Ekonomi
Share this on:

Progres Tol Langit Sudah 94,5 Persen

  • Progres Tol Langit Sudah 94,5 Persen
  • Progres Tol Langit Sudah 94,5 Persen

JAKARTA - Penyelesaian proyek Palapa Ring milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tinggal menghitung hari. Proyek yang akrab disebut tol langit ini dibagi menjadi tiga bagian, yakni Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur.

Saat ini, proyek Palapa Ring Timur, terdapat empat provinsi prioritas. Yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, Papua Barat dan Maluku. Progresnya sejauh ini sudah 94,5 persen, Kata Dirut BAKTI Kominfo Anang Latif di Jakarta, Rabu (20/3).

Pembangunan jaringan serat optik BAKTI Kemkominfo, Palapa Ring diklaim akan menghadirkan internet merata dan cepat di seluruh penjuru Indonesia. Anang menargetkan masa konstruksi Palapa Ring Timur akan selesai pada pertengahan tahunini. Sebab, pada beberapa wilayah seperti Papua mengalami hambatan teknis.

"Ini (Papua) satu-satunya lokasi yang kami harus mengarahkan sampai menggunakan 6 helikopter untuk logistik material. Jadi membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses pengerjaan," jelasnya.

Ditambah lagi, bencana banjir bandang yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Sentasi, Provinsi Papua. Imbasnya, menghambat logistik material untuk pembangunan Palapa Ring ini.

"Bagi yang belum paham, konsep Palapa Ring adala membuat jalan tol langit. Pengguna jalan tolnya sendiri secara langsung dari operator telekomunikasi seperti Telkom, Telkomsel, XL maupun Indosat yang menggunakan jaringan tersebut," terangnya.

Pada 2015, dari 514 kabupaten dan kota, hanya 400 daerah yang baru terjangkau dengan jaringan serat optik. Sehingga ada 114 daerah yang belum terjangkau.

Di hari yang sama, Menkominfo Rudiantara mencoba jaringan Palapa Ring dengan melakukan video call bersama dua nelayan di Selat Lampa Kabupaten Natuna Kepulauan Riau. Dari layar terlihat, dua nelayan bernama Safarudin dan Sahidan yang sedang berada di tengah laut tengah menggenggam layar smartphone-nya. Keduanya lalu memperkenalkan diri.

"Perkenalkan saya Sahidan, umur saya 41 tahun dan saya berasal dari pulau Tiga Natuna dan ini kawan saya Safarudin kami sedang berada di Selat Lampa," ujar Sahidan via video call.

Selain mengucapkan terima kasih, Sahidan juga punya permintaan lain. Ia dan nelayan lainnya meminta kepada Menkominfo untuk memberikan aplikasi pendeteksi keberadaan ikan atau aplikasi nelayan pintar.

"Supaya pendapatan kami lebih menguntungkan. Ini demi anak isteri kami Pak," pintanya.

Rudiantara juga melakukan video call dengan Bupati Morotai Benny Laos dan rakyat Morotai. Kepada Menkominfo, Benny mengucapkan terimakasih, karena berkat Palapa Ring, akses internet di Rumah Sakit dan Kantor Pemerintah bisa berjalan dengan maksimal.

"Berkat Palapa Ring, akses internet software di instalasi rawat inap bisa berfungsi, dan jaringan internet 4G sudah ada di kantor pemerintahan sehingga kegiatan kami bisa maksimal," tandas Benny dari ujung monitor. (fin/tgr/zul)

Berita Sebelumnya

Hari Pertama Pelunasan BPIH Sepi
Hari Pertama Pelunasan BPIH Sepi

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemerintah Targetkan Kepemilikan Utang Asing 20 Persen

Pemerintah Targetkan Kepemilikan Utang Asing 20 Persen

Saat ini kepemilikan utang asing dalam Surat Utang Negara (SUN) di Indonesia mencapai Rp1.005 triliun atau 38,49 persen.


Pemerintah Pastikan Harga Cabai Tak Lagi Pedas

Pemerintah Pastikan Harga Cabai Tak Lagi Pedas

Musim kemarau sudah mulai berakhir. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga cabai akan berangsur-angsur stabil.


Impor Naik 34,96 Persen di Juli 2019

Impor Naik 34,96 Persen di Juli 2019

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor sepanjang bulan Juli masih tinggi, yakni 34,96 persen menjadi 15,51 miliar dolar


Ribetnya Regulasi Bikin Hambat Investasi

Ribetnya Regulasi Bikin Hambat Investasi

Bank Indonesia (BI) menyebutkan investasi di kuartal II tahun ini bergerak tipis 5,01 persen atau lebih rendah


Tim Independen PLN Belum Temukan Penyebab Blackout

Tim Independen PLN Belum Temukan Penyebab Blackout

Seminggu sudah berlalu insiden mati listrik massal alias blackout.


Defisit Transaksi Berjalan 3,04 Persen Masuk Bahaya

Defisit Transaksi Berjalan 3,04 Persen Masuk Bahaya

Bank Indonesia (BI) mencatat defisit neraca transaksi berjalan pada kuartal II 2019 sebesar 8,4 miliar dolar AS atau setara 3,04 persen


Mati Listrik Massal Rontokkan Pendapatan Ojol Hingga 50 Persen

Mati Listrik Massal Rontokkan Pendapatan Ojol Hingga 50 Persen

Pemadaman listrik secara massal yang terjadi di Pulau Jawa dan sejabodetabek bukan hanya dikeluhkan oleh para pelaku usaha besar ataupun UMKM


Perang Dagang Amerika Serikat dengan Cina Kembali Memanas

Perang Dagang Amerika Serikat dengan Cina Kembali Memanas

Presiden AS Donald Trump mengancam, akan menjatuhkan tarif tambahan 10 persen senilai 300 miliar dolar AS terhadap impor Cina terhitung mulai 1 September 2019.


Infrastruktur Disubsidi, Pemerintah Pastikan Rest Area Tol Semakin Baik

Infrastruktur Disubsidi, Pemerintah Pastikan Rest Area Tol Semakin Baik

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan pengelolaan jalan tol semakin membaik.


Cabai Sumbang Inflasi 0,20 Persen di Juli 2019

Cabai Sumbang Inflasi 0,20 Persen di Juli 2019

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi bulan Juli sebesar 0,31 persen. Kelompok makanan menyumbang inflasi paling besar sebesar 0,17 persen.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!