Ekonomi
Share this on:

Revisi UU KPK Pukul Investasi dan Perekonomian RI

  • Revisi UU KPK Pukul Investasi dan Perekonomian RI
  • Revisi UU KPK Pukul Investasi dan Perekonomian RI

JAKARTA - Revisi Undang-Undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah disetujui DPR bakal berpengaruh pada melemahnya pertumbuhan investasi dan perekonomian Indonesia.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, disahkannya RUU KPK di paripurna DPR bakal berpengaruh terhadap kepercayaan investor di dalam negeri.

"Kita lihat saja gimana respons investor seminggu ini Rp1,53 triliun keluar dari pasar saham dalam bentuk net sell atau jual bersih. Ini tanda adanya distrust ke sistem penegakan hukum," ujar Bhima kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (18/9).

Lanjut dia, pengesahan RUU KPK akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Menurut dia, tidak ada jaminan proyek-proyek BUMN berjalan lancar usai RUU KPK disahkan. Sebelumnya, ada anggapan dengan ditangkapnya pajabat BUMN terkait korupsi memicu investasi tersendat, hal tersebut tidak benar.

"Masalah proyek BUMN lambat itu karena perencanaan yang kurang matang, oknum birokrat korup yang menghambat proyek dan ada ketidakpastian kebijakan," kata Bhima.

Sementara pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai KPK adalah lembaga yang menyeramkan bagi pejabat maupun petinggi BUMN. Sehingga, para pengusaha yang bersinggungan dengan mereka menjadi takut.

"Membuat proses jadi panjang dan karena takut maka semua menjadi lambat atau tidak berani mengambil keputusan sama sekali," ujar Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani.

Rosan juga mendesak agar UU KPK segera disahkan. Sebab bila berlarut-larut akan membuat dunia usaha tidak nyaman.

"Iklim investasi akan makin baik tanpa banyak peraturan atau aturan yang membuat orang merasa tidak nyaman untuk berinvestasi. Selama sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," ucap dia.

Harapan dia, antara pemerintah dan DPR berjalan harmonis. Dengan begitu, dunia usaha akan berjalan dengan baik.

"Dunia usaha akan berjalan lebih baik apabila sesuai dengan azas mutual benefits dan berjalan dengan kesepakatan bersama yang harus dihormati," pungkas dia. (din/fin/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

UU Ekonomi Kreatif Segera Disahkan
UU Ekonomi Kreatif Segera Disahkan

Berita Sejenis

Ekspor Hasil Industri Tekstil dan Alas Kaki Sumbang Hampir USD19 Miliar

Ekspor Hasil Industri Tekstil dan Alas Kaki Sumbang Hampir USD19 Miliar

Industri tekstil, kulit dan alas kaki merupakan salah satu sektor penyumbang devisa negara yang cukup signfikan.


Pangkas Regulasi Jadi PR Jokowi

Pangkas Regulasi Jadi PR Jokowi

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin periode 2019-2024 harus membenahi pekerjaan rumah (PR) yang menumpuk.


Ratusan Ekonom Desak Presiden Terbitkan Perppu KPK

Ratusan Ekonom Desak Presiden Terbitkan Perppu KPK

Sebanyak ratusan ekonom mendesak presiden untuk menerbutkan Perppu KPK.


Investasi di Indonesia Tak Seksi Lagi?

Investasi di Indonesia Tak Seksi Lagi?

Dua perusahaan raksasa minyak asal Amerika Serikat (AS), yakni Exxon Mobil dan Chevron dikabarkan bakal hengkang dari Indonesia.


Investasi, Prioritas Pembiayaan Infrastruktur

Investasi, Prioritas Pembiayaan Infrastruktur

Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) yang memfasilitasi pembiayaan infrastruktur tanpa utang dan tidak membebani APBN mencapai Rp29,3 triliun


Pertumbuhan Ekonomi Digital Bantu Geliatkan Investasi

Pertumbuhan Ekonomi Digital Bantu Geliatkan Investasi

Perkembangan ekonomi digital di Tanah Air cukup tumbuh secara signifikan. Hal itu bisa mendorong investor asing menanamkan modalnya ke Indonesia.


Pemerintah Diminta Segera Naikkan Cukai Rokok

Pemerintah Diminta Segera Naikkan Cukai Rokok

Pemerintah diminta segera menaikkan cukai rokok. Sehingga harga rokok semakin mahal dan pelajar akan semakin sulit membelinya.


Masuk Kuartal Keempat, Geliat Ekonomi Masih di Level 5 Persen

Masuk Kuartal Keempat, Geliat Ekonomi Masih di Level 5 Persen

Kuartal ketiga akan segera berakhir, dan segera memasuki kuartal keempat 2019, namun pertumbuhan ekonomi belum menunjukkan geliat yang menggembirakan


Menteri Keuangan Nilai Teror Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Nilai Teror Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia

Sejumlah ekonom sebagian besar menyebutkan insiden penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto, bakal memengaruhi perekonomian di Indonesia.Sejumlah ekonom sebag


NTM Tak Jalan, Impor Baja dan Tekstil Seolah Tak Terbendung

NTM Tak Jalan, Impor Baja dan Tekstil Seolah Tak Terbendung

Kebijakan Non Tariff Measuser (NTM), sepertinya tak berjalan dengan efektif. Karena impor baja dan tekstil seolah tak terbendung di dalam negeri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!