Ekonomi
Share this on:

Revitalisasi 1.037 Pasar Tradisional Dianggarkan Rp1,1 Triliun

  • Revitalisasi 1.037 Pasar Tradisional Dianggarkan Rp1,1 Triliun
  • Revitalisasi 1.037 Pasar Tradisional Dianggarkan Rp1,1 Triliun

JAKARTA - Untuk mendongkrak ekonomi di kelas menengah ke bawah, pemerintah bakal konsisten merevitalisasi pasar tradisional. Eksistensi pasar tradisional perlu ditingkatkan supaya dapat bersaing dengan toko-toko modern.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti menjelaskan, selama 2015–2018, pemerintah sudah merevitalisasi 4.211 pasar rakyat. Secara keseluruhan, dana yang dialokasikan Kemendag untuk merevitalisasi pasar rakyat mencapai Rp 5,5 triliun. ”Tahun ini totalnya Rp 1,1 triliun,” ujar Tjahya di kantor Kementerian Perdagangan kemarin (20/2).

Dengan anggaran tersebut, pihaknya menargetkan bisa merevitalisasi atau membangun 1.037 lagi pasar rakyat pada 2019. ”Diharapkan bisa lebih,” ucap dia. Dengan target tersebut, total 5.248 pasar rakyat direvitalisasi atau dibangun hingga akhir 2019. Target pemerintah pun seharusnya dapat terlampaui karena sejak awal mematok angka revitalisasi 5.000 pasar rakyat pada 2015–2019. ”Pasar tradisional merupakan penggerak ekonomi kerakyatan,” jelas Tjahya.

Tjahya menambahkan bahwa konsep revitalisasi pasar rakyat tidak sekadar pembenahan bangunan fisik. Tetapi, juga nonfisik terkait dengan pengelolaan pasar dan integrasi dengan sektor-sektor lain. ”Pembenahan secara fisik tentu dapat meningkatkan citra dan kesan terhadap pasar rakyat yang semula kumuh, becek, dan kotor menjadi bersih dan nyaman untuk dikunjungi,” paparnya.

Lalu, revitalisasi manajemen, yaitu pembenahan yang mencakup tata cara penempatan pedagang, permodalan, dan standard operating procedure (SOP) pelayanan pasar. Kemudian, revitalisasi ekonomi, yaitu pembenahan untuk meningkatkan pendapatan pedagang dan mengakomodasi kegiatan ekonomi formal dan informal di pasar rakyat.

Sedangkan revitalisasi sosial budaya adalah pembenahan dengan menciptakan lingkungan pasar yang menarik dan berdampak positif bagi masyarakat. Untuk memperkuat peran pasar rakyat dalam perekonomian suatu daerah, pemerintah disebut akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar rakyat.

Agenda revitalisasi pasar tradisional dipandang positif oleh pelaku ritel modern dengan beberapa catatan. Terlepas dari persaingan, aktivitas yang lancar di pasar akan membuat ekonomi terus bergerak. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebutkan bahwa pemerintah tetap harus memperhatikan ekspansi gerai ritel di daerah. Khususnya mengenai rencana desain tata ruang dalam ekspansi. Sebab, hal tersebut akan berpengaruh pada persaingan.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan bahwa pemerintah sudah memperbarui regulasi tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan toko modern. Dalam regulasi tersebut sudah diatur mengenai zonasi. ”Namun, otonomi daerah tidak mengurus secara serius. Daerah belum memberlakukan,” ujarnya.

Menurut Roy, masalah persaingan juga bisa dikonversikan dalam hal yang lebih positif. Misalnya, mengembangkan kerja sama distribusi berbasis kemitraan antara pasar rakyat dan ritel modern. ”Skema seperti ini sebenarnya sudah dilakukan. Hanya, coverage-nya perlu dibesarkan,” tandasnya. (agf/c7/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Satu Lagi Naik Kelas Jadi Unicorn
Satu Lagi Naik Kelas Jadi Unicorn

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

PLN Dikucuri Kredit Sindikasi Perbankan Rp16,75 Triliun

PLN Dikucuri Kredit Sindikasi Perbankan Rp16,75 Triliun

PT PLN memperoleh kredit sindikasi Rp16,75 triliun dari perbankan.


Bayar Bunga Utang Rp70,6 Triliun

Bayar Bunga Utang Rp70,6 Triliun

Utang negara per Maret 2019 telah mencapai Rp4.567,31 triliun. Total utang tersebut bertambah Rp430,92 triliun secara year on year (yoy).


Pasar Ekonomi Kompak Menguat

Pasar Ekonomi Kompak Menguat

Pelaku pasar merespon positif hasil quick count pilpres yang memenangkan pasangan calon O1.


Pasar Respons Positif Hasil Sementara Pemilu 2019

Pasar Respons Positif Hasil Sementara Pemilu 2019

Perdagangan pasar saham Indonesia merespon positif dari penyelenggaraan pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) serentak 2019.


Lulusan SMP Sudah Tak Terpakai Dunia Kerja

Lulusan SMP Sudah Tak Terpakai Dunia Kerja

Kebutuhan pasar terhadap tenaga kerja global benar-benar selektif. Bekal ijazah S1 saja tidak cukup.


Hutang Luar Negeri Tembus Rp5.463 Triliun

Hutang Luar Negeri Tembus Rp5.463 Triliun

Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat USD 383,3 miliar (sekitar Rp5.463 triliun).


Fintech Jangan Dihambat dengan Regulasi

Fintech Jangan Dihambat dengan Regulasi

Di Indonesia perusahaan teknologi alias fintech jadi bisnis seksi bernilai ratusan triliun rupiah karena menawarkan beberapa layanan.


Nilai Investasi Jalur Sutra Italia dan China Capai Rp80 Triliun

Nilai Investasi Jalur Sutra Italia dan China Capai Rp80 Triliun

Italia dan China menandatangani protokol tidak mengikat untuk membangun jalur sutra.


Livina Ramaikan Pasar LMPV

Livina Ramaikan Pasar LMPV

Setelah beberapa tahun terakhir tertinggal dalam kompetisi bisnis otomotif, awal 2019 Nissan Indonesia langsung tancap gas.


Tarif Ojol Naik Bikin Ekonomi Terkontraksi

Tarif Ojol Naik Bikin Ekonomi Terkontraksi

Kenaikan tarif ojek online (ojol) bakal menimbulkan banyak dampak negatif bagi demand pasar dan perekonomian secara luas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!