Ekonomi
Share this on:

Skenario Ditunda, Tarif Trans Sumatera Tetap Rp0

  • Skenario Ditunda, Tarif Trans Sumatera Tetap Rp0
  • Skenario Ditunda, Tarif Trans Sumatera Tetap Rp0

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang diskon tarif tol sebesar 15 persen yang diterapkan sejak peresmian ruas-ruas baru Jalan Tol Trans Jawa pada Desember 2018 lalu. Perpanjangan diperkirakan akan berlangsung dua bulan atau lebih.

Sebelumnya, tarif tol 15 persen ditetapkan untuk 3 bulan pertama pengoperasian yang akan berakhir pada Maret 2019 ini. Salah satu alasannya adalah pemerintah masih belum memiliki skema tarif yang final.

Awal tahun lalu sempat diadakan pertemuan antar Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mencari solusi atas tarif Jalan Tol Trans Jawa yang banyak dikeluhkan mahal. Sampai saat ini belum ada keputusan final.

Basuki dalam pernyataannya kemarin (26/3) menyebut, titik temu belum diperoleh karena panjangnya ruas tol Trans Jawa, bermacam-macamnya BUJT yang mengelola, serta tahun investasi masing-masing yang berbeda jauh.

Sebagai contoh Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang dibangun pada tahun 80 an bertarif lebih rendah, yakni Rp200 per kilometer. "Cipali (Cikopo Palimanan, red) Rp1.000 per kilometer, lainnya (yang lebih baru) sudah Rp1.500 per kilometer,” katanya.

Sehingga pemerintah memutuskan untuk memperpanjang diskon tarif. Masih pakai diskon dulu diperpanjang. Mungkin sampai lebaran, kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Gedung DPR Senin (25/2). Basuki menyebut, selain tugasnya untuk melindungi konsumen (pengguna Jalan Tol), sebagai regulator dirinya juga harus melindungi investor, yakni BUJT yang sudah berhutang untuk membangun jalan tol tersebut.

"Supaya jangan IRR (Internal Rate of Return,Red) tidak turun. Revenue-nya juga ndak terlalu turun," jelasnya. Basuki meminta semua pihak bersabar.

Paling tidak, lanjut dia setelah pemilu ada hasil. Nantinya skema baru dari tarif tol tersebut akan tertuang dalam peraturan menteri (permen khusus). Sementara itu, beberapa ruas tol yang baru dipastikan sudah bisa dioperasikan untuk menambah daya dukung Jalan Tol Trans Jawa pada arus mudik 2019 nanti.

Di antaranya adalah Jalan Tol Pasuruan Probolinggo, Sebagian besar Jalan Tol Pandaan Malang, serta Jalan Tol Trans Sumatera Sei Rampah-Tebing Tinggi. Jalan Tol Paspro ruas Grati-Probolinggo yang semula diharapkan beroperasi pada Februari atau Maret nampaknya harus molor sampai menjelang puasa.

Hal tersebut disebabkan beberapa persyaratan laik operasi yang masih belum bisa dipenuhi. Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto menjelaskan, pada uji laik fungsi yang dilakukan pada ruas Grati-Probolinggo kemarin, ditemukan beberapa hal yang mesti diperbaiki. Sugi menyebut beberapa bagian yang perkerasan rigidnya kurang bagus dan rata.

Ada juga di beberapa bagian drainase dan saluran yang kurang maksimum. Selain itu sampai saat ini rekomendasi laik fungsi dari Kementerian Perhubungan berkaitan dengan rambu-rambu juga belum keluar.

"Kalau uji keselamatan berupa perambuan keluar dari Perhubungan Darat, maka diterbitkankan laik fungsi, baru saya terbitkan SLO (Sertifikat Laik Operasi, red)," jelasnya.

Pihaknya sudah meminta PT Trans Jawa Pasuruan Probolinggo sebagai pengelola untuk memperbaiki selama beberapa hari. Setelah laik fungsi dipenuhi, akan ada pengajuan dan penetapan tarif, setelah itu dilakukan uji coba dan sosialisasi. "Jadi nanti operasionalnya dengan pentarifan," kata Sugi.

Sugi menargetkan sebelum puasa, jalan Tol Paspro ruas Grati-Probolinggo ini sudah bisa dibuka memperpendek jarak ke Banyuwangi. Sementara itu, mulai kemarin (26/3) sejak pukul 00.00 WIB, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) yang merupakan seksi terakhir dari Jalan Tol Medan-Kualanamu Tebing Tinggi mulai dioperasikan tanpa dikenakan tarif tol.

