bantu UKM Naik Kelas
BUMN Bantu UKM Naik Kelas

Berita Berikutnya

Harga Cabai Ancam Inflasi
Harga Cabai Ancam Inflasi

Berita Sejenis

Harga Minyak Terus Melorot, Pertamina Mulai Bor Sumur di Blora

Harga Minyak Terus Melorot, Pertamina Mulai Bor Sumur di Blora

Pertumbuhan ekonomi global yang melemah memengaruhi penurunan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) pada November 2018.


Laba Pertamina Anjlok

Laba Pertamina Anjlok

Ditahannya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar berimbas pada pendapatan PT Pertamina (Persero).


Laba Tekor Rp30 Triliun

Laba Tekor Rp30 Triliun

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat laba bersih PT Pertamina (Persero) hingga kuartal tiga 2018 hanya mencapai Rp5 triliun.


Pertamina Belum Ajukan Penyesuaian

Pertamina Belum Ajukan Penyesuaian

PT Pertamina (Persero) belum mengajukan rencana penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi.


Nissan Terra Pertama Mengaspal di Tegal

Nissan Terra Pertama Mengaspal di Tegal

Nissan Datsun Tegal menyerahkan unit Nissan Terra kepada customer pertama di wilayah penjualan Jawa Tengah (Jateng).


Harga BBM Nonsubsidi Harus Disesuaikan

Harga BBM Nonsubsidi Harus Disesuaikan

Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan drastis. Akhir November berada di kisaran USD 51,48 per barel.


Skutik Premium Makin Diminati

Skutik Premium Makin Diminati

Pertumbuhan penjualan kendaraan roda dua mengalami banyak perubahan. Produk-produk dengan harga premium makin diminati.


Pasar Fleet Naik 15 Persen

Pasar Fleet Naik 15 Persen

Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh 10,85 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.


Gencar Garap Pasar Ekspor

Gencar Garap Pasar Ekspor

Semen Indonesia (SMGR) aktif menggarap pasar luar negeri untuk meningkatkan penjualan.


Otsuka Bikin Pabrik Baru di Pasuruan

Otsuka Bikin Pabrik Baru di Pasuruan

Kontribusi penjualan Soyjoy terhadap PT Amerta Indah Otsuka (AIO) belum begitu optimal.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!