Ekonomi
Share this on:

Stok Beras Bulog Cukup untuk Setahun

  • Stok Beras Bulog Cukup untuk Setahun
  • Stok Beras Bulog Cukup untuk Setahun

KRAMAT - Bulog memastikan ketersediaan stok beras di wilayah eks Karesidenan Pekalongan meski saat ini pasokan dari petani berkurang. Jumlahnya bahkan mencukupi untuk setahun ke depan.

Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Divre) 6 Pekalongan Rasiwan mengatakan, pasokan beras di pasar-pasar tradisional saat ini berkurang karena petani padi sedang masa tanam.

Hal itu menjadi faktor penyebab kenaikan harga komoditas beras, utamanya beras medium, namun besaran kenaikannya masih belum signifikan.

"Faktor kenaikan harga ini karena siklus di Indonesia di bulan-bulan di akhir tahun dan awal tahun itu dalam kondisi paceklik. Artinya secara umum dalam masa tanam. Artinya pasokan sudah berkurang," ujarnya, Selasa (8/1).

Rasiwan memastikan berkurangnya pasokan karena pengaruh musim tanam itu tidak berpengaruh pada ketersediaan beras di Bulog. Dia menyebut, stok beras untuk wilayah eks Karesidenan Pekalongan mencapai 35.254 ton.

"Di stok Bulog masih cukup untuk wilayah Pekalongan. Stok 35.000 ton, itu bisa mencukupi kebutuhan, karena sekarang ini tidak ada ukuran ketahanan stok, bisa satu tahun tercukupi," ujarnya.

Rasiwan juga memastikan stok tersebut bisa untuk menjaga ketersediaan dan harga komoditas beras di pasar-pasar tradisional, utamanya saat pasokan berkurang. "Jangan sampai ada kenaikan lebih," tandasnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

HPP Gabah Terlalu Rendah
HPP Gabah Terlalu Rendah

Berita Berikutnya

Produksi Konsentrat Freeport Turun
Produksi Konsentrat Freeport Turun

Berita Sejenis

Tiga Kartu Sakti Masuk APBN 2020

Tiga Kartu Sakti Masuk APBN 2020

Meski KPU belum menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih, Presiden Joko Widodo sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk merealisasikan janji politiknya.


Kemenhub Punya Dua opsi untuk Turunkan Tarif Pesawat

Kemenhub Punya Dua opsi untuk Turunkan Tarif Pesawat

Masih mahalnya tarif pesawat menjadi persoalan di industri penerbangan di Tanah Air.


Gencarkan Biodiesel untuk Atasi Diskriminasi Kelapa Sawit

Gencarkan Biodiesel untuk Atasi Diskriminasi Kelapa Sawit

Untuk mengatasi persoalan diskriminasi kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) oleh Uni Eropa, penyerapan biodiesel di dalam negeri ulai digencarkan.


Kurangi Defisit, BPJS Kesehatan Jajaki Alternatif Kerjasama dengan Lembaga Penjamin

Kurangi Defisit, BPJS Kesehatan Jajaki Alternatif Kerjasama dengan Lembaga Penjamin

Untuk mengurangi defisit, BPJS Kesehatan tengah menjajaki alternatif kerja sama dengan beberapa lembaga penjamin atau asuransi.


Harga Tiket Pesawat Mahal untuk Tutupi Kerugian

Harga Tiket Pesawat Mahal untuk Tutupi Kerugian

Pengamat penerbangan menilai mahalnya harga tiket dilakukan untuk menutupi kerugian tahun lalu.


Lahan Terbatas, Pemerintah Putuskan Impor Bawang Putih

Lahan Terbatas, Pemerintah Putuskan Impor Bawang Putih

Pemerintah melalui Perum Bulog direncanakan akan mengimpor bawang putih dari China pada April ini.


Jelang Coblosan, Pertamina Bentuk Satgas Amankan Pasokan BBM

Jelang Coblosan, Pertamina Bentuk Satgas Amankan Pasokan BBM

Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM dan LPG di seluruh Indonesia menjelang Pemilu 2019, PT Pertamina membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemilu.


Pemerintah Jangan Campuri soal Tarif Pesawat

Pemerintah Jangan Campuri soal Tarif Pesawat

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menengahi agar maskapai dan masyarakat untuk saling mengerti.


Lulusan SMP Sudah Tak Terpakai Dunia Kerja

Lulusan SMP Sudah Tak Terpakai Dunia Kerja

Kebutuhan pasar terhadap tenaga kerja global benar-benar selektif. Bekal ijazah S1 saja tidak cukup.


RI-Mesir Kontrak Dagang Sawit Senilai USD130 Juta

RI-Mesir Kontrak Dagang Sawit Senilai USD130 Juta

Diplomasi dagang untuk produk kelapa sawit Indonesia ditingkatkan melalui kunjungan Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzi ke Mesir, Senin (8/4).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!