Ekonomi
Share this on:

Sekarang Asing Bisa Kuasai Bank Lokal

  • Sekarang Asing Bisa Kuasai Bank Lokal
  • Sekarang Asing Bisa Kuasai Bank Lokal

JAKARTA - Pintu bagi bank asing untuk masuk ke Indonesia terbuka lebih lebar. Dalam aturan single presence policy, bank asing hanya boleh menguasai saham bank dalam negeri maksimal 40 persen.

Kendati demikian, ada celah bagi asing untuk mengakuisisi bank lokal lebih dari 40 persen. Syaratnya, bank bersedia dimerger atau melakukan penggabungan usaha. ’’Aturannya memang seperti itu,’’ kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Perbankan (OJK) Heru Kristiyana saat diskusi bersama media, kemarin.

Menurut dia, konsolidasi perbankan lebih baik jika bank bisa dimerger. Hal tersebut akan merampingkan jumlah bank yang saat ini mencapai 112 bank. Merger dengan asing pun diperbolehkan.

Heru mengungkapkan, sejauh ini ada dua bank yang melakukan pembahasan mengenai hal itu. PT Bank Danamon Indonesia Tbk rencananya dikuasai The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd (MUFG) asal Jepang.

Untuk akuisisi tahap awal, MUFG menyediakan dana Rp15,9 triliun untuk pembelian 19,9 persen saham Bank Danamon. Selanjutnya, MUFG menyusul dengan pembelian 20,1 persen saham. Dengan begitu, kepemilikan MUFG di Bank Danamon menjadi 40 persen.

Kemudian, MUFG berencana melanjutkan akuisisinya hingga menguasai 73,8 persen saham Bank Danamon. Untuk dapat menguasai lebih dari 40 persen saham Bank Danamon, harus ada merger antara Bank Danamon dan entitas MUFG di Indonesia, yakni PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (BBNP).

Ada juga PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) yang akan dikuasai Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) Jepang. Hal tersebut dilakukan melalui merger BTPN dengan entitas SMBC di Indonesia, yaitu PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI).

’’Rasanya sudah right track lah BTPN itu. Mereka melaporkan kepada kami kok setiap saat. Mereka melaporkan bahwa SMBC mau mengambil alih BTPN,’’ ujar Heru.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo menambahkan, merger BTPN-SMBCI dan Bank Danamon-Bank BNP diharapkan dapat terealisasi tahun ini. ’’Tapi, kami juga kalau asing masuk tidak langsung iya begitu. Kami harus tanya maksud dan tujuan mereka ke sini. Visi-misinya apa. Apakah bermanfaat bagi bangsa atau tidak,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Head of External Affairs Bank Danamon Abrahm Sihaloho dalam siaran persnya menyatakan, rencana akuisisi saham perseroan oleh MUFG telah disetujui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB).

’’Rencana aksi tersebut adalah memastikan bank sistemik telah menerapkan opsi-opsi pemulihan (recovery) yang kredibel dan wajar,’’ ucapnya.

Bank Danamon juga mengangkat Takayoshi Futae sebagai komisaris Bank Danamon. Pria yang berdomisili di Singapura itu juga menjadi senior managing executive officer & CEO MUFG Asia & Oceania. Di sisi lain, BTPN saat ini dalam proses due diligence dengan SMBCI dalam rangka merger dua pihak. (rin/c22/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

Gandeng Fintech di Layanan Digital
Gandeng Fintech di Layanan Digital

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Utamakan Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga

Utamakan Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga

Suku bunga Bank Indonesia 7-Day Reverse Repo Rate (BI-7DRR) diputuskan tetap bertahan di level 6 persen.


Satu Lagi Naik Kelas Jadi Unicorn

Satu Lagi Naik Kelas Jadi Unicorn

Usaha rintisan (start-up) yang berlabel unicorn dinilai malah menarik modal asing untuk masuk ke tanah air.


Belum Bisa Lepas dari Defisit Dagang

Belum Bisa Lepas dari Defisit Dagang

Neraca perdagangan Indonesia kembali defisit. Pada Januari 2019, neraca perdagangan RI tercatat tekor USD 1,16 miliar.


Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), kemarin (12/2) rupiah kembali bertengger di level Rp 14.088 per do


Tambah Dana Pasang Listrik Gratis

Tambah Dana Pasang Listrik Gratis

Tahun ini rasio elektrifikasi ditargetkan bisa meningkat menjadi 99,9 persen.


PR Tingkatkan Kunjungan Wisman

PR Tingkatkan Kunjungan Wisman

Tarif angkutan udara yang tinggi tidak semata-mata bisa memicu inflasi. Namun, itu juga bisa memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan.


Pengusaha Bisa Dapat Insentif Lagi

Pengusaha Bisa Dapat Insentif Lagi

Pemerintah tengah menyiapkan insentif fiskal baru untuk mendorong kembalinya devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri.


Suku Bunga Acuan Masih Bertahan

Suku Bunga Acuan Masih Bertahan

Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga BI 7-day reverse repo rate (BI-7DRRR) di level 6 persen.


Suzuki Hadirkan Sederet Pilihan Pembelian Tunai dan Kredit

Suzuki Hadirkan Sederet Pilihan Pembelian Tunai dan Kredit

Di awal tahun 2019, Suzuki menghadirkan sederet pilihan sepeda motor yang bisa dipilih konsumen.


Pasokan Daging Sapi Lokal Menurun

Pasokan Daging Sapi Lokal Menurun

Suplai sapi siap potong di Jawa Timur (Jatim) terbatas.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!