Tarif tol Rp0 ini hanya berlaku bagi ruas jalan tol dari Sei Rampah hingga Tebing Tinggi sepanjang 9,26 Km. Untuk pengguna jalan dari Kota Medan yang keluar di Gerbang Tol (GT) Tebing Tinggi, tetap membayar tarif tol asal gerbang hingga GT Sei Rampah.

Hal ini juga berlaku untuk arah sebaliknya, kendaraan yang masuk dari GT Tebing Tinggi keluar di Gerbang Tol wilayah Kota Medan hanya membayar tarif tol dari GT Sei Rampah.

Jalan Tol Seksi 7 Sei Rampah-Tebing dioperasikan tanpa tarif untuk memberikan sosialisasi yang lebih optimal kepada masyarakat dan tarif tol akan mulai diberlakukan pada Minggu, 21 April 2019 pukul 00.00 WIB dengan besaran tarif tol sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 257/KPTS/M/2019.

Pembangunan Jalan Tol Seksi 7 Sei Rampah-Tebing Tinggi sepanjang 9,26 Km ini telah selesai pada Desember 2018 dan telah digunakan sebagai jalan fungsional untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Secara resmi, Jalan Tol Seksi 7 Sei Rampah-Tebing Tinggi dioperasikan berdasarkan Kepmen PUPR Nomor 256 /KPTS/M/2019.

Dirut PT Jasa Marga Kualanamu Tol Iwan Rosa Putra mengungkapkan, sebagai sosialisasi akan beroperasinya Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi), PT JMKT akan menyebarkan informasi melalui media sosial, leaflet, spanduk, dan Variable Message Sign (VMS).

"Untuk menghindari saldo kurang yang berpotensi menimbulkan antrian panjang di Gerbang Tol, pengguna jalan diimbau untuk selalu memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan," imbaunya. (tau/ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kenaikan TDL Diputuskan Usai Pidato 17 Agustus Jokowi

Kenaikan TDL Diputuskan Usai Pidato 17 Agustus Jokowi

Pemerintah tahun ini memastikan tidak akan ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL).


Perang Dagang Amerika Serikat dengan Cina Kembali Memanas

Perang Dagang Amerika Serikat dengan Cina Kembali Memanas

Presiden AS Donald Trump mengancam, akan menjatuhkan tarif tambahan 10 persen senilai 300 miliar dolar AS terhadap impor Cina terhitung mulai 1 September 2019.


Kurangi Defisit Migas, Mobil Listrik Tetap Sulit Redam Krisis Energi

Kurangi Defisit Migas, Mobil Listrik Tetap Sulit Redam Krisis Energi

Sampai saat ini pemerintah masih membahas regulasi mobil listrik.


Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Keinginan pemerintah meminta maskapai menurunkan tarif tiket tak sesuai harapan. Maskapai penerbangan Lion Air masih menunda penurunan tarif penerbangannya.


Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Keputusan pemerintah menurunkan tiket pesawat sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA), ternyata masih saja ada maskapai yang bandel


Kompetisi Maskapai Tidak Sehat, Regulasi Keputusan Terbaik

Kompetisi Maskapai Tidak Sehat, Regulasi Keputusan Terbaik

Keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106/2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA)


Kemenhub Capek Hadapi Gugatan Hukum Tarif Taksi Online

Kemenhub Capek Hadapi Gugatan Hukum Tarif Taksi Online

Telah dua minggu lebih regulasi tarif baru taksi online diberlakukan.


Tarif Ojol Tak Boleh Jor-joran Beri Promo

Tarif Ojol Tak Boleh Jor-joran Beri Promo

Pemerintah mengimbau perusahaan aplikasi penyedia layanan transportasi untuk tidak jor-joran memberi harga promo atau diskon kepada konsumen.


Menhub Ancam Laporkan Aplikator Ojol ke KPPU

Menhub Ancam Laporkan Aplikator Ojol ke KPPU

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan Surat Edaran terkait pembatasan diskon tarif ojek online (ojol).


Tarif Listrik Tidak Naik

Tarif Listrik Tidak Naik

Pemerintah menyatakan tidak melakukan penyesuaian tarif listrik hingga akhir tahun 2019.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!