Ekonomi
Share this on:

PLN Kekurangan LNG

  • PLN Kekurangan LNG
  • PLN Kekurangan LNG

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperkirakan kebutuhan gas alam cair (LNG) untuk pembangkit listrik akan defisit 101 kargo hingga 2027. Pihaknya kini terus mencari pasokan LNG dari beberapa produsen guna menutup kekurangan itu.

Kepala Divisi Pengadaan BBM dan Gas Bumi PLN Chairani Rachmatullah menyatakan, baru 60 di antara 161 kargo gas kebutuhan hingga 10 tahun yang sudah memiliki kontrak dalam kurun waktu tersebut. Pasokan gas itu berasal dari Proyek Tangguh yang digarap BP di Papua Barat, sedangkan sisa kebutuhan masih dicari.

Salah satunya berasal dari kontrak jangka panjang dengan PT Pertamina. Saat ini kontrak antara PLN dan Pertamina berakhir 2022. ’’Kami belum ada kontrak panjang sama Pertamina, cuma lima tahun. Nanti kami perpanjang,’’ ujarnya kemarin (4/11).

Targetnya, 101 kargo tersebut bisa diperoleh Pertamina dari PT Badak NGL di Bontang, Kalimantan Timur. Di sisi lain, SKK Migas memberikan alokasi LNG untuk PLN tahun ini 51 kargo. Sebanyak 31 kargo berasal dari Bontang dan 20 kargo dari Tangguh.

PLN pun mendapatkan tambahan 4,7 kargo LNG lagi tahun ini. Perinciannya, 2,7 kargo dari PT Badak NGL di Bontang, 1 kargo dari Proyek Tangguh di Papua Barat, dan 1 kargo lagi dari PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) di Sulawesi Tengah.

Tambahan itu diperlukan lantaran pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PLN berbahan bakar batu bara banyak yang rusak. Salah satunya adalah PLTU Paiton unit 6 di Probolinggo, Jawa Timur. Akibatnya, PLN harus menggunakan pembangkit berbahan bakar gas agar suplai listrik kepada masyarakat tidak terganggu. (vir/c22/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Kembangkan Slot Jalur Selatan
Kembangkan Slot Jalur Selatan

Berita Berikutnya

Harga Batu Bara Terus Melorot
Harga Batu Bara Terus Melorot

Berita Sejenis

PLN Tidak Kurangi Proyek Infrastruktur Listrik

PLN Tidak Kurangi Proyek Infrastruktur Listrik

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) harus mengatur kembali pembiayaan pembangunan proyek ketenagalistrikan.


Harga Batu Bara Gerus Laba PLN

Harga Batu Bara Gerus Laba PLN

Capaian laba bersih PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) pada 2017 menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.


Tidak Bebani Keuangan PLN

Tidak Bebani Keuangan PLN

Tarif listrik yang tidak akan naik hingga akhir 2019 bisa berdampak pada beban keuangan PT Perusahaan Listrik Negara (persero).


Listrik Mati 9 Jam, Pelanggan Dapat Kompensasi

Listrik Mati 9 Jam, Pelanggan Dapat Kompensasi

Perusahaan Listrik Negara Cabang Kalsel-Teng rayon Pangakalan Bun, mengelar konferesi pers, terkait blank-nya jaringan PLN di Kabupaten Kotawaringin Barat.


Konsisten Terapkan GCG, PLN Raih Indonesia Trusted Companies 2017

Konsisten Terapkan GCG, PLN Raih Indonesia Trusted Companies 2017

PLN meraih prestasi sebagai ”Indonesia Trusted Companies 2017” pada Penghargaan dan Konferensi Corporate Governance Perception Index (CGPI) ke-16.


PLN Tekan Harga Listrik Swasta

PLN Tekan Harga Listrik Swasta

PT Perusahaan Listrik Negara berusaha menekan harga beli listrik dari independent power producer (IPP/pengembang listrik swasta) di Pulau Jawa.


PLN Pastikan Tak Akan Jual Saham

PLN Pastikan Tak Akan Jual Saham

Direktur Utama PLN Sofyan Basir memastikan, perusahaannya 100 persen milik negara.


Sebelas Produsen Listrik EBT Teken PPA

Sebelas Produsen Listrik EBT Teken PPA

Setelah tertunda, sebelas produsen listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT) akhirnya meneken perjanjian penjualan listrik dengan PLN.


Kenaikan Tarif Listrik Rentan Timbulkan Penduduk Miskin Baru

Kenaikan Tarif Listrik Rentan Timbulkan Penduduk Miskin Baru

Penyesuaian tarif dasar listrik (TDL) kembali dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) per tanggal 1 Mei 2017.


Naikkan Tarif Listrik, Pemerintah Hemat Rp22 Triliun

Naikkan Tarif Listrik, Pemerintah Hemat Rp22 Triliun

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah tiga kali menaikkan tarif dasar listrik kelompok daya 900 VA tahun ini.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!