Ekonomi
Share this on:

Tiket Mahal, Menhub Budi Lepas Tanggung Jawab

  • Tiket Mahal, Menhub Budi Lepas Tanggung Jawab
  • Tiket Mahal, Menhub Budi Lepas Tanggung Jawab

JAKARTA - Mahalnya harga tiket maskapai penerbangan nasional tidak hanya dirasakan masyarakat biasa saja. Tetapi juga mulai dirasakan kalangan pejabat dari daerah.

Seperti yang dikeluhkan Gubernur Riau Syamsuar. Dia memprotes tingginya harga tiket kepada pemerintah pusat untuk pesawat dengan rute Pekanbaru-Jakarta.

Menanggapi keluhan pejabat daerah itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya memberikan keterangan yang mengejutkan bahwa persoalan tiket bukan sepenuhnya tanggung jawab pihaknya.

"Tiket itu bukan urusan saya. (Harga tiket) urusan dari airline-nya (maskapai)," kata Budi di Jakarta, Senin (17/6).

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II (Persero) itu menuturkan, bahwa Kemenhub fungsinya selama ini hanya mengatur Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB).

"Saya urusannya atas dan bawah," jawab singkat Budi.

Pengamat penerbangan, Alvin Lie menilai jawaban yang dilontarkan seorang menteri perhubungan sangat aneh. Sebab pesoalan TBA dan TBA adalah diatur dalam peraturan menteri perhubungan (Permenhub).

"Bukankah TBB dan TBA diatur Permenhub? Menhub kocak benar," kata Alvin Lie kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Senin (17/6).

Mantan anggota DPR Komisi VII yang juga anggota Ombudsman ini menjelaskan, bahwa maskapai penerbangan di dalam negeri harus mematuhi regulasi yang diterbitkan Kemenhub. Artinya persoalan harga adalah wewenang Kemenhub.

"Kepatuhan airlines terhadap TBB dan TBA juga diawasi Kemenhub," jelas Alvin Lie.

Sementara, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Nailul Huda mengatakan, komentar Menhub Budi blunder dalam menjawab persoalan maskapai.

"Semakin lama ditunda penyelesaiannya kayaknya akan semakin banyak blunder-blunder menhub (Budi Karya). Setelah kemarin ningkatin TBB, sekarang berkomentar seperti di atas. Sejatinya harga memang ditentukan oleh maskapai namun ada peran dari Kemenhub sebagai regulator," ujar Huda kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (17/6).

Menurut Huda, mahalnya tarif pesawat lantaran diduga adanya kartel yang dilakukan maskapai.

"Pemerintah sebagai regulator harusnya menjaga agar persaingan menjadi sehat sehingga harga bisa terjangkau masyarakat. Jadi ada peran krusial pemerintah di situ. Jadi tidak benar itu Menhub (Budi Karya). Sudah sepatutnya dipertimbangkan untuk diganti," ucap Huda.

Seperti diketahui, keluhan Gubernur Riau Syamsuar soal mahalnya harga tiket pesawat disampaikan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Pemerintah Provinsi Riau Muhammad Firdaus.

Dituturkan, sepekan sebelum Lebaran, Syamsuar bersama sejumlah kepada dinas melakukan kunjungan kerja di Jakarta. Mereka terkejut, ketika kembali ke Riau, harga tiket pesawat sangat mahal.

Adapun harga tiket yang ditawarkan dari Jakarta ke Pekanbaru mencapai Rp6 juta untuk per orang. (fin/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Undip Semarang jadi Kampus Pertama Rangkaian Roadshow IDCamp

Undip Semarang jadi Kampus Pertama Rangkaian Roadshow IDCamp

Indosat Ooredoo melalui program tanggung jawab perusahaan (CSR) pilar pendidikan telah meluncurkan IDCamp.


Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Keinginan pemerintah meminta maskapai menurunkan tarif tiket tak sesuai harapan. Maskapai penerbangan Lion Air masih menunda penurunan tarif penerbangannya.


Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Keputusan pemerintah menurunkan tiket pesawat sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA), ternyata masih saja ada maskapai yang bandel


Menhub Ancam Laporkan Aplikator Ojol ke KPPU

Menhub Ancam Laporkan Aplikator Ojol ke KPPU

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan Surat Edaran terkait pembatasan diskon tarif ojek online (ojol).


Ketegangan Mereda, Bulog Salurkan 1,5 Juta Ton Beras Baru

Ketegangan Mereda, Bulog Salurkan 1,5 Juta Ton Beras Baru

Ketegangan antara Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita dengan Direktur Utama Bulog Budi Waseso telah mereda.


Hari Ini, Tiket LCC Domestik Turun

Hari Ini, Tiket LCC Domestik Turun

Maskapai penerbangan berbiaya murah atau Low-Cost Carrier (LCC) diimbau segera menurunkan harga tiket domestik.


Undang Maskapai Asing Tak Selesaikan Masalah

Undang Maskapai Asing Tak Selesaikan Masalah

Rencana pemerintah bakal mengundang maskapai asing untuk menyelesaikan masalah harga tiket pesawat mahal dipandang tidak tepat.


Pemerintah Evaluasi Penumpang Pesawat Anjlok

Pemerintah Evaluasi Penumpang Pesawat Anjlok

Polemik tiket mahal telah terjadi pada akhir 2018 lalu.


Tiket Mahal, Kementerian Saling Lempar Tanggung Jawab

Tiket Mahal, Kementerian Saling Lempar Tanggung Jawab

Persoalan maskapai penerbangan di Tanah Air bakal berkepanjangan. Pasalnya sejumlah pihak terkait melemparkan tanggung jawabnya.


Mahal, Maskapai Asing Tak Jamin Tiket Murah

Mahal, Maskapai Asing Tak Jamin Tiket Murah

Mahalnya tiket penerbangan masih menjadi isu krusial.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!