Ekonomi
Share this on:

PT Lakumas Dukung Industri Tenun ATBM

  • PT Lakumas Dukung Industri Tenun ATBM
  • PT Lakumas Dukung Industri Tenun ATBM

PERALATAN – Karyawan PT Lakumas mempersiapkan peralatan sebelum dioperasionalisasikan. (pt. Lakumas for radartegal.com)

LEBAKSIU - Berdiri pada 1998 di Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati (Lakumas) merupakan satu-satunya pabrik pemintalan yang masih eksis sampai sekarang di Tegal dengan menyerap hampir 100 persen karyawan asli Tegal. Pada awalnya, pabrik ini berorientasi 100 persen ekspor ke Jepang.

PT Lakumas kemudian bertransformasi menjadi salah satu pemasok utama industri kerajinan tenun tradisional wilayah Tegal dan sekitarnya di usianya yang genap 20 tahun. Awal mula kemunculan visi ini adalah rasa keprihatinan terhadap industri sarung tenun goyor yang sangat populer di Timur Tengah dan Afrika, namun tidak mendapat tempat di rumah sendiri dan ketergantungan dengan bahan baku impor.

“Sangat disayangkan apabila sarung tenun goyor sampai punah karena bergantung bahan baku impor dan meningkatnya biaya produksi,” kata Direktur PT Lakumas Erick Halim, Kamis (7/6). Dengan mengenalkan inovasi baru dan didukung teknologi pemintalan termutakhir, PT Lakumas berkomitmen menyediakan bahan baku berkualitas terbaik.

Bahan baku tersebut diperuntukkan bagi para mitra yang tersebar di beberapa sentra produksi tenun tradisional di Provinsi Jawa Tengah. Dengan menggunakan produk-produk PT Lakumas, diharapkan bisa mengurangi ketergantungan industri tenun tradisional terhadap bahan baku impor sekaligus menjadikan industri ini lebih ramah lingkungan.

“Kita harus mendukung industri lokal, terutama tenun ATBM. Sebab, industri ini padat karya, artinya membutuhkan banyak tenaga kerja. Coba hitung berapa kepala keluarga yang bergantung pada tenun ATBM di Tegal dan sekitarnya. PT Lakumas berkomitmen mendukung industri tenun ATBM bukan hanya di Tegal saja, namun tidak menutup kemungkinan hingga ke seluruh nusantara,” ujar Erick.

Dengan menyediakan produk yang praktis, ekonomis, dan ramah lingkungan, sambung Erick, PT Lakumas berkomitmen menjadikan mitra-mitra dalam industri ini lebih kompetitif. (nam/adv)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pengusaha Dukung Perpres untuk Perbaiki Kebijakan Harga EBT

Pengusaha Dukung Perpres untuk Perbaiki Kebijakan Harga EBT

Pemerintah sedang menyiapkan perpres (peraturan presiden) untuk memperbaiki kebijakan harga Energi Baru dan Terbarukan alias EBT.


Banjir Impor, Industri Tekstil dan Produk Domestik Tidak Berdaya

Banjir Impor, Industri Tekstil dan Produk Domestik Tidak Berdaya

Banjirnya impor tekstil yang melanda Tanah Air telah membuat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) domestik tidak berdaya.


Pembatalan Rencana Kenaikan Gas Industri Rugikan Investor

Pembatalan Rencana Kenaikan Gas Industri Rugikan Investor

Pembatalan rencana kenaikan harga gas industri oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN)


Menperin Dorong Transformasi Industri Manufaktur

Menperin Dorong Transformasi Industri Manufaktur

Kementerian Perindustrian tengah menempuh sejumlah langkah strategis untuk merevitalisasi industri manufaktur di dalam negeri.


Kemenperin Bantu Fasilitasi Sertifikat Halal bagi IKM Pangan

Kemenperin Bantu Fasilitasi Sertifikat Halal bagi IKM Pangan

Mengingat umat muslim sebagai mayoritas konsumen di Indonesia, Kementerian Perindustrian mendorong para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) memiliki sertifikat


Go-Jek Dukung Upaya Pemerintah Akselerasi Pengembangan Teknologi Digital

Go-Jek Dukung Upaya Pemerintah Akselerasi Pengembangan Teknologi Digital

Chief of Public Policy & Government Relations Go-Jek Shinto Nugroho mengatakan


Kemenperin Bertekad Revitalisasi Manufaktur dan Cetak SDM Unggul

Kemenperin Bertekad Revitalisasi Manufaktur dan Cetak SDM Unggul

Selain merevitalisasi industri manufaktur, pemerintah juga menitikberatkan pada penciptaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten.


Ekspor Hasil Industri Tekstil dan Alas Kaki Sumbang Hampir USD19 Miliar

Ekspor Hasil Industri Tekstil dan Alas Kaki Sumbang Hampir USD19 Miliar

Industri tekstil, kulit dan alas kaki merupakan salah satu sektor penyumbang devisa negara yang cukup signfikan.


Tahun Depan, Manufaktur Dapat Tekanan Kuat

Tahun Depan, Manufaktur Dapat Tekanan Kuat

Industri manufaktur hingga kuartal III/2019 berakhir menunjukkan angka positif. Namun, ekonom menilai tahun depan sektor manufaktur mendapat tekanan yang cukup


Kenaikan Cukai Rokok Gerus Pendapatan Negara

Kenaikan Cukai Rokok Gerus Pendapatan Negara

Industri Hasil Tembakau (IHT) memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Karenanya, cukai rokok selama ini dapat mengerek pendapatan negar



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!