Ekonomi
Share this on:

Tarif Pengiriman Paket Naik 20 Persen

  • Tarif Pengiriman Paket Naik 20 Persen
  • Tarif Pengiriman Paket Naik 20 Persen

SURABAYA - Perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik melakukan penyesuaian tarif pengiriman paket sejak awal 2019. Kenaikan tarif tersebut dilakukan lantaran biaya operasional membengkak.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jatim Ardito Soepomo menyatakan, biaya operasional meningkat signifikan sejak beberapa bulan terakhir. Karena itu, hampir seluruh penyedia layanan pengiriman memutuskan menaikkan tarif 10–20 persen.

Rata-rata kenaikan biaya operasional perusahaan jasa pengiriman 20–50 persen. Beberapa komponen mengalami kenaikan sehingga harus menyesuaikan. ’’Kenaikan itu berlaku untuk semua jenis pengiriman yang basis pengiriman menggunakan airlines,’’ jelasnya kemarin (9/1).

Salah satu komponen dasar yang berpengaruh signifikan adalah tarif surat muatan udara (SMU) yang diberlakukan maskapai. Kenaikannya cukup besar jika dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. ’’Selama sebulan bisa naik dua kali,’’ ungkap Ardito.

Sebagaimana diwartakan, maskapai telah menaikkan tarif SMU pada Oktober 2018 lalu. Bahkan, ada beberapa maskapai yang menaikkan tarif hingga dua kali dalam sebulan.

Yang jelas, lanjut dia, kenaikan tarif SMU adalah salah satu komponen dasar. Sebab, untuk pengiriman ke luar pulau, yang tercepat adalah via udara. ’’Jika komponen dasar sudah tinggi, bagaimana lagi kami bisa bertahan kalau tidak mengikutinya,’’ paparnya. Sebagai contoh, biaya SMU untuk Surabaya–Jakarta dari Rp2.900 menjadi lebih dari Rp6.000.

Meski tarif SMU naik signifikan, hingga sekarang, permintaan layanan pengiriman belum terpengaruh. Menurut dia, permintaan pengiriman paket dari pelanggan masih normal. Selain mengandalkan pasar ritel seperti dari e-commerce, perusahaan jasa pengiriman memiliki pelanggan tetap dari kalangan korporasi. Saat ini sumbangan dari korporasi masih mendominasi.

’’Tiap perusahaan berbeda-beda, tapi untuk korporasi rata-rata 60 persen,’’ tuturnya.

Selain menempuh langkah menaikkan tarif, perusahaan jasa pengiriman berupaya menekan biaya operasional. Tiga komponen besar yang menyumbang biaya operasional selain transportasi ialah listrik dan UMR.

’’Hal-hal yang bisa diefisienkan akan dimaksimalkan. Efisiensi memang harus dilakukan di berbagai sektor, khususnya untuk menekan operational cost yang sangat tinggi,’’ kata Ardito. (res/c22/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Produksi Konsentrat Freeport Turun
Produksi Konsentrat Freeport Turun

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sharp Indonesia Tambah Lini Produksi Mesin Cuci Satu Tabung

Sharp Indonesia Tambah Lini Produksi Mesin Cuci Satu Tabung

Sukses menyita perhatian konsumen tanah air dengan jajaran produk elektronik yang diproduksi dalam negeri dengan menguasai lebih dari 25 persen.


Serapan Garam Petani Hampir 90 Persen

Serapan Garam Petani Hampir 90 Persen

Kemperin mencatat, realisasi serapan garam petani oleh industri hingga minggu pertama Juli 2019 mencapi 1.009.000 juta ton.


Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Keinginan pemerintah meminta maskapai menurunkan tarif tiket tak sesuai harapan. Maskapai penerbangan Lion Air masih menunda penurunan tarif penerbangannya.


Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Keputusan pemerintah menurunkan tiket pesawat sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA), ternyata masih saja ada maskapai yang bandel


Kompetisi Maskapai Tidak Sehat, Regulasi Keputusan Terbaik

Kompetisi Maskapai Tidak Sehat, Regulasi Keputusan Terbaik

Keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106/2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA)


Kurs Rupiah Tinggi, Listrik Batal Naik Tahun Depan

Kurs Rupiah Tinggi, Listrik Batal Naik Tahun Depan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memperkirakan jika kurs rupiah terus menguat dan harga minyak tidak menurun


Kemenhub Capek Hadapi Gugatan Hukum Tarif Taksi Online

Kemenhub Capek Hadapi Gugatan Hukum Tarif Taksi Online

Telah dua minggu lebih regulasi tarif baru taksi online diberlakukan.


Tarif Ojol Tak Boleh Jor-joran Beri Promo

Tarif Ojol Tak Boleh Jor-joran Beri Promo

Pemerintah mengimbau perusahaan aplikasi penyedia layanan transportasi untuk tidak jor-joran memberi harga promo atau diskon kepada konsumen.


Menhub Ancam Laporkan Aplikator Ojol ke KPPU

Menhub Ancam Laporkan Aplikator Ojol ke KPPU

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan Surat Edaran terkait pembatasan diskon tarif ojek online (ojol).


Tarif Listrik Tidak Naik

Tarif Listrik Tidak Naik

Pemerintah menyatakan tidak melakukan penyesuaian tarif listrik hingga akhir tahun 2019.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!