Ekonomi
Share this on:

Tahun Ini Keadaan Ekonomi Berbeda

  • Tahun Ini Keadaan Ekonomi Berbeda
  • Tahun Ini Keadaan Ekonomi Berbeda

JAKARTA - Penerimaan negara dalam APBN 2018 boleh saja melampaui target. Namun, kontribusinya masih didorong penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Sementara itu, penerimaan negara dari sisi perpajakan masih Rp1.521,4 triliun atau 94 persen dari target Rp1.618,1 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tahun ini Indonesia akan mengalami keadaan ekonomi yang berbeda. Dengan seluruh tekanan yang telah dan diprediksi terjadi, APBN 2019 mengasumsikan beberapa hal. Di antaranya, rupiah tahun ini diasumsikan Rp15 ribu dan harga minyak mentah Indonesia (ICP) USD 70 per barel.

Tahun lalu penerimaan negara Rp1.942,3 triliun atau 102,5 persen dari target. Hal itu didorong faktor windfall dari pergerakan harga komoditas pada 2018. Tahun ini APBN yang disusun telah merefleksikan faktor windfall tersebut dalam target.

’’Karena shortfall pajak masih terjadi, berarti secara implisit, tahun ini untuk mencapai target perlu pertumbuhan penerimaan perpajakan 20 persen,’’ ucapnya kemarin (2/1).

Meski harga minyak dan komoditas lainnya masih turun, dia yakin Indonesia bisa melaluinya. Buktinya, dengan asumsi ICP USD 48 per barel dalam RAPBN 2018, Indonesia masih bisa mencapai realisasi APBN yang baik. Padahal, realisasi rata-rata harga ICP tahun lalu mencapai USD 67,5 per barel. Itu pun Indonesia masih bisa menjalankan APBN yang tanpa perubahan.

’’Jangan khawatir kalau harga minyak turun, kita bakal seperti apa. Kita 2018, 2017 sudah berhasil melewati dengan harga minyak USD 50, USD 40 per barel,’’ ucap Ani, sapaan akrabnya.

Pada akhir 2019, kewajiban penguncian (lockup) dana repatriasi dari tax amnesty akan berakhir. Ada dana Rp 140 triliun yang masuk dari program tersebut. Pemerintah masih optimistis kewajiban lockup yang bakal selesai itu tidak membuat kapital keluar dari Indonesia. Sebab, Indonesia masih memberikan imbal hasil yang menarik dan terus memperbaiki iklim investasi.

’’Apakah dana itu akan tetap stay, bergantung seberapa atraktif kita untuk menjadi lokasi investasi. Menurut kami, Indonesia masih atraktif bagi investor,’’ sahut Dirjen Pajak Robert Pakpahan.

Indonesia, lanjut Robert, telah menerapkan Automatic Exchange of Information (AEoI) sejak akhir September 2018. Dari situ, para wajib pajak tak dapat berkelit sehingga target penerimaan pajak diharapkan tercapai tahun ini.

Selain itu, tax amnesty yang telah berjalan dapat menambah basis pajak. Yang terpenting, dunia usaha dapat bertumbuh dan daya beli masyarakat tahun ini kuat. Jika keduanya positif, penerimaan pajak bisa lebih tinggi tahun ini.

Tahun lalu pemerintah menghabiskan Rp150 triliun untuk tax spending yang dikeluarkan dalam bentuk insentif fiskal. Menurut Robert, pemerintah akan terus menggenjot penerimaan perpajakan, namun tanpa mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi.

Karenanya, tax spending dalam bentuk insentif akan terus diberikan kepada para wajib pajak. (rin/c19/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Potensi Pasar Saham Syariah
Potensi Pasar Saham Syariah

Berita Berikutnya

Medco Siap Akuisisi Ophir Energy
Medco Siap Akuisisi Ophir Energy

Berita Sejenis

Aksi 22 Mei Picu Pelemahan Rupiah

Aksi 22 Mei Picu Pelemahan Rupiah

Pengamat ekonomi memperkirakan aksi massa 22 Mei memicu nilai tukar rupiah melemah semakin dalam.


Maskapai Penerbangan Akhirnya Patuhi Tarif Baru

Maskapai Penerbangan Akhirnya Patuhi Tarif Baru

Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan penerapan tarif penumpang kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal.


Pemerintah Salah Urus Bawang Putih

Pemerintah Salah Urus Bawang Putih

Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membenahi persoalan bawang putih selama ini dinilai belum terlihat hasilnya.


Bandel Tak Turunkan Tarif, Izin Maskapai Bisa Dicabut

Bandel Tak Turunkan Tarif, Izin Maskapai Bisa Dicabut

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan warning kepada maskapai penerbangan jika sampai, Jumat (17/5) hari ini, tidak menurunkan tarif batas atas (TBA).


Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Akumulasi utang pemerintah mengalami kenaikan sebesar Rp4.528 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp4.180 triliun.


Tiket Kereta Lebaran Sudah Terjual 59 Persen

Tiket Kereta Lebaran Sudah Terjual 59 Persen

Tiga Minggu menjelang Lebaran 2019, tiket kereta yang sudah terjual sejauh ini mencapai 59 persen.


Pendapatan dan Belanja Biang Keladi Defisit BPJS Kesehatan

Pendapatan dan Belanja Biang Keladi Defisit BPJS Kesehatan

Sejak tahun pertama, di 2014 sampai saat ini penyakit defisit BPJS Kesehatan tidak kunjung sembuh. Bahkan terus semakin parah.


THR Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 5,2%

THR Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 5,2%

Kucuran dana gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) diperkirakan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal II mencapai 5,2%.


Kementan Klaim Tekan Inflasi lewat Program Unggulan

Kementan Klaim Tekan Inflasi lewat Program Unggulan

Kementeran Pertanian (Kementan) mengklaim melalui berbagai program dan terobosan yang dikeluarkan selama empat tahun ini mampu menekan inflasi.


11 Proyek Migas Berproduksi Tahun Ini

11 Proyek Migas Berproduksi Tahun Ini

Kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat setiap tahun seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!