Ekonomi
Share this on:

Siap Dukung Program DP 0 Persen

  • Siap Dukung Program DP 0 Persen
  • Siap Dukung Program DP 0 Persen

REMBANG - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) siap mendukung program uang muka atau down payment (DP) 0 persen untuk PNS dan TNI-Polri. Pasalnya, program itu akan mampu mendongkrak penjualan rumah hingga melebihi target pemerintah satu juta unit.

"Saya kira tahun ini penjualan rumah sudah akan melebihi satu juta, yang nantinya akan dikoordinasi pemerintah yaitu Kementerian PUPR. Dengan program DP 0 persen itu maka pencapaiannya bisa di atas satu juta," tutur Direktur Utama Bank BTN Maryono setelah mengikuti kegiatan festival Kartini di Rembang, Sabtu (21/4).

Maryono menambahkan Bank BTN akan berkontribusi dan mendukung penuh dalam program DP 0 persen tersebut, karena ini merupakan salah satu program pemerintah yang sangat strategis untuk memberikan kemudahan bagi PNS, TNI dan Polri dalam memiliki rumah.

Selain itu, langkah ini juga akan mempercepat realisasi program satu juta rumah yang diinisiasi oleh Pemerintahan Jokowi-JK dan sangat berhubungan dengan bisnis Bank BTN. "Program satu juta selama tiga tahun ini konsentrasinya adalah rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dengan program ini nantinya akan ditingkatkan untuk masyarakat non-MBR khususnya untuk PNS, TNI, Polri yang akan diberikan kemudahan dan fasiltas sehingga akan memudahkan percepatan untuk program satu juta rumah," ujar Maryono.

Menurut Maryono, dengan angsuran yang bisa mencapai 30 tahun dengan melibatkan PT Taspen (Persero), bunga KPR-nya bisa lebih rendah dibandingkan bunga KPR komersial pada umumnya. Selain itu perlu juga dilakukan kajian bersama dengan BP Tapera mengenai skema untuk meringankan uang muka KPR bagi PNS, TNI dan Polri ini.

"Skema Tapera ada dua yaitu bisa membantu uang muka debitur seringan mungkin dan bisa membantu perbankan dalam menetapkan suku bunga yang lebih rendah, karena nantinya tidak menggunakan dana APBN seperti fasilitas MBR," paparnya.

Lebih lanjut, meski masih dalam tahap kajian mengenai skema yang akan diimplementasikan dalam program tersebut, namun plafon yang diberikan bisa mencapai Rp1 miliar. Penggunaan kredit perumahannya pun bisa untuk landed maupun apartemen, yang nantinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

"Kita lihat banyak pegawai negeri yang golongan eselon satu dan dua banyak yang belum memiliki rumah," urainya. (vit/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Leasing Masih Waswas Terapkan DP 0 Persen

Leasing Masih Waswas Terapkan DP 0 Persen

Meski Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan kebijakan pelonggaran uang muka atau (down payment/DP) kredit kendaraan bermotor hingga 0 persen.


Tarif Pengiriman Paket Naik 20 Persen

Tarif Pengiriman Paket Naik 20 Persen

Perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik melakukan penyesuaian tarif pengiriman paket sejak awal 2019.


Medco Siap Akuisisi Ophir Energy

Medco Siap Akuisisi Ophir Energy

Medco Energi Global Pte Ltd (MEG), anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), tengah menjajaki akuisisi saham Ophir Energy Ltd.


Potensi Pasar Saham Syariah

Potensi Pasar Saham Syariah

Pasar saham syariah menunjukkan kinerja yang positif pada 2018. Jumlah investor saham syariah per November tumbuh 82 persen.


Penyaluran KUR Capai 95 Persen

Penyaluran KUR Capai 95 Persen

Realisasi kredit usaha rakyat (KUR) hingga November 2018 telah mencapai Rp 118 triliun atau 95,7 persen dari target Rp 123,8 triliun.


Pasokan Daging Sapi Lokal Menurun

Pasokan Daging Sapi Lokal Menurun

Suplai sapi siap potong di Jawa Timur (Jatim) terbatas.


Dorong Program Ekonomi Umat

Dorong Program Ekonomi Umat

Pemerintah terus mengembangkan program Kemitraan Ekonomi Umat.


Industri Mamin Tetap Dominan

Industri Mamin Tetap Dominan

Industri manufaktur diprediksi tumbuh 5 persen hingga akhir 2018. Pertumbuhan sektor itu mencapai 4,87 persen secara agregat sejak 2015 hingga 2018.


Semakin Diminati, KA Joglosemarkerto Selalu Penuh 90 Persen Lebih

Semakin Diminati, KA Joglosemarkerto Selalu Penuh 90 Persen Lebih

Antusiasme penumpang Kereta Api (KA) Komuter Joglosemarkerto sangat tinggi. Bahkan tingkat okupansinya gila-gilaan, di atas 90 persen.


Penerimaan Pajak Masih 80 Persen

Penerimaan Pajak Masih 80 Persen

Penerimaan pajak hingga akhir November 2018 tercatat masih sekitar 80 persen.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!