Ekonomi
Share this on:

Properti Komersial Masih Diminati

  • Properti Komersial Masih Diminati
  • Properti Komersial Masih Diminati

SURABAYA - Kebutuhan berbisnis di kalangan pelaku usaha masih tinggi. Permintaan terhadap properti komersial pun tidak pernah surut. Peluang tersebut ditangkap PT Cowell Development Tbk melalui proyek Puri City yang menjual unit komersial di dalam pusat perbelanjaan di kawasan superblok.

Chief Operation Officer PT Cowell Development Tbk Wahyu Hartanto menyatakan, ada dua tipe yang ditawarkan. Yakni, specialty shop dan shop house. Masing-masing sebanyak 81 dan 38 unit. Luas specialty shop lebih kecil. Mirip kios. Adapun shop house lebih luas.

’’Sekarang konsep pusat perbelanjaan mengarah ke lifestyle. Mayoritas untuk entertainment dan makan. Kios kecil tersebut untuk supporting,’’ ujarnya, kemarin.

Selain gaya hidup, konsep tersebut ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari para penghuni apartemen. Ada lantai khusus untuk supermarket.

Chief Marketing Officer PT Cowell Development Tbk Firdaus Fahmi menyatakan, minat investor terhadap properti komersial masih tinggi. Konsep shop house diperkirakan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor yang ingin mengembangkan bisnis.

Namun, tidak tertutup kemungkinan ada end user. ’’Kalau specialty shop pasti banyak end user,’’ katanya.

Sebagai proyek komersial yang berada dalam kawasan superblok, sebagian pembeli unit komersial merupakan repeat buyer. Utamanya dengan mempertimbangkan lokasi kawasan.

’’Selain pertimbangan berada di nol jalan MERR, juga lingkungan sekitar yang tidak jauh dari kawasan industri,’’ tuturnya.

Jika tidak dipakai sendiri, properti komersial juga bisa disewakan. Potensi sewanya bisa mencapai 8 persen tiap tahun. Selain menggenjot penjualan properti komerisal, pihaknya mendorong penjualan unit apartemen. Dari tiga tower sebanyak 1.375 unit, 80 persen unit sudah terjual.

Saat ini proyek superblok senilai Rp1 triliun tersebut masih dalam proses konstruksi. ’’Masih fondasi, bulan depan mulai upper structure,’’ tuturnya.

Pada Maret 2019 dioperasikan area komersial lebih dulu. Pada Juli 2019 dilakukan serah terima unit apartemen secara bertahap. (res/c15/fal/jpnn)


Berita Sebelumnya

Pelanggar K3 Habis Karirnya
Pelanggar K3 Habis Karirnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Importir Masih Sulit Tekan Biaya Logistik

Importir Masih Sulit Tekan Biaya Logistik

Importir masih menghadapi tingginya biaya logistik yang diperkirakan berkontribusi 30–36 persen terhadap total biaya operasional.


Minat Investasi Properti Luar Negeri Tinggi

Minat Investasi Properti Luar Negeri Tinggi

Minat membeli properti di luar negeri, rupanya, relatif lebih stabil ketimbang di dalam negeri.


Penurunan Bunga Tak Ganggu Likuiditas Bank

Penurunan Bunga Tak Ganggu Likuiditas Bank

Likuiditas perbankan diperkirakan masih aman.


Penguatan Rupiah Masih Bisa Terhambat

Penguatan Rupiah Masih Bisa Terhambat

Ditunjuknya Jerome Powell sebagai ketua Bank Sentral AS (The Fed) membuat pasar memandang bahwa sikap The Fed cenderung berhati-hati (dovish).


Perbaiki Peringkat yang Masih Merah

Perbaiki Peringkat yang Masih Merah

Indonesia memang telah meraih perbaikan peringkat yang cukup impresif.


Epson Off-road dan Camping di Kebumen

Epson Off-road dan Camping di Kebumen

Masih sekitar 1.300 kilometer lagi yang harus ditempuh team Epson Indonesia 17th Epson Roadshow.


Bentuk Holding Itu Lebih Disegani

Bentuk Holding Itu Lebih Disegani

Kalangan DPR RI menyambut baik rencana pembentukan holding BUMN. Seperti holding tambang, energi, properti, konstruksi hingga perbankan.


Market Properti Masih Tumbuh

Market Properti Masih Tumbuh

Pengembang properti Intiland Development (DILD) sukses mencatat penjualan (marketing sales) Rp3 triliun.


Siapkan Substitusi Industri Susu

Siapkan Substitusi Industri Susu

Impor masih menjadi upaya untuk memenuhi tingkat kebutuhan susu yang mencapai lebih dari 3,5 juta ton per tahun.


Susu hingga Baja Diusulkan Bebas Bea Masuk

Susu hingga Baja Diusulkan Bebas Bea Masuk

Pembahasan kerja sama bilateral Indonesia dan Australia untuk pemberlakuan tarif bea masuk nol persen masih terus bergulir.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!