Ekonomi
Share this on:

Saham Boeing Anjlok 5,3 Persen

  • Saham Boeing Anjlok 5,3 Persen
  • Saham Boeing Anjlok 5,3 Persen

dok. jawapos.com

WASHINGTON - Saham Boeing ditutup turun 5,3 persen, sekitar $ 400. Hal tersebut sekaligus menghapus miliaran dari nilai pasar perusahaan yang berpusat di Chicago, Amerika Serikat.

Melansir Daily Mail, penurunan terbesar mereka, terjadi sehari setelah Boeing 737 MAX 8 jatuh di Ethiopia dan menyebabkan 157 orang tewas.

Banyak investor melihat, penurunan awal saham sebagai peluang untuk mengambil saham dengan diskon mendadak, sekitar $ 12,5 miliar telah dihapuskan dari nilai pasar sejak Jumat sore.

Sedangkan saham AS melonjak pada hari Senin, karena sektor teknologi memimpin rebound berbasis luas setelah lima sesi berturut-turut turun, tetapi penurunan saham Boeing membatasi kenaikan Dow.

"Saham American Airlines Group Inc, Southwest Airlines Co dan JetBlue Airways Corp juga turun antara 1,1 persen dan 2,5 persen," kata analis Morgan Stanley, Rajeev Lalwani.

Sementara itu, perusahaan mengumumkan pada hari Senin (11/3) akan menunda peluncuran pesawat 777X baru. "Kami mengantisipasi volatilitas yang meningkat pada saham Boeing. Meskipun masih dini untuk menarik kesimpulan, mungkin ada kekhawatiran gangguan di sekitar keselamatan, produksi, landasan, dan / atau biaya, yang semuanya harus dikelola jangka panjang," katanya.

Dia mengatakan, tidak mengubah rekomendasi positif bank pada saham Boeing untuk pelanggannya. Menurutnya, setiap tindakan korektif yang harus diambil perusahaan pada pesawat penumpang terlarisnya, kemungkinan akan membuktikan peluang pembelian jangka panjang.

Dapat diketahui, Ethiopian Airlines 737 MAX 8 menuju Nairobi jatuh beberapa menit setelah lepas landas pada hari Minggu, menewaskan semua penumpang. Itu adalah kecelakaan kedua pada 737 MAX, versi terbaru dari jet Boeing yang pertama kali masuk layanan pada tahun 2017. (der/fin/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Penerapan B30 Mulai Januari 2020

Penerapan B30 Mulai Januari 2020

Bahan bakar B30 (campuran biodiesel 30 persen pada solar) rencananya mulai digunakan pada Januari 2020.


Transaksi E-Money di Tol Diperkirakan Naik 20 Persen

Transaksi E-Money di Tol Diperkirakan Naik 20 Persen

Bank Mandiri memperkirakan volume transaksi uang elektronik e-money di jalan tol akan mengalami kenaikan 20 persen selama periode libur Lebaran 2019.


Boeing 737 Max Kembali Beroperasi Awal Juli

Boeing 737 Max Kembali Beroperasi Awal Juli

Pesawat Boeing 737 Max dapat kembali beroperasi pada awal Juli atau Agustus, setelah dilarang terbang sejak Maret lalu.


Pernyataan Sandi Soal Kartel di Sektor Pangan Berbahaya

Pernyataan Sandi Soal Kartel di Sektor Pangan Berbahaya

Pernyataan Cawapres 02 Sandiaga Uno yang menyebutkan ketahanan pangan masih kurang baik karena 94 persen dikuasai kartel, mulai mementik reaksi.


Inflasi saat Ramadan Diprediksi 0,47 Persen

Inflasi saat Ramadan Diprediksi 0,47 Persen

Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi bulan Ramadan atau Minggu Keempat Mei 2019 ini di berada di kisaran 0,47 persen.


Tarif Tol Didiskon 15 Persen saat Mudik Lebaran

Tarif Tol Didiskon 15 Persen saat Mudik Lebaran

Kabar gembira bagi Anda yang pulang kampung melewati jalan tol saat arus mudik dan balik Lebaran 2019.


Tiket Kereta Lebaran Sudah Terjual 59 Persen

Tiket Kereta Lebaran Sudah Terjual 59 Persen

Tiga Minggu menjelang Lebaran 2019, tiket kereta yang sudah terjual sejauh ini mencapai 59 persen.


YLKI Ragu Maskapai Turunkan Tarif Pesawat 12-16 Persen

YLKI Ragu Maskapai Turunkan Tarif Pesawat 12-16 Persen

Setelah mendapat tekanan dan protes dari berbagai pihak, akhirnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurunkan tarif batas atas (TBA) pesawat 12-16 persen.


Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Fokus Kembangkan SDM

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Fokus Kembangkan SDM

Beberapa tahun terakhir ini pertumbuhan ekonomi masih di kisaran angka 5 persen.


Ekspor Batik Dibidik Naik 8 Persen

Ekspor Batik Dibidik Naik 8 Persen

Ekspor batik Nusantara menjadi salah satu dari sekian banyak komoditi tekstil penyumbang devisa negara.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!