• Home
  • Berita Ekonomi
  • Prabowo-Sandi Minta BUMN Tak Dipolitisasi dan Jadi World Class Company

Ekonomi
Share this on:

Prabowo-Sandi Minta BUMN Tak Dipolitisasi dan Jadi World Class Company

  • Prabowo-Sandi Minta BUMN Tak Dipolitisasi dan Jadi World Class Company
  • Prabowo-Sandi Minta BUMN Tak Dipolitisasi dan Jadi World Class Company

JAKARTA - Dalam debat terakhir pemilihan presiden (Pilpres) 2019 ini, Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno menghadapi enam segmen yang telah disiapkan. Lalu pada segmen keempat dan kelima Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno melakukan debat terbuka.

Kedua pasangan calon saling memberikan pertanyaan serta tanggapan satu sama lain. Pada segmen kelima, Sandiaga Uno menanyakan perihal bagiamana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar tidak dipolitisasi dan bisa menjadi world class company.

Menanggapi pertanyaan yang diajukan Sandiaga Uno, Jokowi menegaskan bahwa BUMN harus berani keluar kandang.

BUMN harus menjadi pionir dalam membuka pasar dan melakukan kerja sama, agar nantinya pihak swasta bisa mengikuti.

Jokowi juga mengatakan bahwa perusahaan di Indonesia sudah banyak yang mengerjakan proyek besar, salah satunya PT INKA yang mengekspor kreta api ke Bangladesh.

BUMN kita harus berani keluar kandang, untuk menjadi pionir ke luar negeri, membuka pasar, membuka jaringan, membukanetworking, sehingga swasta bisa masuk dan mengikuti. Dengan kekuatan holding yang besar bisa lebih mudah mencari perusahaan mencari modal, dan kita tahu sudah mulai perusahaan karya kita mengerjakan pekerjaan besar di timur tengah.

"Baik berupa infrastruktur, perumahan, dan juga pabrik PT INKA kita telah mengekspor kereta api ke Bangladesh dengan jumlah yang tidak sedikit," tutur Jokowi.

Dengan BUMN yang berada di garis terdepan, Jokowi yakin nantinya pihak swasta akan mengikuti dan bisa ikut memancing agar perusahaan-perusahaan kecil bisa terlibat dan menghasilkan keuntungan ekonomi bagi Indonesia. Kalau semua ini kita lakukan, swasta ikut di belakangnya, inilah yang namanya Indonesiain Corporation.

"Dengan itu yang kecil-kecil akan ikut di belakangnya dan ketarik semuanya, ekonomi kita akan menjadi besar apabila kita melakukan apa yang tadi saya bicarakan," ujarnya.

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai badan usaha milik negara (BUMN) adalah benteng terakhir perekonomian Indonesia. "BUMN adalah benteng terakhir ekonomi Indonesia, tetapi kita melihat benteng-benteng itu goyah," kata Prabowo dalam Debat.

Hal itu dikatakannya menyusul langkah pemerintah yang akan membentuk perusahaan induk (holding) penerbangan yang akan merugikan maskapai dan industri penerbangan nasional. Prabowo mempertanyakan mengapa PTGaruda Indonesia sebagai maskapai nasional bisa kalah bersaing dengan penerbangan swasta.

"Kenapa swasta lebih hebat dari Garuda," katanya.

Dia juga menyebutkan hasil studi Bloomberg bahwa agar balik modal,Garuda harus mengangkut penumpang hingga 120 persen, sementara Jepang hanya 60 persen. "Kalau begini terus, bagaimana bisa untung apalagi mau bikinholding-holdingtidak dikelola dengan baik, ini merisaukan," katanya. (frs/zul/fin)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Investor Asing Tunda Berinvestasi di Indonesia

Investor Asing Tunda Berinvestasi di Indonesia

Aksi massa 21 dan 22 Mei yang berujung ricuh membuat investor asing menunda menanamkan modalnya di Indonesia.


Amerika Bikin Surplus, Tiongkok Buat Defisit

Amerika Bikin Surplus, Tiongkok Buat Defisit

Kementerian Perdagangan mencatat terjadi defisit neraca ekspor dan impor April 2019 menunjukkan defisit cukup tinggi sebesar USD 2,5 miliar.


Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Bank Indonesia bekerjasama dengan Perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyediakan lebih dari 100 layanan gerak Uang Elektronik (UE) di sejumlah rest area


Kebutuhan Konsumtif Kerek Pinjaman Online Saat Ramadan

Kebutuhan Konsumtif Kerek Pinjaman Online Saat Ramadan

Selama Ramadan dan menjelang Lebaran 2019, diperkirakan permintaan pinjaman melalui fintech Peer-to-Perr (P2P) lending akan terus meningkat.


Bandel Tak Turunkan Tarif, Izin Maskapai Bisa Dicabut

Bandel Tak Turunkan Tarif, Izin Maskapai Bisa Dicabut

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan warning kepada maskapai penerbangan jika sampai, Jumat (17/5) hari ini, tidak menurunkan tarif batas atas (TBA).


Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Investasi elektronika dan telematika di Indonesia mulai mengepakan sayapnya, meski belum sebesar industri manufaktur.


Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Akumulasi utang pemerintah mengalami kenaikan sebesar Rp4.528 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp4.180 triliun.


Indonesia Waspadai Kelanjutan Perang Dagang AS dan China

Indonesia Waspadai Kelanjutan Perang Dagang AS dan China

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China akan berkelanjutan.


31 Mei Diprediksi Puncak Konsumsi BBM

31 Mei Diprediksi Puncak Konsumsi BBM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi puncak konsumsi BBM lebaran terjadi, Jumat (31/5) atau H-5 Idul Fitri 1440 H.


YLKI Ragu Maskapai Turunkan Tarif Pesawat 12-16 Persen

YLKI Ragu Maskapai Turunkan Tarif Pesawat 12-16 Persen

Setelah mendapat tekanan dan protes dari berbagai pihak, akhirnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurunkan tarif batas atas (TBA) pesawat 12-16 persen.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!