Ekonomi
Share this on:

Relaksasi LTV Dongkrak Kinerja Perbankan

  • Relaksasi LTV Dongkrak Kinerja Perbankan
  • Relaksasi LTV Dongkrak Kinerja Perbankan

JAKARTA - Kebijakan pelonggaran Loan To Value (LTV) diharapkan bisa mendongkrak kinerja sejumlah bank yang banyak melakukan penyaluran kredit perumahan. Rencananya, Bank Indonesia (BI) menerbitkan aturan uang muka nol persen untuk pembelian rumah pertama mulai bulan depan.

Pengamat pasar modal, Edwin Sinaga menilai prospek saham perbankan masih menarik untuk dikoleksi. Pasalnya, fundamental bank secara umum masih solid dan penurunan harga sahamnya di pasar lebih dikarenakan sentimen eksternal.

"Penurunan saham yang terjadi saat ini di luar fundamental bank itu sendiri. Jika dilihat secara harga pun sebenarnya sudah sangat menarik," ujar Edwin, Senin (9/7).

Dia menegaskan kebijakan relaksasi aturan uang muka atau loan to value (LTV) yang diterbitkan BI menguntungkan perbankan yang fokus di kredit perumahan seperti BTN. "Pangsa pasar rumah subsidi juga saat ini masih banyak peminatnya. Jadi kinerja BTN masih ditunjang oleh permintaan yang tinggi dari rumah menengah bawah khususnya KPR bersubsidi," terangnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, penurunan harga saham perseroan lebih disebabkan adanya faktor global, di mana ada tiga peristiwa yang terjadi di dunia, yaitu perubahan valuta masing-masing negara, perubahan berpindahnya dana yang dari tujuan ke asal, dan adanya perubahan suku bunga.

“Semua ini dalam rangka normalisasi dan ini tidak bisa dihindari di semua negara,” tuturnya.

Menurut Maryono, meski dibayangi kondisi global yang bergejolak dan adanya kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), namun perseroan tetap optimistis target kinerja tahun ini bisa tercapai. Optimisme ini didukung oleh masih besarnya permintaan untuk program sejuta rumah di berbagai daerah.

Investor, lanjut dia, tidak perlu khawatir dengan kinerja BTN tahun ini. "Kami optimis target akan tercapai sampai dengan akhir tahun 2018," tegasnya.

Vice President Pemimpin Konsumer dan Retail Wilayah BNI Kaltim, Iwan Ariawan mengatakan, secara hitung-hitungan kebijakan uang muka 0 persen bakal membuat cicilan per bulan cukup besar. Masa tenor pun diperhatikan.

“Tapi semua kebijakan hanya dari pusat. Masyarakat menengah ke bawah atau ke atas bisa mendapatkan fasilitas uang muka 0 persen ini. Tentu semua kembali lagi dilihat dari BI checking,” tuturnya.

Selain itu, sebelum KPR pihak bank biasanya melakukan pengecekan. Bagaimana kemampuan mereka membayar. Dari situ bank akan memutuskan mereka bisa KPR atau tidak.

“Tentu kami memikirkan kredit macet. Tidak serta merata langsung memberikan. Apalagi jika tenor cukup lama bisa mengganggu perputaran uang di bank dan berimbas ke operasional bank,” serunya. (aji/ndu2/k18/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Sepakat Tambahi Subsidi Solar
Sepakat Tambahi Subsidi Solar

Berita Sejenis

Tahun Politik, Kinerja Pusat Perbelanjaan Diprediksi Tumbuh Positif

Tahun Politik, Kinerja Pusat Perbelanjaan Diprediksi Tumbuh Positif

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur memprediksi kinerja mal atau pusat perbelanjaan di Jawa Timur (Jatim) akan tumbuh positif tahun in


Terdorong Permintaan Pasar Domestik

Terdorong Permintaan Pasar Domestik

Kinerja sektor industri agro diproyeksi terdongkrak karena lonjakan permintaan domestik seperti produk makanan dan minuman pada momen pemilihan umum (pemilu).


Potensi Pasar Saham Syariah

Potensi Pasar Saham Syariah

Pasar saham syariah menunjukkan kinerja yang positif pada 2018. Jumlah investor saham syariah per November tumbuh 82 persen.


Pemerintah Kaji Pemberian Keringanan Pajak

Pemerintah Kaji Pemberian Keringanan Pajak

Pemerintah berupaya memacu kinerja ekspor barang, termasuk hasil pertanian dan perkebunan.


Wisata Baru Dongkrak Jumlah Agen Travel

Wisata Baru Dongkrak Jumlah Agen Travel

Pariwisata Jawa Timur (Jatim) makin dieksplorasi untuk menjaring wisatawan. Akibatnya, jumlah agen travel sepanjang 2018 bertambah.


Kinerja Industri Non-migas Membaik

Kinerja Industri Non-migas Membaik

Kinerja industri pengolahan non-migas mulai menunjukkan perbaikan.


Usai Pilpres, Properti Diprediksi Bergairah Lagi

Usai Pilpres, Properti Diprediksi Bergairah Lagi

PT Sentul City (BKSL) berhasil mencetak kinerja positif sepanjang Januari-September 2018.


Coret UMKM dari Relaksasi DNI

Coret UMKM dari Relaksasi DNI

Pelaku usaha dalam negeri mendapat angin segar.


Suku Bunga Tinggi, Perbankan Tak Risau

Suku Bunga Tinggi, Perbankan Tak Risau

Sejumlah pihak menganggap era suku bunga tinggi sudah dimulai.


Mandiri Layani Kemenko Perekonomian

Mandiri Layani Kemenko Perekonomian

PT Bank Mandiri (BMRI) menyediakan layanan perbankan untuk memudahkan dan mempercepat transaksi keuangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!