Ekonomi
Share this on:

REI Target Bangun 250 Ribu Rumah Subsidi

  • REI Target Bangun 250 Ribu Rumah Subsidi
  • REI Target Bangun 250 Ribu Rumah Subsidi

Ilustrasi.

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) menargetkan membangun 250 ribu rumah subsidi pada 2018. Hal itu menyusul masih banyaknya permintaan rumah bersubsidi dari masyarakat.

"Kebutuhan perumahan masih sangat tinggi. Backlog katanya 11 juta. Kalau market, kita tidak perlu dipusingkan. Karena kurang suplainya. Memang sebarannya harus dilihat. Jangan sebaran sedikit suply banyak," ujar Ketua Umum DPP REI Soelaeman, kemarin.

Dia optimistis target pembangunan 250 ribu rumah subsidi dapat tercapai target. Soelaeman menambahkan, pihaknya pada 2018 juga akan membangun rumah nonsubsidi.

Yakni sebanyak 200 ribu rumah. Pihaknya mengapresiasi pemerintah dalam hal ini PT TASPEN dan BTN yang ikut membantu peserta TASPEN memiliki rumah.

"Hal itu sebuah terobosan besar. Aparatur Sipil Negara semakin mudah memiliki rumah. Termasuk mereka yang mau pensiun. Kita di swasta belum tentu bisa memikirkan ini," jelasnya.

Target pembangunan ratusan ribu perumahan, buat REI bukanlah hal mustahil. Menurut Soelaeman, pihaknya mempunyai ribuan anggota. Pada 2017 tercatat sebanyak 3.357 anggota.

"Saat ini ada 3.000 orang pengembang anggota REI yang membangun perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Selain itu, masih ada 1.200 anggota yang membangun perumahan non MBR. Jadi anggota kami ada 4.000 lebih," jelas Soelaeman.

Ribuan anggota itu menurutnya ada di 34 provinsi. Karena itu sebaran pembangunan perumahan dilakukan di seluruh Indonesia. "Mau rumah subsidi dari program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan sampai rumah mewah miliaran kita ada. Kita membangun perumahan di seluruh Indonesia," pungkasnya. (dai/jpg)

Berita Sebelumnya

Bulog Rela Beli Gabah Lebih Mahal
Bulog Rela Beli Gabah Lebih Mahal

Berita Berikutnya

Ekspor-Impor Wajib Pakai Kapal Lokal
Ekspor-Impor Wajib Pakai Kapal Lokal

Berita Sejenis

Subsidi Energi Membengkak

Subsidi Energi Membengkak

Realisasi subsidi energi tahun ini diperkirakan meningkat menjadi Rp149 triliun.


Mitra Keluarga Resmikan Konter Mandiri Inhealth

Mitra Keluarga Resmikan Konter Mandiri Inhealth

Untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Mitra Keluarga Tegal meresmikan konter Mandiri Inhealth yang tersedia di loket pelayanan, Jum'at (14/9).


BUMN-Swasta Bangun Pabrik Magnesium

BUMN-Swasta Bangun Pabrik Magnesium

Kawasan Gresik Utara makin berkembang. Industri bermunculan.


Sambung Gratis, Tambah Subsidi Rp1,2 Triliun

Sambung Gratis, Tambah Subsidi Rp1,2 Triliun

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan tambahan subsidi listrik dalam RAPBN 2019 sebesar Rp 1,21 triliun.


Target Pertumbuhan Lebih Rendah

Target Pertumbuhan Lebih Rendah

Pemerintah menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen dalam RAPBN 2019 masuk akal. Pertumbuhan tersebut akan bersumber dari konsumsi dan investasi.


Hunian Tipe Kecil Paling Laris

Hunian Tipe Kecil Paling Laris

Rumah tipe kecil masih mendominasi penjualan pengembang.


Konsumsi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Konsumsi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Setelah sekian lama lesu darah, konsumsi rumah tangga akhirnya kembali menggeliat.


Tarif Tetap, Subsidi Listrik Bengkak

Tarif Tetap, Subsidi Listrik Bengkak

Depreasi nilai tukar rupiah dan melonjaknya harga minyak harus dibayar mahal.


Targetkan Harga Telur Turun Jadi Rp21 Ribu

Targetkan Harga Telur Turun Jadi Rp21 Ribu

Pemerintah mengadakan operasi pasar untuk meredam kenaikan harga telur ayam yang belakangan semakin tak terkendali.


Bukopin Optimistis Penyaluran KPR Rp 1,3 Triliun

Bukopin Optimistis Penyaluran KPR Rp 1,3 Triliun

Manajemen Bank Bukopin (BBKP) optimistis target penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Rp 1,3 triliun bisa terwujud.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!